Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 59


[Chapter 59.]


[Bersiap.]


[Silahkan Dibaca.]


Andy sampai di Rumahnya, lalu dia memarkirkan mobilnya, setelah itu turun dari mobil.


Andy lalu berjalan menuju ke arah pintu Rumah. Saat sudah sampai pintu Rumah, Andy membukanya.


Pintu terbuka, Andy melihat ke 4 Perempuan dan 2 Wanita tertidur di ruang tengah. Andy yang melihat itu hanya menghela nafas, dan menghampiri mereka.


Andy tiba di dekat mereka, dia tidak bisa berkata apa-apa melihat hal tersebut. Andy hanya berfikir.


'Betapa setia dan khawatirnya mereka, sampai-sampai tidur di ruang tengah.' Batin Andy, kemudian berjalan ke 4 Perempuan terlebih dahulu.


Andy kemudian, membangunkan Yui terlebih dahulu, Andy menggoyangkan tubuh Yui sambil berkata.


"Yui, bangun. Tidur di dalam kamar, jangan disini." Ucap Andy, sebenarnya tidak mau membangunkannya, karena merasa kasihan.


Namun, jika dibiarkan tidur di ruang tamu dengan posisi duduk. Andy khawatir dengan kondisi Yui, saat dia bangun.


Yui yang merasa tubuhnya digoyangkan, dia perlahan bangun, Yui menatap Andy dengan mata mengantuknya.


"Andy." Ucap Yui, sedangkan Andy tersenyum dan mengangguk. Kemudian berkata.


"Tidurlah di kamar." Ucap Andy, sedangkan Yui mengangguk dan berjalan menuju ke kamarnya. Andy kemudian, berjalan ke arah Yuka.


Andy tiba di samping Yuka dan menggoyangkan tubuh Yuka, sambil berkata.


"Yuka, bangun." Ucap Andy, sedangkan Yuka dengan cepat bangun dan sadar. Berbeda dengan Yui yang masih mengantuk. Yuka, langsung sadar dan menguap sekali.


"Hoam, Andy kapan kamu pulang?." Ucap Yuka, sedangkan Andy menjawab sambil berjalan menuju ke Sasha.


"Baru saja, aku pulang. Lalu, melihat kalian tidur disini. Makanya aku bangunkan agar tidur di kamar.” Ucap Andy, sedangkan Yuka mengangguk.


“Aku tidak ingin tidur lagi, Andy bisakah buatkan sesuatu camilan.” Ucap Yuka, memegang perutnya yang lapar. Sedangkan Andy mengangguk.


“Ya, selepas aku membangunkan semuanya. Serta Sasha, Sayoko, Ibu, dan Kak Amy, kalian jangan berpura-pura tidur.” Ucap Andy, sedangkan kedua Perempuan dan kedua Wanita tersebut mengangkat wajah mereka.


“Bagaimana kau tahu, kalau aku sudah bangun. Begitu juga dengan yang lainnya?.” Ucap Amy, sedangkan Andy menjawab dengan ringan sambil berjalan ke arah dapur.


“Mudah saja, kalian sedikit bergerak dan nafas kalian seperti orang yang sudah sadar.” Ucap Andy, sedangkan Amy, Lilia, Sayoko, dan Sasha sedikit terkejut, namun tersenyum.


“Baiklah, aku akan buatkan makanan ringan saja dulu. Nanti, kita beli makanan pagi di jalan menuju ke Rumah baru.” Ucap Andy, sedangkan kelima orang tersebut, mengangguk setuju.


Andy berjalan ke arah dapur dan membuat makanan ringan, yaitu Jamur Goreng Crispy. Saat melihat di lemari es terdapat jamur Enoki.



Andy kemudian, memasak dengan santai, karena membuat makanan tersebut, sangat mudah. Menggunakan Keterampilan memasaknya, membuat Andy menjadi lebih mudah dalam memasak.


Di sisi ke para Perempuan dan Wanita, mereka duduk di ruang makan. Lalu, tak lama kemudian mereka mencium aroma masakan yang enak.


“Setiap Andy, memasak selalu saja. Aroma masakannya keluar.” Ucap Lilia, sedangkan Amy mengangguk benar, dia tidak sabar ingin mencicipi makanan Andy.


“Oh ya, kalian sudah tahukah tempat Rumah baru kita nanti?.” Ucap Amy menatap ke arah Yuka, Sayoko, dan Sasha.


“Kami tahu, Bu. Lokasinya di dekat Restoran, serta Restorannya agak baratnya Sekolahan kita.” Ucap Yuka, lalu Sayoko mengangguk dan menambahi.


“Itu benar, Kak. Rumah itu besar sih, tapi Andy bilang bahwa harganya murah.” Ucap Sayoko, kemudian Sasha juga menjawab.


“Kalau tidak salah, pemilik sebelumnya adalah Ayah dari Arisa, teman kami.” Ucap Sasha, sedangkan Amy dan Lilia bingung dengan nama Perempuan baru.


“Arisa, siapa itu?.” Ucap Lilia, sedangkan Yuka menjawab sambil berfikir, mencoba mengingat tentang Arisa.


