HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
SEASON 2-1


Given 113


"Kita akan ke hutan Grandma Thea?" tanya Given.


"Ya, Grandpa Jared membangun sebuah mansion baru di hutan yang terdapat danau juga di sana. Dan di sana juga tak terlalu rimbun seperti hutan lainnya. Jadi masih ada beberapa mansion yanh dibangun oleh para konglomerat dengan bantuan Grandpa. Kita akan bersenang senang di sana," jawab Thor.


"Berapa lama kita di sana, Dad? Aku tak bisa libur terlalu lama. Perusahaan tempatku bekerja baru saja diakuisisi oleh perusahaan dari Korea. Jadi aku sangat dibutuhkan di sana," sahut Given.


"Itu artinya presdir di perusahaan itu akan diganti oleh orang Korea?" tanya Thor.


"Mungkin saja. Aku belum pernah bertemu dengannya. Minggu depan dia baru akan hadir untuk menghadiri rapat pemegang saham dan membahas tentang tentang merger ini," jawab Given.


"Kau bahagia, Sayang?" Tanya Lesca yang sejak tadi mengamati wajah Given yang seperti memendam suatu masalah.


"Ya, Mom. Mommy sejak tadi menanyakan hal itu," kata Given tersenyum.


"Mommy sangat mengenalmu, Sayang. Dan mommy tahu dengan apa yang sedang kau rasakan saat ini," kata Lesca.


Lalu Given memeluk Lesca.


"Aku merindukan mommy," sahut Given.


Lesca tersenyum dan mengusap rambut Given yang kepalanya berada di atas pangkuannya.


"Dad, nanti aku akan tidur bersama mommy. Tak masalah, kan?" Tanya Given.


"Bukankah kakak akan tidur denganku?" Protes Mighty.


"Kita tidur bertiga. Bagaimana?" Ucap Lesca.


"Itu akan seru, Mom," sahut gadis berumur hampir 11 tahun itu.


"Dad, aku ingin kamar sendiri," ucap Loki dari tempat duduk paling belakang.


"Kau tidur di gudang saja," celetuk Mighty.


Loki menjitak kepala Mighty dari belakang dan membuat Mighty berteriak.


"Kau yang memulainya," sahut Loki lalu menjulurkan lidahnya.


"Awas kau nanti," jawab Mighty.


Berbeda dengan Clark dan Kal-El yang selalu akur, Mighty dan Loki justru sering bertengkar dan berselisih paham sejak kecil.


*


*


Tiga jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di mansion hutan.


"Huaaaahh ... Ini benar benar indah," ucap Given dengan wajah sumringahnya karena di sudah lama tak berlibur.


"Ya, baru kita yang menempatinya karena mansion ini baru jadi sebulan yang lalu. Bahkan keluarga Kingsford belum pernah kemari," jawab Thor.


"Mereka sibuk sepertinya. Akan menyenangkan jika salah satu keluarga Kingsford kemari juga," kata Lesca.


"Ayo masuk," ajak Thor dan merangkul bahu Lesca.


Mighty dan Loki sudah berlari masuk ke dalam mansion.


Given melihat dari kejauhan ada mansion besar juga di seberang danau.


"Tetangga kita lumayan jauh juga, Dad," kata Given.


Thor melihat ke seberang danau.


"Kita bisa ke sana dengan menyeberang danau dan memberinya kue selamat datang," jawab Thor random.


Lesca tertawa kecil dan mereka masuk ke dalam mansion yang bergaya klasik itu.


Given tak masuk tapi menuju ke arah dermaga danau yang jaraknya sekitar 100 meter dari mansion utama.


"Dad, aku ke danau dulu," teriak Given.


"Hati-hati, Sayang. Kau bukan mau bunuh diriny karena Steven, kan?" Sahut Thor dengan berteriak di dekat tangga beranda.


"DAD!! IT'S NOT FUNNY!!" protes Given berteriak dan terus berjalan menuju dermaga danau.


Given berjalan pelan sambil menikmati udara yang masih terasa bersih itu. Meskipun musim panas, tapi udara masih dingin dan angin semilir tampak membuat suara daun yang bergesekan di atas pohon pohon tinggi itu.