HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 52


Lesca Thor 52


"Hai, aku Rex. Siapa namamu, Sayang?" tanya Rex.


"Aku Given," jawab Given dengan senyum lebar dan cantiknya.


"Kalau uncle?" tanya Given pada Thor.


"Aku Thor," jawab Thor yang juga tersenyum.


"Uncle terluka? Apa yang terjadi? Uncle jatuh?" tanya Given melihat perban di kening Thor.


"Ya, Uncle terjatuh dan sedikit terluka," jawab Thor.


"Apakah sakit?" tanya Given.


"Ya, sedikit," jawab Thor meladeni gadis cantik di depannya itu.


"Kalau begitu, aku akan menyuruh mommy mengobati uncle," kata Given.


"Mommy mu bisa menghilangkan sakit yang uncle rasakan?" tanya Thor tersenyum.


"Ya, tentu saja karena mommy seorang dokter," jawab Given sembari mengusap pipi Thor yang berjambang tipis.


Senyum Thor memudar dan menatap lekat mata Given.


"Ya, nanti kau tak perlu ke rumah sakit, Kak. Karena ibunya seorang dokter jadi dia yang akan mengontrol keadaan lukamu itu," sahut Lemony.


"Ah, jadi anak ini yang tinggal di paviliun nenek?" ucap Rex sambil melanjutkan makan paginya.


"Di mana mommy, Sayang?" tanya Lemony.


"Masih di rumah sakit dan nanti mommy akan menjemputku di sekolah. Yeeaayy ..." sorak Given dengan polosnya.


"Kau senang?" tanya Leny tersenyum.


"Tentu saja karena aku akan makan es krim dengan mommy setelahnya," kata Given menghampiri Leny dan mencium kedua pipinya.


"Bye, Nenek. Aku berangkat sekolah dulu," pamit Given.


Lalu Given pun mencium Thor, Rex dan juga Lemony.


"Bye," ucap Given dan keluar dari rumah itu.


Thor yang sedari tadi diam beranjak dari kursinya dan mengikuti Given keluar.


Given berlari menuju mobil di mana kakek dan neneknya menunggu di dalamnya.


Thor masih mengikutinya dan berlari kecil di belakang Given.


Thor berhenti melangkah ketika melihat Natasha.


Natasha menggendong Given dan mencium pipinya yang menggemaskan.


"Sudah berpamitan dengan nenek?" tanya Natasha.


"Sudah," jawab Given tersenyum.


Lalu Natasha membuka pintu mobil di belakang untuk memasukkan Given.


"TUNGGU!!!" teriak Thor dan melangkah menuju Natasha dan Given.


Natasha melihat ke arah Thor dan sangat terkejut dengan kedatangan Thor yang begitu tiba - tiba.


"Uncle Thor?? Ada apa?" tanya Given.


Thor mendekati Natasha dan mengambil Given dari gendongannya.


"Apa ini? Kalian membodohiku?" sahut Thor dengan wajah dinginnya.


"Nenek ..." Panggil Given yang sedikit takut dengan ekspresi Thor ketika melihat Natasha.


"Jangan sekarang. Nanti kami akan menjelaskan," ucap Natasha pelan dan mencoba menggendong Given kembali tapi Thor membawanya pergi dari sana.


Thor berbalik pergi dan berjalan kembali ke rumah membawa Given karena itu artinya dia ingin jawaban tentang pertanyaan ini segera.


Franklin yang tahu ada sesuatu yang tak beres langsung keluar dan melihat ke arah Natasha.


"Ada apa?" tanya Franklin.


"Thor ... Itu Thor ... Dia datang membawa Given," jawab Natasha.


"Nenek!!" teriak Given ketika Thor menggendongnya dan tetap berjalan menuju ke arah rumah.


Thor memeluk Given sambil berjalan dan kini perasaannya campur aduk.


Kesal, marah, sedih sekaligus bahagia yang dirasakannya kini hingga tak bisa dia ungkapkan dengan kata - kata.


"Turunkan aku, Uncle," ucap Given memohon.


"Tidak, kau adalah putriku. Aku adalah daddymu," jawab Thor yang masih memeluk Given dengan erat.


"Daddy?" sahut Given.


"Ya, aku daddy- mu, Sayang," jawab Thor memeluk erat Given dan menenggalamkan wajahnya di leher Given yang harumnya begitu menenangkan hatinya.