
LescaThor 55
"Kau gila? Kau mau memisahkanku dari putri kandungku sendiri?" sahut Lesca marah dengan perkataan Thor yang sinis itu.
"Kau tak mengaca pada dirimu sendiri? Kau memisahkanku dari putri kandungku, Lesca. Kau tak sadar telah melakukan kesalahan yang sangat besar padaku dan juga Given??" bentak Thor marah.
"Kau mengambil waktu kami selama hampir 6 tahun lamanya. Kau pembohong dan kau wanita jahat!!" lanjut Thor marah.
Lesca terdiam dan tak ingin melanjutkan perdebatan ini.
Lesca berbalik dan menuju pintu kamar tapi Thor menarik tangannya dengan cukup keras.
"Kau menyakitiku, Thor!!" teriak Lesca.
"Kau lebih menyakitiku!!" bentak Thor dengan matanya yang masih menyalang marah.
"Dengarkan aku. Aku tak akan membiarkanmu membawa Given pergi ke Amerika. Jika kau melakukan hal itu kau harus melangkahi mayatku dulu dan Given akan sangat membencimu," sahut Lesca marah.
"Kau pikir aku tak bisa memenangkan hatinya? Kita lihat saja nanti," jawab Thor menantang.
"Kau egois," sahut Lesca.
Thor tertawa mendengar hal itu.
"Hei, kau yang egois, Nyonya. Kau senang sekarang bisa menjadi seorang dokter?" ucap Thor menyindir pedas.
"Kau membenciku karena mengira aku menggugurkan kandunganku, bukan? Aku tak sejahat yang kau pikirkan," kata Lesca.
"Itu sama kejamnya ketika kau tak memberitahuku bahwa kau hamil, Lesca. Dan kau menyembunyikan Given dariku. Kau tak tahu apa yang kualami selama 6 tahun ini karena rasa bersalahku yang menyangka bahwa bayiku mati di tangan ibunya sendiri," sahut Thor.
Lesca meneguk ludahnya dan seakan kehabisan kata -kata karena dia sadar memang dirinya lah yang bersalah dalam hal ini.
Tapi dia tak akan membiarkan Thor mengambil putrinya dari tangannya. Dia tak akan membiarkan itu terjadi.
"Lepaskan tanganku. Aku harus bersiap memeriksa seseorang," kata Lesca dengan nada bicara yang sedikit pelan.
Thor masih tak melepaskan tangan Lesca.
Lesca akhirnya menggigit tangan Thor dan mendorong dadanya.
Lalu Lesca berlari ke arah pintu dan keluar kamar.
Thor mengumpat karena tak bisa menahan emosinya lagi.
*
Lesca turun ke bawah dan segera keluar dari hotel.
Lesca mencegat taksi yang lewat dan pergi ke rumah sakit kembali untuk mengambil mobilnya.
Wanita itu menutup wajahnya dan tak bisa menahan tangisnya.
Hatinya sangat terluka mendengar semua perkataan Thor yang begitu menyakitkan.
Bukan seperti ini pertemuan yang diharapkannya.
Seharusnya dia mendengarkan saran sang ayah sejak lama untuk mengatakan kebenaran tentang Given pada Thor.
Tapi Lesca seakan mengentengkan hal itu dan masih terlalu banyak yang dipikirkannya kala itu.
Setibanya di rumah sakit, Lesca langsung turun dari taksi dan menuju mobilnya. Lesca mengusap kembali wajah dan air matanya. Kini wajahnya terlihat sembab dan memerah karena baru saja menangis sepanjang perjalanan tadi.
Seteleh itu, Lesca langsung menuju ke rumah karena dia akan memeriksa keadaan Nenek Leny.
*
Lesca turun dari mobil begitu sampai di halaman rumah Leny. Lesca membawa tasnya dan menuju ke rumah Leny.
Sebenarnya perasaannya begitu kalut, tapi dia tak bisa mengabaikan tugasnya untuk memeriksa pasien.
TOK TOK TOK ...
Lesca mengetuk pintu dan tak lama kemudian Lemony membuka pintu rumahnya.
"Are you oke, Lesca?" tanya Lemony yang melihat wajah Lesca yang tak biasa itu.
"Hmm, aku akan memeriksa nenek," jawab Lesca yang masih berusaha tersenyum.
"Baiklah, nenek ada di kamar," jawab Lemony dan mereka masuk ke dalam rumah.