
Given 56
"Di mana Kenzo?" tanya Given ketika melihat anak buah Kenzo mengantar barang belanjaan Given ke apartemennya.
"Tuan langsung pergi ke perusahaan, Nona," sahut pria itu dan meletakkan barangnya lalu berbalik keluar dari pintu.
"Thank you," ucap Given sembari mengambil tas belanjaannya itu.
Pria itu hanya mengangguk hormat lalu keluar dari apartemen Given.
Given kemudian pergi ke dapur dan menata barang barang belanjaannya tadi.
Setelah selesai membereskannya semuanya, Given mengambil ponselnya dan kemudian menelepon sang kekasih.
Kenzo tampaknya tak mengangkat teleponnya dan membuat Given kesal.
"Mengapa dia tak mengangkat teleponku? Apakah dia marah padaku? Dasar kekanakan." Given semakin kesal karena sudah beberapa kali ia menelepon Kenzo, tapi pria itu tak kunjung mengangkat panggilannya.
"Oke, kita lihat sampai kapan kau akan bertahan tak menghubungiku," gumam Given.
Sesibuk apa pun Kenzo, pria itu biasanya akan tetap mengangkat telepon dari Given. Tapi kali ini sepertinya Kenzo pun sedang kesal pada Given karena insiden tadi siang di supermarket.
*
*
Kenzo melihat ponselnya di mana ada nama Given tertera di layarnya.
Kenzo sedikit merajuk karena hal tadi. Dia sudah membantunya mengusir Steven, tapi Given justru mengusirnya juga dan tak suka dengan anak buah yang ia sediakan untuk menjaga Given.
"Aku masih punya kekuatan untuk mengabaikanmu, Nona," gumam Kenzo.
Lalu pria itu pun mengerjakan tugasnya kembali dan lebih memilih fokus dengan pekerjaannya saat ini.
Di lubuk hatinya yang terdalam ia masih merasa takut menjalani hubungan kembali dengan seorang wanita dan kini Given yang notabene wanita yang cukup populer di kalangan pria sedang dekat dengannya.
Kenzo hanya tak ingin merasa dirinya kembali ke posisi yang sama seperti dulu. Menjadi pria temperamental dengan sikap posesif yang terlalu berlebihan.
Kenzo ingin menghilangkan sifat itu ketika berhubungan dengan Given, tapi nyatanya ia masih tak bisa dan membuat dirinya terkadang semakin tertekan.
*
*
Dua hari sudah Kenzo dan Given tak bertemu serta tak berkomunikasi karena mereka sama sama keras kepala dan tak mau memulai berbaikan.
"Dia benar benar menyebalkan. Dia pikir aku akan meminta maaf padanya? Aku tak salah apa apa dan dia lah yang salah," gumam Given bersikeras tapi tetap merasa galau karena Kenzo seakan menjauhinya.
Given berjalan mondar mandir di apartemennya dan semakin galau dengan sikap cuek Kenzo yang sama sekali tak menghubunginya.
"Apa yang harus kulakukan? Ck, baiklah, terserah kau saja," kesal Given dan kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk mengganti bajunya.
Given akan refreshing keluar dari apartemen. Dia bosan jika harus terus di sana. Given tahu bahwa anak buah Kenzo dan Thor masih berjaga di depan apartemennya dan itu membuat Given keluar dari jalan belakang.
Given tak memakai mobilnya dan berjalan keluar mencari taksi.
*
*
Setelah dua hari lamanya tak menghubungi Given, akhirnya Kenzo memutuskan untuk berdamai karena ia cukup rindu pada wanita cantik itu.
Kenzo tampak keluar dari lift apartemen Given dan menuju ke pintunya.
Setelah menekan tombol pin, Kenzo masuk ke dalam kamar Given dan tak melihat Given di mana pun.
"Ke mana dia?" gumam Kenzo dan mengambil ponselnya lalu menelepon kekasih hatinya yang sedang merajuk itu.
Terdengar bunyi dering telepon dari arah kamar Given dan itu artinya wanita itu tak membawa ponselnya. Kenzo pun mengumpat kesal dan menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Given saat ini.