HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 48


Lesca Thor 48


"Apa pun yang terjadi dia berhak tahu, Sayang. Tak ada yang perlu kau khawatirkan lagi sekarang. Kau sudah mencapai keinginanmu dan Given tumbuh dengan sehat. Dia pasti memaafkanmu dan mengerti dengan hal ini," lanjut Franklin.


"Tak selamanya daddy akan bersama kalian. Harus ada yang menjagamu dan Given," ucap Franklin.


"Ini sudah 6 tahun lebih dan mungkin dia sudah memiliki istri atau bahkan anak. Bagaimana jika itu terjadi? Bukankah lebih baik aku tak menemuinya? Karena itu akan menyakitkan buatku dan Given," sahut Lesca seperti tak semangat membicarakan hal ini karena terlalu banyak ketakutan di dalam otaknya.


"Apapun yang terjadi dia tetap harus tahu karena dia pasti tetap akan bertanggung jawab atas masa depan Given," kata Franklin.


Lesca kembali terdiam dan tak menjawab apa pun.


"Dia juga butuh sosok seorang ayah, Sayang. Hentikan keegoisanmu dan pikirkan tentang masa depan Given. Setiap daddy mengantarnya ke sekolah, dia selalu melihat temannya yang diantar oleh ayah mereka. Meskipun daddy selalu menjadi sosok ayah baginya, tapi tetap saja daddy adalah kakeknya," lanjut Franklin.


"Aku bisa menjadi keduanya bagi Given dan aku bisa membuat Given menjadi orang sukses kelak," jawab Lesca akhirnya.


Franklin memegang tangan Lesca dan mengusapnya lembut.


"Pikirkan hal ini lebih dalam lagi. Jangan terlalu menutupi ini dari Given karena dia anak yang sangat cerdas dan dia bisa saja nanti bertindak nekat ketika tahu bahwa ayahnya masih ada," kata Franklin.


Lesca hanya diam sembari melihat ke arah sang putrinya yang berambut pirang kecoklatan itu.



*


*


Thor bersiap pergi ke rumah nenek Lemony dan akhirnya keluar dari kamar hotelnya.


Karena cuaca tak terlalu dingin, membuat Thor tak memakai jaketnya dan hanya memakai kaos panjang berwarna hitam serta celana panjang berwarna hitam juga.


Thor akan pergi ke bar kecil di kota ini setelah makan di rumah Leny nanti.


Karena ini kota kecil, jadi Thor pasti menjadi pusat perhatian karena penampilannya yang berbeda dengan penduduk asli kota itu.


Seperti biasa, Thor selalu mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi apalagi jalanan di kota itu lumayan sepi dan tak terlalu banyak kendaraan berlalu lalang.


Ketika Thor melewati tikungan tajam, ternyata ada sebuah mobil yang menyalip mobil di depannya dan berada di depan Thor.


Thor membanting setirnya untuk menghindari tabrakan dan akhirnya motornya menabrak pagar pembatas jalan.


Tubuhnya terpelanting dan jatuh di atas aspal keras itu.


Thor mengumpat keras dan segera berdiri karena di depannya ada mobil yang melaju kencang.


Thor berhasil menghindari mobil itu dan berlari ke pinggir jalan sebelum mobil itu menabraknya.


Beberapa mobil juga akhirnya terlibat kecelakaan karena tabrakan beruntun.


Karena kerasnya benturan, membuat kaca helm Thor pecah hingga membuat kepalanya terluka dan mengeluarkan darah.


Semua yang terlibat kecelakaan keluar dari mobil dan hanya Thor saja yang memakai motor.


Thor duduk di pinggir jalan karena kepalanya mulai pusing.


"Anda tak apa- apa?" tanya seorang pria pada Thor.


"Kepalaku terluka dan beberapa luka goresan di tubuhku. Hanya itu saja," sahut Thor.


Setengah jam kemudian ambulance dan petugas medis datang.


Ada beberapa mobil yang terlibat kecelakaan dan sekita 4 orang yang terluka termasuk Thor.