HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 25


Given 25


Given tampak diam saja sambil melihat ke arah luar jendela. Kenzo merasakan perubahan drastis dari sikap Given itu.


Dan dia tahu bahwa sikapnya berubah karena pria bernama Steven tadi. Kenzo tak mempedulikan hal itu.


Tapi ia kesal karena begitu ingin tahu apa yang terjadi antara Steven dan Given.


'Itu bukan urusanku,' batin Kenzo berulang kali.


Tak ada ada yang bicara satupun di dalam mobil. Kenzo fokus menyetir, sedangkan Given tampak merenung memikirkan tentang Steven dan istrinya.


'Ap maksudnya dia membawa istrinya untuk mengenalku lebih dekat? Dia tahu bahwa aku menyukainya. Dan itu artinya dia tahu bahwa aku akan merasa tak nyaman jika berada di dekat mereka berdua. Wait ... Kak Steven mengasihaniku? Oh my ... Mengapa rasa ini menyebalkan sekali? Aku harus menunjukkan bahwa aku sangat baik baik saja dan sudah move on darinya,' batin Given.


"Hei, ayo!! Sampai kau akan melamun?" ucap Kenzo ketika mobilnya sudah berhenti di depan lobby perusahaann.


Given tak mendengar ucapan Kenzo karena terlalu fokus melamun dan memikirkan tentang Steven.


"Given!!" panggil Kenzo sembari menyentuh bahu Given.


Given tersadar dan kemudian melihat ke arah Kenzo.


"Ah iya, maaf," kata Given dan wanita itu keluar dari mobil.


Kenzo dan Given berjalan bersama. Mereka menjadi pusat perhatian karena mereka datang berdua ke perusahaan itu.


"Ken, aku akan membeli kopi sebentar," ucap Given ketika berada di dekat cafe perusahaan.


"Tidak, nanti saja," jawab Kenzo.


"Ken, aku sedang tak bersemangat dan harus minum kopi serta sedikit roti," kata Given.


Kenzo menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Given.


Lalu Kenzo menggandeng tangan Given dan membawanya ke lift.


Itu semakin memperkuat anggapan para pegawai yang melihat mereka bahwa Kenzo dan Given memiliki hubungan di luar hubungan bos dan karyawan.


"Kau merusak pagiku, Ken," ucap Given kesal.


"Oh ya? Kurasa dua orang tadi yang merusah pagimu," jawab Kenzo seakan menyindir Given.


Given terdiam dan tak bicara lagi. Ekspresi wajahnya tampak berubah dan Kenzo melihatnya.


Given melepaskan tangannya dari genggaman tangan Kenzo dan mereka hanya berdua saja di dalam lift itu.


TING


Lift terbuka dan mereka keluar bersamaan. Kenzo berjalan terlebih dulu di depan Given dan wanita itu hanya mengikuti langkah sang bos di depannya.


Lalu mereka berdua masuk ke dalam ruangan aula di mana Kenzo akan melakukan rapat besarnya di sana.


Semua yang ada di dalam ruangan itu melihat ke arah mereka berdua. Mereka tak menyangka sang bos langsung menjemput Given ketika tadi dia tiba tiba keluar dari ruangan aula begitu mengetahui Given tak datang di meeting besar ini.


Given duduk di sebelah Ken dan juga beberapa pejabat penting perusahaan. Given tak canggung sama sekali karena dia sudah terbiasa dengan situasi ini.


Lalu beberapa staf keuangan memberikan beberapa berkas pada Given. Setelah itu Given memaparkan tentang hal yang dikuasainya dalam perusahaan itu.


Dia menjelaskan dengan sangat tegas dan jelas sistem keuangan di perusahaan itu.


Dan itu cukup membuat Kenzo puas dengan penjelasan Given yang membuat ia berpikir bahwa Given memang benar benar pegawai yang sangat cekatan dan cerdas di balik sikap bar bar nya itu.


Given mampu memisahkan antara urusan pribadi dan pekerjaan. Dia sangat profesional dalam pekerjaan di mata Kenzo di luar hubungan buruk di antara mereka.


TO BE CONTINUE ...