HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 106


LESCA THOR 106


7 tahun kemudian ...


"Honey!! Kau tak melihat tas ku?" Teriak Lesca dari dalam walk in closet.


"Mungkin si kembar yang membawanya," sahut Thor yang baru saja memakai jas nya.


"Oh God ... Mereka selalu saja membuka tas kerjaku," jawab Lesca kesal dan geram pada anak kembar laki laki nya itu.


Lesca keluar dari walk in closet dan berjalan menunu pintu.


Lalu Thor menaham tangannya.


"Hei, mereka masih anak anak. Mungkin mereka ingin menjadi dokter sepertimu, Baby," kata Thor merengkuh pinggang Lesca dan mencium bibirnya.


"Kau terlalu memanjakan mereka, Honey," sahut Lesca.


"Tidak, aku hanya memberika kebebasan pada mereka agar mereka bisa belajar banyak tentang semua hal," jawab Thor.


"Jangan lupa nanti kita makan siang bersama," kata Thor mengecup bibir Lesca.


"Aku akan ke salon terlebih dulu nanti," jawab Lesca.


"Hmm, baiklah," kata Thor dan mereka keluar bersama dari kamar.


Di ruang makan sudah menunggu ketiga putra putri mereka yang tampak sudah rapi dengan seragam sekolah elite nya.


"Good morning, Kids," sapa Thor pada ketiga anak kesayangannya.


"Good morning, Dad, Mom," sahut mereka dengan kompak.


"Daddy sangat suka dengan suasana ramai seperti ini. Apakah kalian tak ingin punya adik lagi?" tanya Thor pada ketiga anaknya.


"Honey," ucap Lesca.


"Aku mau, Dad. Aku ingin punya adik perempuan. Pleasee!!" sahut Given yang kini sudah hampir beranjak remaja di usianya yang sudah menginjak 12 tahun.


"Oh my God. Mengapa tugas mommy tak pernah selesai memberimu adik, Sayang?" sahut Lesca.


Thor tertawa pelan dan mengecup bibir Lesca.


"Kita harus mengabulkannya, Baby," ucap Thor tersenyum.


"Kalian tak keberatan, bukan?" tanya Thor pada kedua putra kembarnya yang bernama Clark Kent dan Kal El.


"Of course not, Daddy," jawab kedua anak tampan itu dengan kompak.


"Thank you, Boys," sahut Thor.


"Baby, kau melawan 4 orang," kata Thor.


"Huuuffffttt ..." Lesca menghembuskan nafasnya mendengar ultimatum dari sang raja.


*


*


Lesca tak ke rumah sakit hari ini, melainkan langsung ke salon karena sudah satu bulan dia tak perawatan tubuh karena kesibukannya di rumah sakit.


Setelah menghabiskan beberapa jam di salon, akhirnya Lesca pun selesai menyelesaikan sekua ritual kecantikannya.


Tubuhnya terasa segar dan penampilammya semakin cantik dengan memangkas rambutnya menjadi sangat pendek.


"Anda terlihat segar dan semakin cantik, Nyonya Robert," ucap manager salon itu.


"Terima kasih, Natalie. Aku selalu suka dengan kerja tim mu," sahut Lesca tersenyum.


Setelah membayar tagihannya, akhirnya Lesca pergi dari sana dan menuju ke perusahaan Thor untuk makan siang bersama.


*


Setibanya di perusahaan, Lesca langsung menuju ke ruangan Thor dan beberapa pegawai tampak menyapanya dengan ramah.


"Oh my ... Semakin lama dia semakin cantik saja," celetuk salah satu pegawai yang berpapasan dsngan Lesca.


"Perfect life," timpal temannya.


*


Lesca masuk ke dalam ruangan Thor dan melihat sang suami masih sibuk dengan pekerjaannya.


"Selamat siang, Tuan," ucap Lesca.


Thor melihat ke arah Lesca dan senyumnya mengembang lebar.


"Apa ini? Kau memancingku, Baby?" tanya Thor yang melihat Lesca semakin cantik dengan potongan rambut pendeknya.


Lesca tertawa pelan. Dan Thor beranjak dari kursinya.


"Kau membuatku ingin bercinta denganmu sekarang juga. Kita punya PR lagi dari anak - anak, Sayang," ucap Thor merengkuh pinggang Lesca dan mencium bibirnya.


Lesca melingkarkan tangannya dan membalas ciuman panas sang suami.


"Sepertinya aku juga bersemangat melakukannya," bisik Lesca di depan bibir Thor.


Thor kemudian mengangkat Lesca dan membawanya ke kamar pribadinya.


"I love you," ucap Lesca.


"I love you more," sahut Thor.