
Extra 1
5 tahun kemudian ...
"Honey, bukankah sudah mommy bilang bahwa kau tak boleh memakai rok pendek itu? Daddy akan marah," ucap Lesca ketika melihat sang putri yang mulai mengawasi pergaulan sang putri.
"Mom ..." sahut Given dengan bibir mencebik.
"Ganti sekarang," ucap Lesca yang kini sedang sibuk menyiapkan makan pagi keluarga besar itu.
"Mommy, aku ingin ini, boleh?" tanya Mighty -- anak keempat Lesca yang masih berusia 4 tahun.
"Ya, Sayang. Makan saja," ucap Lesca sambil menyiapkan makanan untuk anak anaknya yang lain.
"Mig, itu punyaku," ucap Loki -- saudara kembar Mighty.
Mig memegang sebuah mainan di tangannya dan Loki berpikir itu miliknya.
"No, ini punyaku. Kita mempunyai barang yang sama, Loki," sahut gadis kecil bermata biru itu.
"Tapi itu punyaku," jawab Loki bersikeras.
"Loki, itu memang punya Mig. Nanti kakak akan carikan punyamu. Mungkin ada di taman belakang," ucap Clark yang memiliki sifat tenang dan paling baik di antara semua anak Thor dan Lesca.
"Morning!!" ucap Kal El -- anak ketiga Lesca Thor -- yang tak lain adalah saudara kembar Clark.
Kal El mencium kedua adiknya -- Mighty dan Loki.
"Di mana Daddy? Kami sudah lapar, Mom," ucap Loki.
Lalu Thor tampak baru datang dari arah kamarnya.
"Sorry, daddy terlambat. Oh God. I love this view," sahut Thor yang kemudian mengecup bibir Lesca yang sudah duduk di sebelah si bungsu -- Mighty Thor Robert.
"Morning, Kids," sapa Thor pada semua anak kembarnya.
"Morning, Daddy," sahut semuanya.
"Di mana Given?" tanya Thor.
"Aku menyuruhnya ganti baju," jawab Lesca.
"Dia memakai pakaian pendek itu lagi?" tanya Thor.
"Ya," sahut Lesca.
"Daddy belum menciumku," ucap Mighty.
"Ah ya, daddy lupa," sahut Thor tertawa dan mencium Mighty lalu Loki.
"No, Dad. Jangan menciumku," ucap Kal El ketika Thor akan mendekatinya.
Tapi Thor tetap mencium pipinya begitu juga dengan Clark.
"Daaadd ..." protes Kal yang selalu ingin dianggap sudah besar padahal masih berumur 11 tahun.
"I love you," ucap Thor tersenyum dan kembali ke kursinya.
Lesca pun ikut tertawa melihat hal itu.
Tak lama kemudian, Given turun dari tangga dan menuju ke ruang makan.
Gadis remaja berumur 17 tahun itu tampak menghampiri sang ayah dan mencium pipinya.
"Morning, Dad," sapa Given dengan wajah yang datar.
"Hei, semangatlah," ucap Thor.
"Dad, aku sudah akan masuk bangku kuliah dan kalian masih mengatur caraku memakai baju," kata Given mengeluhkan protesnya.
"Ada saat nya nanti," sahut Thor.
"But when? Aku jago karate, menembak, memanah, taekwondo bahkan jago pedang. Tak ada yang berani mennggangguku," ucap Given.
"Lebih jago aku, Kak," sahut Kal.
"No, kau masih kalah denganku, Kal," jawab Clark.
"Kakak tak bicara dengan kalian," sahut Given.
"Aku sudah mendaftar kuliah di Oxford. Dan kali ini kalian tak boleh melarangku," lanjut Given.
"Kau kuliah di sana karena ada Steven, bukan?" tanya Thor.
"Aku bersahabat dengannya," jawab Given.
"Ayo kita makan dulu. Kita bisa bicarakan ini nanti," sahut Lesca.
Lalu keluarga besar itu pun akhirnya makan pagi bersama dengan suasana dari pertengkaran kecil antara Mighty dan Loki.