ISTRI KECIL KU "ASHA"

ISTRI KECIL KU "ASHA"
END


“Daddy..” suara Roseline tercekat saat suaminya mengatakan sesuatu yang membuat dirinya terkejut bukan main setelah mereka selesai melakukan kegiatan panas di kolam renang barusan.


‘Aku tidak baik-baik saja, Sayang. Ada masalah dengan reproduksi ku sehingga sampai saat ini kau belum hamil juga.’


Marcus menatap lurus ke depan setelah ia menjelaskan semuanya pada Rose, ia sudah tak bisa menahannya lagi lebih baik ia berkata jujur saja.


Rose terdiam selama ini ia selalu menanyakan prihal anak dengan suaminya namun suaminya seperti biasa akan menjawab pertanyaannya dengan santainya bahkan dengan candaan. Kini Rose tahu alasan suaminya tidak menuntut anak darinya karena suaminya sendiri sulit untuk mendapatkan anak.


Bukan tanpa sebab Rose selalu mempertanyakan prihal keturunan pada suaminya. Disamping ia ingin merasakan menjadi seorang Ibu, ia juga tak kuat mental jika terus berhadapan dengan Ibu mertuanya yang selalu menyidir dirinya, kapan ia hamil dan memberikannya cucu.


“Apa kau masih ingin bertahan dan setia dengan suami mu ini ? Suami yang tidak bisa menjanjikan seorang anak ?” lirih Marcus mengatakan itu dengan mata berkaca-kaca.


Rose melihat penderitaan dimata Suaminya, ia kini tahu batapa menderita suaminya tersebut. Dan ia bisa merasakan itu semua. Tidak mungkin ia tak setia bersama pria yang sudah memberikannya banyak cinta dan kasih sayang selama ini padanya, hanya karena sulit untuk memiliki anak, tidak ! itu bukanlah sebuah alasan untuk dirinya menghianati dan berpaling dari suaminya.


“Kau bisa mengajukan gugatan cerai jika kau…” ucapan Marcus terhenti saat Rose memotong pembicaraannya.


“Apa maksud mu ?! Aku tidak peduli jika kita punya anak atau tidak, bagiku kau adalah suami ku dengan ada atau tanpa adanya anak !” jawab Rose dengan tegas.


Marcus sampai menitihkan air mata bahagianya saat mendengar ungkapan dari istrinya, ia pikir istrinya akan kecewa dan meninggalkannya. Namun Marcus salah, justru istrinya adalah obat penguat baginya akan masalah yang ia hadapi.


“Aku tidak akan meninggalkan mu Dad, seperti janjiku dulu !” Rose menggenggam tangan suaminya memberikan kekuatan untuknya agar suaminya tak patah semangat karena Rose yakin tak ada cobaan dan ujian yang diberikan oleh Tuhan melebihi batas kemampuan umatnya.


“Terimakasih, Aku mencintai mu, sangat !” Marcus membawa istrinya ke dalam pelukannya, ia benar-benar bersyukur memiliki dan dimiliki oleh Roseline.


... …………....


Roseline saat ini tengah berjuang melahirkan buah cintanya dengan Marcus. Satu tahun lalu Marcus benar-benar menjalankan sebuah pengobatan agar dirinya bisa memiliki keturunan tanpa metode bayi tabung.


Setelah ia berhasil menjalani pengobatan dan Roseline dinyatakan hamil, rasa syukur dan bahagia tak henti-hentinya Marcus panjatkan pada yang maha kuasa. Apalagi saat ini istrinya tengah berjuang untuk melahirkan anaknya ke dunia.


Sebenarnya Marcus sudah menawarkan pada istrinya untuk melahirkan secara operasi saja, namun Rose menolak karena ia ingin merasakan bagaimana perjuangan seorang ibu menahan rasa sakit kala datangnya kontraksi dan merasakan bagaimana perjuangan hidup mati mengeluarkan bayi dari rahimnya.


“Oh Tuhan, terimakasih !” Marcus menangis bahagia saat menggedong bayinya yang beru saja lahir kedunia dengan keadaan sehat dan selamat begitupun Roseline.


Satu hari setalah Roseline melahirkan ia dipindahkan ke ruang rawat, tak lama datanglah Asha dan Venus karena mereka begitu antusias ingin melihat sahabatnya tersebut sudah melahirkan.


“Roseline, putramu tampan sekali.” Puji Venus saat melihat anak Roseline dan Marcus yang begitu tampan.


“Dad, kalau begini aku jadi rindu hamil lagi.” Jawab Asha dengan entengnya dan membuat Rain membulatkan kedua matanya.


“Setelah ini pasti kau mau mengajak istri mu ke hotel, bukan ?” bisik Marcus ditelinga Rain hingga Rain hanya terkekeh mendengarnya.


...'Puncak dari kokohnya sebuah hubungan adalah kepercayaan dan kesetiaan. Percayalah dan setialah pada pasangan mu karena tak ada yang lebih kuat dari pada itu semua kecuali rasa percaya.'...


TAMAT


... ………………....


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA CERITA INI SAMPAI HABIS, SAMPAI JUMPA DI NOVEL AUTHOR YANG LAINNYA. MAAF JIKA MASIH ADA TYPO ATAS PENGETIKAN YANG SALAH ATAU ALUR CERITA YANG TIDAK SEUSAI DENGAN HARAPAN PARA PEMBACA SEKALIAN, NAMUN INI LAH BATAS KEMAMPUAN AUTHOR DALAM MENYELESAIKAN CERITA INI SEBAB AUTHOR BUTUH IDE-IDE BARU UNTUK MEMBUAT CERITA YANG LAINNYA. SEKALI LAGI AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH, AKU SAYANG KALIAN SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE DAN KOMENTAR..TERIMAKASIH..TERIMAKASIH.