Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey

Istri Tak Ternilai Tuan Jefrey
Kemarahan luar biasa


Disisi lain


Apartemen Mayang


"Akkkhhhhhh"


Pranggggg


Prangggg


Teriakan melengking dan suara barang yang pecah saling bersahutan di dalam apartemen milik Mayang.


Seorang perempuan terlihat menelan salivanya sedangkan Mama nya hanya bisa memijat-mijat kepala nya untuk beberapa waktu.


"Siapa? aku tanya siapa gadis sialan itu?"


Pekik Mayang dengan jutaan kemarahan nya.


"Bagaimana dia mencuri start? bagaimana bisa dia mendapat apa yang seharusnya aku dapatkan?"


Mayang jelas marah bukan main, dia fikir bagaimana bisa seorang anak baru mendahului dirinya, bahkan mengambil bagian utama model ambassador Van Efron.


Seharusnya dia yang ada di sana di acara malam puncak kemarin, seharusnya dia yang di nobatkan sebagai model yang akan dibawa ke kanca internasional.


Tapi kenapa? kenapa tiba-tiba semua berubah?!.


Ditengah kemarahan yang menghantam Diri nya, ada berita baru yang cukup tidak mengenakkan di balik telinga nya.


Kata beberapa orang, gadis itu dipilih sendiri oleh Jefrey Van Efron dan Justin Van Efron.


Dan kemarahan nya semakin menjadi-jadi saat dia memerintah kan anak buah nya untuk memberikan sedikit pelajaran pada gadis itu, ternyata seseorang melindungi gadis itu dengan Begitu ketat.


Siapa? dia fikir siapa orang yang ada di belakang gadis itu.


"Cari tahu soal gadis itu secepat nya, aku ingin tahu siapa gadis itu, dari mana dia berasal dan siapa yang ada di belakang nya"


Ucap Mayang sambil mengeram.


Perempuan yang ada di hadapannya itu mengangguk kan kepalanya kemudian mencoba beranjak pergi dari sana dengan mimik wajah sedikit takut.


Kali ini mayang memejamkan bola matanya.


Masih dia ingat bagaimana Jefrey menatap penampilan gadis bernama Isabella itu, laki-laki itu seolah-olah takjub menatap wajah gadis itu dan penampilan nya.


"Berhenti lah marah tidak jelas, itu bisa membuat wajah mu cepat keriput"


Mama nya berkata cepat, mencoba untuk meraih gelas wine yang ada di hadapannya.


"Kau tahu? biaya perawatan nya saja tidak murah"


Lanjut wanita itu lagi.


Setelah berkata begitu, wanita itu langsung menyesap wine milik nya.


"Apa mama tidak mengkhawatirkan nya? coba bayangkan bagaimana malu nya aku semalam"


Rutuk Mayang cepat.


"Bekerja lah seperti biasanya, untuk pergi ke kanca internasional mama akan bantu mengurus nya, kamu hanya perlu mendekati Jefrey untuk bisa menyingkirkan gadis itu dengan cara yang begitu halus, kau tahu? laki-laki itu suka pada hal di antara kedua belah paha seorang perempuan, jika sudah mendapatkan nya mereka akan patuh dan rela melakukan apapun untuk kamu"


Sang mama nya Bicara sambil menaikkan ujung bibirnya.


"Seperti bagaimana kamu menaklukkan Aldi, kali ini belajar dengan pintar menaklukkan Jefrey Van Efron"


Lanjut nya lagi sambil menuangkan segelas wine untuk Putri nya.


"Bila perlu kamu bisa mendekati sang laki-laki no 2 untuk mendapatkan perhatian dari Jefrey Van Efron, sebab dia yang paling dekat dengan laki-laki itu selama ini"


Setelah berkata begitu, mama Mayang langsung memberikan gelas wine yang berisi wine kepada putri nya tersebut.


"Sudah bergerak sejauh ini, kenapa mesti khawatir dengan pesaing baru yang tidak ada apa-apa nya?"


Lanjut nya lagi sambil menatap putri nya dengan penuh kepuasan.


Mayang terlihat diam, dia meraih gelas wine yang diberikan sang Mama nya, secara perlahan perempuan itu mulai menyesap minuman nya.


Benar juga, dia fikir kenapa dia mesti khawatir soal anak baru itu?.


Fokus nya saat ini untuk mendapatkan Jefrey Van Efron, jika Sulit mendekati nya langsung, bukan kah dia bisa mendekati Laki-laki itu melalui Sang laki-laki berkuasa no 2?!.


Zigar El Patel pasti bisa membawa nya menuju ke arah Jefrey Van Efron dengan pengaruh serta pertemanan lama nya.


Dia harus bergerak cepat untuk bisa merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik nya sejak lama.