HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 101


Lesca Thor 101


Thor segera menelepon anak buahnya dan mencari tahu siapa yang memiliki mobil dengan plat nomer seperti itu.


Tak sampai beberapa menit, anak buah Thor menemukan siapa pemilik mobil itu dan di mana mobilnya sekarang.


Thor langsung menuju ke sana tanpa menunggu Lesca datang.


"Di mana? Kirim segera alamatnya padaku," kata Thor.


"Aku sudah mengirimnya, Tuan," jawab sang anak buah.


"Siapa orang itu?" tanya Thor.


"Namanya Jason," jawab pria di seberang telepon.


"Jason Roebuck?" tanya Thor.


"Ya, Tuan."


Thor mengumpat dan kemudian menutup ponselnya.


Lalu Thor kembali fokus menyetir dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Thor menelepon Lesca melalui bluetooth mobilnya.


"Halo, kau menemukannya?" tanya lesca panik.


"Ayah Joanne yang mengambil Given," jawab Thor.


"Apaaa???" Sahut Lesca dan mengumpat keras.


"Aku akan ke sana terlebih dulu," jawab Thor menutup ponselnya.


Beberapa menit kemudian, Thor pun tiba di sebuah rumah mewah yang dekorasinya masih tetap sama sejak dulu.


Thor menghentikan mobilnya di halaman depan rumah itu lalu keluar dari mobil.


Ketika baru akan melangkah ke arah beranda, pintu utama itu terbuka dan dia melihat Given.


"Daddy ..." panggil Given tersenyum dan berlari ke arah Thor.


Thor segera menggendongnya dan memeluknya.


"Oooh ...Thank God," ucap Thor lega dan memeluk Given sangat erat.


"Maaf. Maaf, aku tak meminta izin padamu untuk membawanya. Aku berniat akan mengantarnya pulang barusan," kata Jason.


Thor melihat ke arah Jason.


"Mengapa kau melakukan ini?" tanya Thor.


"Aku yang menyuruhnya mengambilnya dari sekolah. Awalnya aku ingin mengambilnya dari Lesca karena rasa benciku padanya. Tapi aku berubah pikiran ketika melihat putri cantikmu itu," jawab Poem menunduk takut.


"Maaf. Kami tidak masalah jika kau ingin membawanya ke ranah hukum," kata Jason lagi.


Thor melihat ke arah Given.


"Kau baik - baik saja, Sayang?" tanya Thor pada sang putri.


"Ya, kakek dan nenek itu memberiku kue dan permen," jawab Given polos.


Thor kembali menciumi pipi Given.


Tak lama kemudian, Lesca datang dan segera keluar dari mobilnya.


Dia berlari cepat hingga akhirnya mengambil Given dari gendongan Thor.


"Kau baik baik saja, Honey?" tanya Lesca menciumi wajah Given.


"Ya, Mom," jawab Given dan mengusap wajah Lesca yang sudah basah karena air mata.


"Maaf," ucap Jason.


"APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA PUTRIKU??!" marah Lesca.


"Mom ..." lirih Given yang takut dengan kemarahan Lesca.


"Sayang, mereka sudah menjelaskannya tadi. Kita bicarakan ini baik baik, oke?" Ucap Thor menenangkan Lesca yang tampak tak bisa menahan emosinya.


Lesca memeluk Given erat erat.


"Kalian ingin mengambil putriku setelah mengambil ibuku????" Bentak Lesca.


"Aku minta maaf. Kami sudah menerima hukuman ini selama 6 tahun terakhir. Aku minta maaf padamu, Lesca," ucap Jason dan berlutut di depan Lesca.


"Sampai kapanpun aku tak akan pernah memaafkan kalian!!" Teriak Lesca.


"Aku akan melaporkan kalian pada polisi!!" Marah Lesca.


Given tampak takut dan menangis sembari memeluk leher Lesca.


Lalu Thor mengambil Given dari gendongannya tapi Lesca tak melepaskan sang putri.


"Panggil polisi dan aku mau mereka dipenjara," kata Lesca pada Thor.


"Mereka tak menyakiti Given. Given baik baik saja. Sekarang kita pulang, oke?" Ucap Thor.


"Kau membela mereka?? Mereka akan menculik Given dan kau masih membela mereka?" sahut Lesca marah.