ISTRI KECIL KU "ASHA"

ISTRI KECIL KU "ASHA"
BAB 23 BUKAN SUGAR DADDY


Asha berjalan menuju kelas nya dengan perasaan yang tak enak ketika melewati beberapa siswa-siswi yang berpapasan dengannya. Mereka seolah berbisik-bisik mengenai dirinya yang Asha sendiri tak mengerti apa yang mereka bicarakan tentangnya.


Saat ia terus berjalan ia melewati beberapa anak laki-laki yang menantapnya remeh bahkan terkekeh melihatnya. Namun sedetik kemudian langkahnya terhenti saat mendengar obrolan diantara mereka yang membicarakan dirinya.


“Bukan kah itu sudah biasa dan banyak yang seperti dia, jadi tidak heran jika apa yang dia kenakan semuanya serba mahal dan bermerek.”


“Aku penasaran apakah goyangan nya hot ? sampai-sampai anak pemilik yayasan sekolah ini menjadikannya simpanan.”


“Padahal dia terlihat seperti gadis baik-baik nyatanya, ck…tidak seperti tampilan luarnya.”


Deg


Jantung Asha berdegup dengan kencang saat teman-temannya menggunjingkan seseorang. Asha pun membalikkan tubuhnya dan menatap teman-temannya dan teman-temannya yang menatap dirinya berekspresi biasa-biasa saja.


“Siapa yang kalian bicarakan ?” tanya Asha dengan penuh tanda tanya.


“Siapa lagi kalau bukan dirimu !” sahut Gina dia adalah ketua gank dari tiga sekawan yang sangat terkenal disekolah itu.


Gina tak menyukai Asha sejak ia pindah sekolah di International De Costa School. Apalagi ketua osis yang sangat Gina sukai Alex namanya nyatanya menyukai Asha dan itu membuat Gina membenci Asha. Padahal Gina dan Alex memang dijodohkan oleh kedua orang tua mereka kelak dewasa nanti mereka akan dinikahkan.


Namun kehadiran Asha nyatanya menjadi boomerang untuk Gina, apalagi dengan terang-terangan Alex selalu menolak dirinya untuk pergi bersama dan lebih memilih untuk belajar kelompok diperpustakaan bersama dengan Asha dan teman-temannya.


Gina mencoba menjatuhkan Asha dihadapan seluruh siswa disekolah dengan mengirimkan foto-foto dimana Asha sering bersama dengan Tuan Rain, putra pemilik yayasan sekolah. Gina menduga jika Asha adalah simpanan Tuan Rain, apalagi yang lebih mengejutkan saat Gina mendapatkan informasi jika Asha tingga di satu apartement bersama dengan Tuan Rain.


“Benar bukan ? Kau adalah Sugar Daddy.” Sentak Gina dan itu membuat para siswa lain berkerumun melihat interaksi diantara Gina dan Asha seolah mereka menginginkan adanya perkelahian diantara mereka.


“Itu fitnah, aku bukan seorang simpanan !” mata Asha mulai berkaca-kaca ucapan Gina barusan seolah menusuk hatinya dengan sebuah pisau nan tajam, sakit tentu saja ia merasa sakit hati dengan tuduhan semacam itu padanya.


“Hei mau kemana kau ?” Gina berteriak saat Asha berlari dari hadapannya padahal ia sendiri masih punya banyak perhitungan dengan Asha dan meluapkan emosi serta kemarahannya pada Asha.


... …….....


Asha berlari menuju kelasnya dan pada saat ia baru saja melangkahkan kaki memasuki ruang kelasnya semua teman-temannya menatapnya dengan tatapan menghakimi seolah dirinya orang yang penuh dosa.


Namun berbeda dengan Rose dan Venus sahabat Asha, mereka berdua menatap kasihan dan iba pada Asha karena mereka sendiri tak percaya dengan berita tersebut.


Asha duduk di kursinya ia kemudian meletakkan tasnya di atas meja, dengan tatapan teman-temannya saling melirik ke arahnya bahkan ada yang berbisik-bisik mengenai dirinya.


Saat Rose dan Venus hendak mendekat ke kursi Asha tiba-tiba guru mata pelajaran yang akan memberikan materi masuk ke kelas hingga membuat Rose dan Venus mengurungkan niat mereka.


... ………...


“Gaes maaf kemarin-kemarin aku enggak update, sebab aku lagi sibuk banget, janji mulai hari ini aku update terus yaa…terimakasih yang sudah setia menunggu, aku sayang kalian..jangan lupa lika dan komentar sebanyak-banyaknya yaa..”