
‘sexsi !’
Moreno melihat tampilan Asha yang sudah berubah drastis tak seperti Asha yang dulu saat masih menjadi istrinya selama kurang lebih tiga bulan. Apalagi Moreno melihat perut Asha yang membuncit sudah ia pastikan jika Asha tengah hamil anak dari Rain De Costa.
“Disaat kau tidak mau ku tiduri, ternyata kau malah memilih tidur dengan pria lain !” ucap Moreno dengan santainya.
“Apa kau tidak rindu kembali padaku, Asha ?” sambung Moreno lagi dan itu membuat Asha muak mendengarnya.
“Jangan bermimpi kau !” ucap Asha dengan menekankan kata-katanya. Ia kemudian pergi dari hadapan Moreno bersama Rose.
Sedangkan Moreno hanya tersenyum dan bersiul saat melihat tubuh Asha dari belakang yang memang begitu menggoda, lebih montok dan berisi sekarang tidak seperti dulu yang kurus kering saat masih menjadi istrinya.
“Moreno ? Kau lihat apa ?” tanya Maria yang tiba-tiba ada di belakang Moreno.
Moreno terperanjat kaget ia kemudian membalikkan tubuhnya melihat Maria yang sudah mencoba dress bewarna hitam pekat yang ia sarankan. “Ah..tidak ada apa-apa !”
...……....
“Siapa pria itu Sha ? Apa dia mantan suami mu yang pernah kau ceritakan dulu ?” tanya Rose saat mereka tengah berada di taman yang tak jauh dari Mall.
Asha menganggukkan kepalanya ia tak ingin bibirnya mengiyakan jika Moreno adalah mantan suaminya, karena Asha begitu jijik padanya.
“Dia benar-benar mengerikan dari pada yang kau ceritakan ! Astaga….kenapa ada manusia semacam itu di dunia ini ?” terang Rose yang sejak tadi melihat dan mendengar bagaimana Moreno dengan tak tahu malunya berkata kasar pada Asha.
“Apa yang perlu kau takut kan, Sha ? Suami mu pasti akan melindungi mu, jika ia bisa mengambilmu dari tangan pria jahat itu lantas bukan kah hal yang mudah untuk suami mu melindungi mu ?” jawab Rose menenangkan Asha untuk tidak terlalu khawatir dengan dirinya sendiri.
“Aku ingin pulang, Rose !” rengek Asha ia semakin takut jika berada di luar, takut jika ia sampai ia bertemu dengan Moreno kembali dan mengusik hidupnya lagi dan juga rumah tangganya bersama Rain.
“Ya sudah, ayo kita pulang !” ajak Rose menuju mobil Asha yang mana disana sudah berdiri dua orang pengawal yang selalu mengawasi kemana Asha pergi dan sopir pribadi Asha.
... ROSELINE...
...…….....
Lain halnya dengan Rain pria itu di kantor mengepalkan kedua tangannya saat mendapatkan laporan dari salah satu anak buahnya yang menjaga Asha dari jauh dimana Asha bertemu dengan seorang pria yang Rain benci, Moreno.
Rain benar-benar tak menyangka Moreno dengan berani memunculkan wajahnya di hadapan Asha dan sampai berbicara padanya. Padahal dulu saat ia melakukan perjanjian dengan Moreno, Moreno sudah berjanji tidak akan muncul lagi di hadapan Asha maupun dirinya.
“Apa dia mau cari mati ?”
Rain kemudian mengambil ponselnya di atas meja kerjanya ia kemudian membuka ponselnya lalu melihat pesan dimana Asha mengatakan jika ia akan ke kantornya sekarang.
Rain menghembuskan nafasnya pelan, Rain tahu pasti istrinya tersebut merasa takut setelah bertemu dengan Moreno, karena Morenolah dulu Asha sampai memiliki trauma yang begitu hebat sampai Rain harus mendatangkan seorang psikeater untuknya agar bisa menyembuhkan mental Asha kembali seperti sekarang.
.....……...