
Lesca Thor 93
"Thor, hentikan," ucap Burton.
"Aku tak melakukan apa pun, Burton. Aku hanya ingin menutup mulut beracunnya itu," sahut Thor tersenyum.
Duncan memegang mulutnya yang berdarah dan membuat jas putihnya banyak bercak darah.
"Duncan, jangan memancingnya!!" bentak Burton.
"Apa yang ku__"
BUG BUG BUG!!
Thor kembali memukuli Duncan hingga ucapan pria itu terpotong..
"Sekali lagi kau bicara, akan kubuat gigimu rontok hingga kau tak bisa mengunyah lagi," ucap Thor.
CEKLEK
Lesca masuk ke ruangan Burton dan melihat Duncan sudah bersimbah darah di wajahnya.
"Oh my ..." ucap Lesca.
Thor menoleh ke arah Lesca.
Lesca menghampiri Thor dan menarik tangannya untuk keluar dari ruangan itu.
"Aku belum selesai dengannya, Baby," kata Thor pada Lesca.
Thor menahan tangan Lesca dan melihat ke arah Burton.
"Kau tahu apa yang harus kau lakukan, Burton. Kau tahu mana yang lebih menguntungkanmu," ucap Thor.
Lalu Thor dan Lesca keluar dari ruangan itu.
"Apa yang kau lakukan padanya? Ini akan menjadi urusan yang panjang," kata Lesca.
"Dia tak akan berani dan lagi pula itu salahnya. Tanya Burton jika kau tak percaya," ucap Thor.
Lesca menghentikan langkahnya dan melihat Thor.
"Aku sangat mempercayaimu, tapi bisakah kau menahan emosimu?" ucap Lesca.
"Tidak bisa," jawab Thor.
"Honey," sahut Lesca.
"Ya, Baby?" sahut Thor.
Lesca akhirnya diam dan menarik tangan Thor kembali.
Mereka masuk ke dalam lift dan menuju ke ruangan Lesca.
Ketika Lesca akan masuk ke ruangannya, Thor menahan tangan wanita itu.
"Kau tak bekerja hari ini. Kau ikut ke perusahaanku," ucap Thor.
"Suasana akan ricuh hari ini jadi kau ikut denganku saja ke perusahaan. Kita bisa bercinta di sana," kata Thor.
"Tak bisa, aku harus di sini," jawab Lesca.
"Ada operasi yang kau tangani hari ini?" tanya Thor,
"Tak ada, tapi__"
"Itu artinya kau tak masalah jika ijin hari ini," kata Thor memotong ucapan Lesca.
"Ini pekerjaanku, Honey," ucap Lesca.
"Kalau begitu aku akan berada di ruanganmu seharian ini sampai kau pulang," jawab Thor yang membuat Lesca tak punya pilihan.
"Huuuffttt ... Mengapa kau semakin menyebalkan dari hari ke hari?" ucap Lesca.
"Aku menyebalkan?" tanya Thor mendekati Lesca dan membuat wajah Lesca mendongak hingga bibir mereka hampir menempel.
Lesca mendorong pelan dada Thor.
"Ini rumah sakit," bisik Lesca.
Lalu tangan Thor membuat pintu ruangan Lesca dan langsung masuk ke dalam lalu mencium bibir sang istri setelah menutup pintunya lagi.
Lesca menahan dada Thor hingga membuat Thor melepaskan ciumannya.
Lesca melihat ke arah dua perawat yang ada di ruangan Lesca.
Thor menoleh dan juga melihat perawat itu.
"Kalian mengganggu saja," ucap Thor.
Lesca mencubit perut Thor.
"Maaf," kata Lesca pada kedua perawat yang tampak menunduk itu.
"Maaf, Dokter. Kami hanya ingin menanyakan tentang rekam medis ini," jawab salah satu karyawan.
Lalu Lesca duduk di kursinya dan Thor pun duduk di ranjang pemeriksaan sambil melihat ke arah sang istri.
Dua perawat itu tampak salah tingkah karena mata tajam Thor yang mereka pikir sedang melihat ke arah kedua perawat itu.
Perawat itu bahkan tak fokus mendengarkan penjelasan Lesca.
Lesca melihat ke arah Thor.
"Honey, keluarlah. Tunggu aku di luar," ucap Lesca.
"Tidak, aku lebih suka di sini," sahut Thor.
"Keluarlah atau aku tak ikut kau ke perusahaan," kata Lesca.
"Oke oke. Aku menunggu di luar.Jangan terlalu lama," sahut Thor tersenyum.