HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 52


Given 52


"Kal? Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Given.


"Dia adikmu?" tanya Kenzo yang kemudian beranjak dari tubuh Given.


"Hmm dan yang paling menyebalkan," sahut Given.


"Aku akan ke mansion Grand Pa Jared bersama Lean," jawab Kal-El.


"Lalu mengapa kau ke sini?" tanya Given yang kemudian beranjak duduk setelah Kenzo membantu menarik tangannya.


"Seharusnya aku memotret kalian tadi agar aku bisa memeras kalian pada Daddy," kata Kal yang menaruh tas ranselnya di atas lantai.


Laki laki tengil itu duduk di sofa yang ada di seberang mereka berdua.


Kenzo bersandar di sandaran sofa dan merengkuh pinggang Given di sampingnya.


"Kalian pacaran?" tanya Kal.


"Bukan urusanmu, anak kecil," sahut Kenzo dengan wajah flatnya seperti biasa.


Kal menatap ke arah Kenzo dan tampak menelitinya.


"Entah mengapa Daddy mempercayakan kau menjaga Kak Given. Apakah kalian sudah tidur bersama?" tanya Kal.


"Kal, pergilah cepat dari sini. Lebih baik kau langsung ke rumah Lean saja," jawab Given.


"Mobil Lean sedang rusak karena kemarin tertabrak. Jadi aku ingin meminjam mobil kakak. Aku tak sempat mencari mobil lagi di sini," kata Kal.


"Tak bisa, mobil kakak cuma satu. Lean punya banyak mobil dan kau hanya mencari alasan saja untuk membawa mobil sendiri," sahut Given.


"Pakailah mobilku," ucap Kenzo.


Kal melihat ke arah Kenzo dan tersenyum miring.


"Oke, mana kuncinya?" tanya Kal.


"Tidak, jangan kau pinjamkan, Ken. Bisa bisa dia tak mengembalikannya karena mobil itu terdampar di suatu tempat," jawab Given.


Lalu Kenzo melemparkannya pada Kal dan laki laki tengil itu menangkapnya dengan cepat dan tepat.


"Thank you, Kak Kenzo," sahut Kal dan membungkukkan tubuhnya untuk berterima kasih pada Kenzo.


"Kau bisa minta bantuanku jika ada masalah dengan Kak Given. Aku tahu semua kesukaannya sekaligus kelemahannya," kata Kal dan beranjak pergi dari sana.


"Seharusnya kau tak meminjamkannya, Ken. Dia sangat bengal dan suka mencari masalah di mana pun dia berada. Dia sudah menghilangkan dua mobil Daddy karena kalah taruhan," ucap Given.


"Aku akan memintanya mengganti mobilku lagi ketika dia sudah memegang perusahaan Uncle Thor jika dia menghilangkan mobilku," sahut Kenzo tenang.


Given berdecak dan kemudian mereka melanjutkan mengerjakan pekerjaan mereka yang sebenarnya sudah menumpuk karena kemarin mereka tak bekerja melainkan bermesraan sambil menonton film di kamar Given.


Kenzo menikmati hubungannya dengan Given yang santai dan tak terlalu banyak menuntut.


Given tipe wanita yang easy going dan tak suka meributkan sesuatu yang sepele. Itu cenderung membuat Kenzo nyaman berada di dekatnya.


Ketika mereka sedang mengerjakan tugasnya, terdengar bunyi bel di pintu apartemen.


"Aku saja yang buka," kata Kenzo dan beranjak dari sofanya.


"Hmm, thank you," sahut Given sembari melihat ke arah laptop.


Kenzo berjalan menuju pintu dan membuka pintunya.


CEKLEK


Kenzo melihat Steven di depan pintu itu dan raut wajah Kenzo terlihat marah.


Sebelum Steven masuk, Kenzo mendorong Steven keluar dan mata Kenzo menatap tajam pada Steven.


"Siapa itu, Ken??" tanya Given.


"Asistenku, Baby!!" teriak Kenzo dari luar dan menutup pintu apartemen Given dan menarik kerah jaket Steven hingga mereka tiba di dekat lift.


"Apa yang kau lakukan di sini? Bukankah Given sudah tak ingin bertemu denganmu?" ucap Kenzo.


"Aku hanya ingin mengatakan pada Given bahwa aku sudah bercerai dengan Lillia," sahut Steven.