HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 44


Lesca Thor 44


Kini Leny sudah berada di rumah sakit dan Lemony serta Lesca menjaganya.


Lesca mengawasi perkembangan kesehatan Leny dan akan berada di sana sampai keadaannya stabil.


"Kau bisa pulang, Lesca," ucap Lemony.


"Aku akan menunggu di sini dan mengawasi nenek," jawab Lesca.


"Tapi nanti ..." ucapan Lemony terpotong ketika Lesca memotongnya.


"Ada ayah dan ibuku di sana," jawab Lesca.


"Terima kasih, Lesca," sahut Lemony.


Lemony melihat Leny sudah tidur setelah mendapat obat dari rumah sakit dan terpasang selang infus di tangannya.


Lemony bahkan lupa tak membawa ponselnya begitu juga dengan Lesca karena tadi cepat - cepat menuju ke rumah sakit.


Satu jam kemudian, Natasha kembali ke rumah dengan menaiki mobil bersama Paman Peter.


*


*


Pukul empat dini hari, Rex tiba di Dingle. Dan kini dia sudah berada di depan beranda rumah Leny.


Rex menelepon Lemony tapi kekasihnya itu tak kunjung mengangkat ponselnya sejak tadi.


Kemudian Rex akhirnya mengetuk pintu rumah itu.


Sekali lagi, tak ada yang membukakan pintu rumah itu dan rumah dalam keadaan terkunci.


"Kau mencari siapa, Tuan?" tanya Natasha yang baru saja berjalan dari paviliun.


Rex menoleh dan melihat Natasha,


"Aku mencari Lemony," jawab Rex.


"Lemon? Apakah kau calon tunangannya?" tanya Natasha.


"Ya, dan aku baru saja datang. Apakah tak ada orang di rumah?" tanya Rex.


"Nenek sedang sakit dan tadi dibawa ke rumah sakit," jawab Natasha.


"Oh my ... Jadi mereka sedang berada di rumah sakit sekarang?" tanya Rex.


"Ya, kau bisa langsung ke sana jika ingin bertemu Lemony dan juga nenek," sahut Natasha.


"Baiklah, aku akan ke sana sekarang. Oh ya, anda bisa memberi tahuku di mana rumah sakitnya?" ucap Rex.


"Terima kasih, Aunty," ucap Rex dan pria itu langsung menuju ke arah mobilnya lalu pergi ke rumah sakit.


*


Sepuluh menit kemudian, Rex tiba di rumah sakit. Rex langsung masuk ke dalam rumah sakit dan bertanya di mana Leny dirawat.


Setelah tahu di mana kamar perawatan Leny, Rex langsung menuju ke kamar.


CEKLEK ...


Rex membuka pintu kamar itu dan melihat ke arah Lemony yang tampak tidur di sofa.


Rex mendekati ranjang Leny dan melihat wanita tua itu tampak tidur lelap.


Lalu Rex melangkah pelan menuju sofa dan duduk berlutut di depan Lemony.


Rex melihat wajah lelah Lemony dan mengusap pipinya pelan.


Lemony membuka matanya perlahan dan melihat sang kekasih sudah ada di depannya.


"Rex?" bisik Lemony yang kemudian memeluk pria yang sangat dirindukannya itu.


"Bukankah kau akan datang besok?" tanya Lemony.


"Aku mempercepatnya karena sudah sangat merindukanmu," jawab Rex mengusap lembut kepala Lemony.


Lalu Lemony melepas pelukannya dan mengecup bibir pria tampan itu.


"Bagaimana dengan nenek?" tanya Rex.


"Keadaannya sudah stabil dan dokter bilang bahwa besok nenek sudah bisa pulang," jawab Lemony.


Rex mengangguk dan mengecup kening Lemony.


*


*


Pagi menjelang dan Lesca masuk kembali ke kamar perawatan Leny.


"Selamat pagi, Nenek," sapa Lesca ketika melihat Lemony sedang menyuapi sarapan pagi untuk Leny.


"Selamat pagi, Sayang. Terima kasih," sahut Leny.


"Itu sudah tugasku. Aku akan memeriksa nenek dulu sebelum aku pulang," jawab Lesca.


Lalu Lemony meletakkan makanan neneknya dan Lesca mulai memeriksa Leny.