
Masih di masa lalu
Rumah sakit xxxxxxx
Lira menatap layar proyektor besar yang ada di hadapannya itu, seorang dokter perempuan dan seorang dokter laki-laki terlihat fokus menjelaskan metode nya kepada Lira.
"Teknologi IVF, atau yang selama ini dikenal dengan ‘bayi tabung’ sudah ada sejak tahun 1978 lalu. Walau sempat memicu protes, kenyataannya, teknologi ini telah membantu pasangan yang kesulitan memiliki keturunan secara alami."
"Namun, bukan hanya pasangan suami-istri. banyak kaum lajang pun kini rela membayar sebanyak 5000 poundsterling (setara Rp. 1,1 milyar) untuk memiliki keturunan melalui proses bayi tabung. Walau tanpa pasangan. Ada kurang lebih empat firma utama di Inggris, yang khusus membantu mereka. Salah satunya Care Fertility, yang memiliki lima pusat yang tersebar di seluruh London."
"Beberapa kasus terjadi pada wanita lajang yang ingin memiliki anak tanpa ikatan, beberapa kasus lainnya terjadi pada laki-laki yang juga menginginkan penerus mereka tanpa ikatan"
"Jika biasa nya proses terjadi dengan satu metode spem membuahi sel telur, namun metode kali ini kita akan melewati dua masa yang berbeda, melalui proses bayi tabung dari spem milik laki-laki di buahi ke sel telur perempuan perawan kemudian kelahiran anak akan menggunakan rahim pengganti"
"proses dan implikasi menggunakan indung telur donor. dan Anak-anak yang lahir dengan cara ini memiliki hak untuk mengetahui ayah atau ibu biologis mereka"
Ucap dokter yang ada di hadapan Lira.
Mendengar ucapan dokter tersebut Lira menganggukkan pelan kepalanya.
"Anda tetap yakin ingin menyumbangkan sel telur nya?"
Tanya dokter perempuan itu berusaha menyakinkan.
Lira kembali menganggukkan kepalanya dengan mantap.
"Anda akan tetap menjadi ibu biologis nya, hubungan darah jelas tidak bisa terputus"
Ucap laki-laki yang ada di hadapan Lira.
"Tapi seumur hidup Anda tidak akan pernah bertemu dengan anak Anda"
"Fikirkan dengan matang-matang, suatu hari jika Anda merindukan anak anda, bisa jadi dia tidak menginginkan Anda, tapi bisa juga sebaliknya anak Anda tiba-tiba memiliki keinginan kuat untuk tahu siapa ibu kandung nya"
"Mr. J mungkin benar menginginkan penerus kejayaan nya, dia hanya butuhkan pewaris tahta nya tapi kami tidak yakin dia akan mengakui Anda sebagai ibu biologis dari anak nya"
"Tidak peduli Anda mengenal Mr. J dengan cara yang seperti apa, tapi setelah semua proses selesai, Anda tidak diperkenankan mengganggu privasi Mr. J"
"Jika itu terjadi, Anda tahu akan ada konsekuensi berat yang berlaku"
Dokter perempuan tersebut bicara panjang lebar, menjelaskan prosedur apa saja yang harus dia lewati.
"Aku tahu soal itu, setelah proses nya aku pasti kan tidak akan mencari tahu soal Mr. J"
Lira menjawab begitu mantap dari semua penjelasan yang dia terima.
"Tapi aku ingin tahu soal sesuatu, apakah itu akan berpengaruh pada ke perawan seseorang seperti aku?"
Tanya Lira tiba-tiba.
Mendengar pertanyaan Lira, dokter itu menggelengkan kepalanya.
"Tidak masalah, Anda tidak akan kehilangan mereka"
Jawab nya cepat.
"Hanya saja Anda masih begitu muda untuk melakukan ini"
Perempuan itu kembali bicara sambil menghela pelan nafasnya.
"Saya harap anda mau memikirkan nya sekali lagi dengan sematang-matang nya, nona"
Setelah berkata begitu, dokter laki-laki yang ada di hadapan Lira menyerahkan berkas-berkas yang ada di dalam map tersebut.
"Begitu berkas-berkas nya di tandatangani, Anda tidak akan bisa mundur lagi"
Ucap perempuan itu sekali lagi, menatap dalam-dalam wajah Lira untuk beberapa waktu.