
LescaThor 82
"Halo, Honey," ucap Lesca melihat sang mommy baru memasuki rumah Franklin.
"Mommyyyy ...," teriak Given dan memeluk Lesca.
"Kau senang di sini?" tanya Lesca.
"Ya, aku selalu senang jika bermain di sini," sahut Given.
Lesca tersenyum dan mencium pipi Given.
"Mommy akan pergi?" tanya Given.
"Ya, mommy akan pergi bersama daddy," jawab Lesca.
"Mommy sangat cantik," ucap Given mencium pipi Lesca.
"Thank you, Honey. Besok mommy akan menjemputmu," jawab Lesca dan beranjak berdiri.
"Sayang, kau akan pergi ke pesta?" tanya Natasha.
"Ya, Aunty. Di mana daddy?" tanya Lesca.
"Daddy bertemu dengan teman lamanya. Sudah seminggu ini dia selalu saja keluar dengan teman temannya," sahut Natasha.
"Ya, mungkin daddy sedang nostalgia," jawab Lesca tersenyum dan kemudian mencium pipi Natasha.
"Aku pergi dulu, bye," ucap Lesca
'Hati - hati di jalan," sahut Natasha.
"Bye, Honey," ucap Lesca pada Given.
"BYE, MOMM!!" teriak Given sembari membuka tas yang berisi mainan yang tadi dibawa oleh Lesca.
Lesca tersenyum dan keluar dari rumah. Given sudah jarang membahas tentang adik karena kini Given memiliki banyak teman di sekolahnya dan sering playdate di luar sekolah.
*
Lesca tiba di mansion Justin dan dia sedikit terlambat karena harus ke rumah ayahnya dulu yang jalannya berbeda arah.
Lesca masuk ke dalam halaman rumah Justin yang sudah banyak mobil terparkir di sana.
Lesca melihat ayah Justin yang sangat dikenalnya dulu.
"Oh my ... Lesca??? Oh my God. Uncle hampir tak mengenalimu. You're so gorgeous, Darling," ucap Joe.
"Terima kasih atas pujiannya itu, Uncle," jawab Lesca tersenyum.
"Sungguh, kau benar benar berbeda. Ah ya, kata Justin kau bekerja di rumah sakit Burton. Selamat, Sayang," ucap Joe memeluk Lesca.
"Hei, kau memeluk siapa, Pak Tua?" tanya seorang wanita yang baru datang dari dalam mansion.
"Aunty," sapa Lesca tersenyum pada July -- ibu Justin.
"Oh my God ... Lesca???" sahut July terkejut dengan kedatangan Lesca.
Meskipun Justin sudah memberitahu tentang kembalinya Lesca, tapi July tetap saja terkesima melihat kedatangan Lesca.
"Aku merindukanmu, Sayang," ucap July memeluk Lesca.
"Lihatlah, kau sangat sangat cantik. Di mana putri cantikmu, Sayang? Aku ingin sekali bertemu dengannya," ucap July.
"Dia sedang berada di rumah daddy, Aunty. Nanti akan kuajak kemari jika aku ada waktu senggang," jawab Lesca dengan elegan.
"Aku tak percaya kau berubah se- perfect ini," ucap July yang masih kagum dengan perubahan Lesca yang cukup drastis dari sikap dan juga penampilan.
Tak ada lagi Lesca yang tomboy dan seenaknya sendiri. Lesca di hadapannya menjelma menjadi sosok wanita yang cantik, elegaan dan merupakan istri dari konglomerat Robert.
"Ayo kita ke dalam. Aunty melihat Thor tadi di dalam," ucap July.
"Baiklah," jawab Lesca dan mereka berdua masuk ke area pesta berlangsung di bagian beranda belakang yang sangat luas dan tertutup.
"Itu suami tampanmu," ucap July menunjuk pada Thor yang tampak sedang bicara dengan beberapa teman bisnisnya.
Lesca mengangguk dan menuju ke arah sang suami.
Lesca berjalan dengan anggun dan sandal tingginya membuat tubuhnya semakin terlihat semampai.
Thor melihat kedatangan Lesca dan tersenyum padanya.
Lesca pun tersenyum pada Thor dan menghampirinya.
Thor sampai tak berkedip melihat Lesca yang bepernampilan sangat berbeda malam ini.
"Kau terlalu cantik, Baby," ucap Thor sambil merengkuh pinggang Lesca dan mengecup bibir merah itu.