“Arisa, itu kalau tidak salah teman Andy, Raul, Sera, dan Angel. Mereka bertemu di kedai makan, perkenalan mereka, karena Kedai tersebut penuh dan sisa satu meja yang hanya ada satu orang yang tak lain ialah, Arisa.” Ucap Yuka, sambil menganggukkan kepalanya.


“Mereka kenalan di kedai?.” Ucap Amy, penasaran dengan Perempuan bernama Arisa tersebut, Andy menjawab sambil membawa nampan berisi 6 piring makanan.


“Silahkan dinikmati.” Ucap Andy, lalu pergi ke dapur membawa satu mangkuk Saos. Kemudian mereka semua memasukkan satu makanan ke dalam saos.


Lalu, memakan makanan tersebut dan merasakan makanan tersebut, mereka merasa kembali segar kembali. Andy mengangguk senang melihat ekspresi wajah mereka.


Selesai makan, mereka terlihat puas. Andy kemudian, melihat ke arah Jam dan ternyata sudah jam 04.56. Andy kemudian berdiri.


“Baiklah, aku ke kamar terlebih dahulu.” Ucap Andy, sedangkan mereka mengangguk. Lalu, Lilia berkata.


“Hanya kamu yang belum berkemas, Nak.” Ucap Lilia, sedangkan Andy mengangguk dan menjawab sambil berjalan ke atas.


“Kau benar, Bu. Aku ke atas dulu.” Ucap Andy, kemudian berjalan menuju ke atas, di tengah tangga Andy mendengar langkah kaki ke atas, dia melihat ke belakang dan ternyata itu adalah Sayoko.


“Oh, Sayoko. Apakah kau akan berganti ke pakaian Olahraga?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko mengangguk dan menjawab.


“Itu benar, selepas makan makanan ringan mungkin Kalori dan lemaknya tambah, untuk membakarnya aku biasa Olahraga pagi bersamamu.” Ucap Sayoko.


“Kalau begitu, tunggu aku. Sebentar saja kok, aku berkemas.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko mengangguk dan pergi ke kamarnya.


Andy, kemudian masuk ke kamarnya dan mulai mengambil koper dan memasukkan Pakaian dan Celana yang ada di tempat.


Beberapa menit kemudian, Sayoko membuka pintu Andy. Lalu, bertanya kepada Andy yang sedang berkemas.


“Bagaimana, sudah apa belum?.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy menjawab dengan santai dan menurunkan kopernya.


“Sudah selesai, Fyuhhh. Ayo kita olahraga dulu.” Ucap Andy, kemudian mereka berjalan turun bersama, lalu pergi keluar rumah.


Di luar, Andy mulai melakukan Push Up dan Sit Up ( untuk berapanya nanti pas level up ku buatkan.), Sedangkan Sayoko memulai pemanasan.


Setelah melakukan pelatihan dan pemanasan singkat. Mereka mulai melakukan lari pagi keliling komplek tersebut.


Karena masih terlalu pagi, jadi mereka jarang melihat orang yang berlalu-lalang, mereka hanya bertemu orang yang sedang membuka kedai atau toko masing-masing.


Beberapa menit kemudian, terlihat Andy dan Sayoko duduk sambil meluruskan kaki mereka di depan Rumah. Sayoko kemudian melihat ke arah Andy dan berkata.


“Jadi, kamu akan membawa Amamiya-sensei, ke rumah atau tidak?.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy menjawab.


“Mungkin ya, sebenarnya rumah kita sebelah rumah Amamiya-Sensei.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko terkejut dan mencoba mengingat dan dia baru tahu.


“Benar juga, ruma baru kita dekat dengan milik Amamiya-Sensei.” Ucap Sayoko yang baru tahu, sedangkan Andy tersenyum lalu berdiri.


“Aku akan pergi memberi makan Hewan Peliharaan, kamu mau ikut?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko berdiri dan mengangguk.


“Pasti.” Ucap Sayoko, kemudian mereka berdua berjalan menuju ke arah Hewan peliharaan.


Sesampai disana, Andy pergi mengambil makanan Hewan Peliharaannya. Kemudian, menaruh makanan di mangkuk makan hewan peliharaan tersebut.


“Oh, kalian kami akan pergi pindah Rumah. Sore nanti kalian akan kujemput.” Ucap Andy, sedangkan Jordan dan Zen menjawab dengan antusias.


“Siap, Tuan.” Ucap keduanya, sedangkan istri mereka menggelengkan kepalanya saat melihat tingkat Suaminya.


Sayoko merasa Andy benar-benar bisa berbicara dengan Anjing dan Kucingnya. Dia tersenyum melihat interaksi Andy dan hewan peliharaan.


Selesai memberi makan Hewan Peliharaan. Andy dan Sayoko masuk ke dalam Rumah, lalu melihat bahwa semuanya sudah bersiap untuk pindahan.


“Kalian berdua, segera bersiap. Kita akan pergi, kita harus mendekorasi rumah baru kita.” Ucap Lilia, sedangkan Andy dan Sayoko tersenyum dan pergi ke kamar untuk bersiap.


Saat semua sudah siap, Andy membawa Mobil milik Nanami sedangkan Amy membawa Van bersama dengan Lilia, Yui, Yuka, Sayoko, dan Sasha.


“Baiklah, waktunya berangkat ke rumah baru.” Ucap Amy, kemudian mereka menjalankan Mobil dan Van menuju ke Rumah baru.


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.