
Hotel xxxxxxx
Palembang
Mayang terlihat menggeram kesal saat Aldi tidak mengizinkan dia untuk tinggal Villa milik laki-laki tersebut.
Baginya Aldi mulai benar-benar memasang jarak untuknya belakangan ini, dan yanpa di duga laki-laki itu telah memutuskan pertunangan mereka sekarang Secara sepihak.
Tidak ada pernikahan impian, tidak ada lagi sisa cinta yang dia harapkan.
Sejenak Mayang menggenggam erat telapak tangan nya, dia benar-benar benci dengan situasi ini.
Baginya setelah kehilangan Aldi maka dia harus mencari batu loncatan baru untuk bisa bertahan di dunia modeling.
Ketika satu mangsa mu lepas maka cari mangsa baru yang bisa membuat kamu berdiri tegak di posisi paling terdepan.
Kini yang Mayang pikirkan adalah siapa batu loncatan yang paling terbaik nya saat ini?!.
perempuan itu mengetuk-ngetuk jari telunjuknya ke atas meja, dia berusaha berpikir keras saat ini.
satu-satunya orang yang bisa membuat dia tetap baik ke kancah internasional adalah Jefri Van Efron.
dia jelas mengalami kesulitan besar untuk bisa naik mendekati laki-laki tersebut.
Mayang pikir dia butuh seseorang yang bisa melakukan hal tersebut, biar tampak berpikir untuk beberapa waktu.
Siapa yang bisa manfaatkan untuk bisa mendekati Laki-laki tersebut.
Sejenak Perempuan itu menaikkan ujung bibirnya, dia fikir bukankah dia butuh kartu AS untuk melakukan semua itu?!.
Ini Waktu nya dia mengeluarkan kartu AS nya untuk mendekati laki-laki tersebut.
Perempuan itu dengan cepat menyambar handphone milik nya, dia mencoba menghubungi seseorang di seberang sana untuk beberapa waktu.
Cukup lama hingga akhirnya panggilan nya terhubung kepada seseorang.
"Halo....ini aku"
Ucap perempuan itu sambil mengembang senyuman liciknya.
*******
Club malam xxxxxxx
Palembang
Ditengah dentuman suara musik yang memekakkan telinga, lampu remang-remang terus memutar cahaya nya secara bergantian, kelap-kelip dunia malam serta suara gelak tawa, canda ria Dan kesenangan orang didalam nya menambah suasana didalam klub malam tersebut semakin membara.
Berbagai macam anak manusia terlihat sibuk dengan dunia mereka, tenggelam dalam kesenangan dunia malam dimana berbagai macam pasangan saling meliukkan tubuh mereka.
Beberapa pasangan lainnya sibuk bergelayut hasrat saking menautkan bibir dan berbelit lidah, ada yang tidak malu-malu menyentuh bagian-bagian milik pasangan mereka baik tua atau pun muda.
Bola mata Mayang terus menyusuri club malam yang ada di hadapannya itu sejak tadi, dia mencari satu sosok seseorang yang telah dia hubungi sebelum nya.
Bagi Mayang rencana kali ini jelas tidak boleh gagal.
Dia butuh laki-laki nomor satu tersebut untuk bisa membuat dia mendapat kan apapun yang dia inginkan, dan dia butuh Jefrey Van Efron untuk mengisi dompet nya agar terus terisi.
Terdengar licik, tapi bukan kah laki-laki single akan lebih mudah untuk di dekati?!.
Fikir nya.
Dan satu-satu nya cara menggunakan orang yang akan dia temui ini untuk bisa membuat dia bertemu dengan seseorang yang lainnya dengan imbalan setimpal.
Dia tahu orang itu bisa membàwa nya naik ke atas kasur Jefrey Van Efron dangan tawaran menggiurkan lainnya.
Laki-laki ini menyukai sesuatu yang di anggap dia hal yang baru, dan Mayang harus menggunakan kesempatan ini untuk bisa mendapatkan apapun yang dia ingin kan.
Sejenak bola mata Mayang menangkap satu sosok orang yang melambaikan tangan nya dengan cepat.
Seorang perempuan seusia nya terlihat berdiri di antara para laki-laki dan perempuan sambil menunggu Mayang berjalan mendekati dirinya.
Seulas senyuman mengembang di balik bibir Mayang, dia melangkah pasti mendekati Perempuan itu.
Begitu Mayang mendekat, perempuan itu langsung memeluk Mayang dan mencium pipi Perempuan tersebut.
Kemudian dia berbisik ke arah Mayang.
"Kami yakin akan melakukan nya?"
Tanya perempuan itu berusaha untuk menyakinkan Mayang.
"Aku fikir ini akan sulit"
"100 juta uang di muka"
Jawab Mayang cepat sambil mengembangkan senyuman liciknya.
mendengar kata uang muka jelas langsung membuat perempuan itu ikut mengembangkan senyuman nya.
"Baiklah, aku ingin uang tunai"
Ucap Perempuan itu kemudian.
"Bukan masalah"
"Aku akan membawa mu kepada Tuan K sekarang juga"
Setelah berkata begitu, perempuan itu langsung berbalik ke arah kanan nya, dia melangkah perlahan diikuti oleh Mayang Menuju ke arah sang tuan nya.