HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 13


Given 13


Given sedikit ke pinggir jurang dan memotret yang ada di seberang lembah itu.


Lalu tiba tiba tangannya ditarik oleh Kenzo.


"Kau mau mati?" tanya Kenzo sinis.


"Aku bisa menjaga diriku," sahut Given.


"Lalu aku yang akan dipenjara jika kau sampai jatuh ke sana dan mati," jawab Kenzo yang masih sembari menghisap rokoknya.


"Begini, apakah aku pernah punya masalah denganmu, Tuan Kenzo yang angkuh? Mengapa kau selalu bersikap seakan aku adalah musuhmu? Kau sama sekali tak ramah padaku," sahut Given kesal.


Kenzo menatap ke arah mata indah Given.


"Kau semakin cantik jika marah," ucap Kenzo di luar topik dan menghembuskan asap rokoknya.


"Wait -- what???" sahut Given.


"Aku sedang tak ingin berdebat. Naiklah ke mobil," ucap Kenzo.


"Nanti antar aku mencari bis. Aku Akan pulang naik bis saja," kata Given.


"Jangan kekanakan," sahut Kenzo dan membuang puntung rokoknya ke tanah.


"Kekanakan? Kau menyebutku kekanakan?" kesal Given.


"Niaklah ke dalam mobil, Nona muda," ucap Kenzo yang semakin membuat Given kesal seakan mengejeknya.


BUG


Given meninju pipi Kenzo dan pria itu memegang pipinya.


"Apa? Kau mau membalasku? Kuperingatkan kau, aku bukan nona muda yang manja, Tuan Angkuh!!" sahut Given menantang.


"Kau berani pada bosmu?" ucap Kenzo.


"Aku akan mengundurkan diri dari perusahaan itu. Aku amat sangat tak sudi memiliki bos seperti dirimu karena setiap hari akan terasa di dalam neraka," bentak Given yang sudah kehilangan kesabaran karena sejak kemarin dia menahan hal ini pada pria angkuh itu.


"Aku akan menunggu surat pengunduran dirimu," jawab Kenzo dengan santai.


Lalu Given mendorong dada Kenzo dan mengumpat kesal.


"F*CK YOU!!!" umpat Given keras dan mengambil tasnya dari dalam mobil.


"Kau yakin akan berjalan sendirian di tengah bukit ini?" tanya Kenzo.


Given mengacungkan jari tengahnya pada Kenzo tanpa melihat ke arahnya dan tetap berjalan menjauhi pria itu.


Kenzo tak menyangka akan menghadapi wanita yang cukup keras kepala.


"Uncle Thor akan menembak kepalaku jika membiarkanmu berjalan sendirian di bukit sepi ini," teriak Kenzo.


Given tak menggubris kata kata Kenzo dan tetap berjalan jauh.


"HEI!!" panggil Kenzo.


"HEI!! KAU BERJALAN KE ARAH YANG SALAH!!" teriak Kenzo.


Ucapan Kenzo membuat Given dan mengumpat pelan. Wanita itu berbalik dan kembali berjalan ke arah yang benar.


Lalu Kenzo naik ke dalam mobilnya dan mengikuti Given di sampingnya.


Kenzo menyalakan kembali rokoknya dan melajukan mobilnya dengan sangat pelan mengikuti langkah Given.


"GO!!" Bentak Given.


Kenzo tak bereaksi apa pun dan tetap merokok dengan santai.


"UUUGGGHH!!" kesal Given dan akhirnya masuk ke dalam mobil.


Dia menutup keras keras pintu mobil itu dan kembali mengumpat.


"Apakah hobby mu mengumpat?" tanya Kenzo.


"Ya, kau keberatan? Kau akan mendengar banyak umpatan di dalam keluargaku," jawab Given kesal dan memasang head phone nya kembali ke telinganya.


Kenzo hanya tersenyum tipis melihat emosi Given yang meledak ledak itu.


"Kau memang tak cocok bekerja di perusahaanku," ucap Kenzo.


"JUST SHUT UP!!" bentak Given.


"Aku tak ingin berbicara denganmu lagi. Never ever!!" tegas Given yang sama sekali tak ingin melihat pria sombong itu lagi.


Dia ingin segera sampai di London dan berharap tak berhubungan dengan pria angkuh itu lagi.