HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 58


Lesca Thor 58


Sesampainya di taman, mereka turun bersama dan berjalan bertiga dengan saling bergandengan.


Given melompat -lompat ketika Thor menarik tangannya ke atas begitu juga dengan Lesca.


Dari jauh mereka tampak seperti keluarga kecil yang bahagia. Tapi yang sebenarnya terjadi, hanya mereka lah yang tahu.


"Mom, aku ingin beli es krim," kata Given.


"Kemarin kau sudah makan es krim, Sayang. Hari ini tak boleh. Cuaca mulai dingin lagi," sahut Lesca.


Lalu Given melepaskan tangan Lesca dan memeluk Thor.


"Daddy, belikan aku es krim," ucap Given dengan nada memelas.


"Besok saja, bagaimana? Kita bisa beli sendiri nanti," jawab Thor,


Given mencebik karena jawaban kedua orang tuanya yang tampak kompak itu.


"Hari ini kita beli pizza saja, oke?" ucap Lesca.


"Aku ingin es krim," jawab Given.


Lalu Lesca berlutut dan melihat ke arah Given.


"Bukankah kita akan ke pantai dua hari lagi? Jadi kau harus benar- benar sehat, Sayang. Karena jika kau tak enak badan sedikit saja, maka kita tak jadi ke pantai," kata Lesca.


"No ... Kita harus jadi ke pantai. Baiklah, aku tak akan membeli es krim," jawab Given yang akhirnya menuruti perintah Lesca.


"Kita makan pizza hari ini, oke?" ucap Lesca.


Given mengangguk.


"Terseyumlah," kata Lesca.


Given tersenyum dan memeluk Lesca.


"I love you," ucap Lesca.


"I love you too, Mommy," sahut Given lirih.


Hal itu memicu kekesalannya kembali pada Lesca dan tak akan pernah melupakan dengan apa yang telah Lesca lakukan padanya dulu.


*


*


"Apakah pizza-nya enak?" tanya Lesca pada Given.


Given mengangguk sambil mengunyah pizza -nya.


Thor melihat ke arah Given yang tampak lahap memakan pizza nya.


Setelah menghabiskan pizza-nya, mereka bertiga berjalan - jalan sebentar di sekitar taman.


Lesca dan Thor masih tak bertegur sapa dan hanya bicara jika diperlukan saja.


Dan Given yang masih polos jelas tak menyadari hal itu.


Karena capek bermain, akhirnya Given tidur di pangkuan Lesca ketika mereka bertiga dalam perjalanan pulang ke rumah.


Sesampainya di rumah, Thor langsung turun dari mobilnya dan mengambil Given dari pangkuan Lesca yang masih duduk di kursi mobil.


Thor menggendong putri cantiknya yang tertidur itu dan menuju ke dalam paviliun.


Lesca turun dari mobil dan mengikuti Thor dari belakang. Lesca membuka pintu dan Thor pun masih ke dalam.


"Kamarnya di sana," ucap Lesca menunjuk ke arah kamar di pojok ruangan kecil itu.


Thor masuk ke dalam kamar itu dan menidurkan Given dengan perlahan di atas ranjang.


Lesca menunggu di luar dan tak ikut masuk ke kamar karena dia masih merasa tak nyaman berdekatan dengan Thor.


Beberapa menit kemudian, Thor keluar dari kamar. Dia melihat Lesca berada di area dapur.


"Dua hari lagi pertunangan Rex dan Lemon. Keluargaku akan datang dan orang tuaku pasti akan mengetahui soal Given. Dan kau pasti tahu apa yang akan dilakukan ibuku. Bersiaplah," ucap Thor dan berbalik pergi.


"Apa yang akan dilakukan ibumu? Membawa Given pergi?" tanya Lesca khawatir.


Thor tak menjawab dan membuka pintu lalu keluar dari rumah kecil itu.