
[Chapter 52.]
[Sayoko yang Gelisah.]
[Silahkan Dibaca.]
Andy yang mendengar Notifikasi System tersebut tersenyum senang. Kemudian, setelah memberi makan Hewan Peliharaannya. Andy berdiri dan mulai melakukan Lari Pagi.
Beberapa menit kemudian, Andy selesai melakukan Lari pagi. Terlihat Andy duduk di depan Rumah. Andy mengatur nafasnya, lalu Andy berdiri dan masuk ke dalam Rumah.
“Aku kembali.” Ucap Andy masuk ke dalam Rumah. Amy yang berada di dapur menjawab.
“Selamat datang.” Ucap Amy melanjutkan memasak makanan. Andy kemudian berjalan menuju ke dapur. Dia hanya melihat Amy saja yang berada di sana.
“Ibu belum turun kah, Kak?.” Ucap Andy melihat tidak ada Ibunya disana, sedangkan Amy yang sedang memasak, menjawab.
“Ibumu pergi ke kamar mandi dulu.” Ucap Amy sedangkan Andy mengangguk, lalu berjalan ke arah Amy dan memeluknya dari belakang. Amy sedikit terkejut tiba-tiba dipeluk dari belakang.
“Andy kenapa tiba-tiba kau me-Uhnn.” Ucap Amy terpotong oleh erangan yang dia ciptakan. Amy sedikit terkejut dan melihat ke bawah. Ternyata tangan Andy sedang bermain dengan bagian bawahnya.
“Kak, kau pagi-pagi sudah menggoda ku dengan berpakaian seperti itu.” Ucap Andy, dia benar-benar tidak tahan saat melihat Amy memakai Pakaian dan ****** ***** + Celemek / Apron berwarna kuning.
“Uh, berhenti Andy. Aku keluarrr.” Ucap Amy keluar sambil terengah-engah. Sedangkan Andy tanpa fikir panjang mulai bermain.
Beberapa menit kemudian, mereka berdua melakukan permainan di dapur. Namun, saat mereka sedang bermain. Lilia masuk dan terkejut dengan apa yang terjadi di dapur.
“Kalian kalau bermain jangan disini. Pergi ke kamar mandi, sambil mandi disana.” Ucap Lilia menegur Amy dan Andy. Keduanya mengangguk setuju, lalu berjalan normal ke arah Kamar mandi.
Mereka kemudian melanjutkan permainan mereka di kamar mandi. Mereka melakukan hal tersebut tidak lama, hanya 1 jam.
Lalu mereka berdua keluar. Amy segera turun ke bawah membantu Lilia, sedangkan Andy pergi menuju ke kamarnya untuk berganti seragam.
‘Hari ini, hari Jum’at. Hari terakhir Roh rumah tersebut hilang.’ Batin Andy, kemudian duduk di tempat tidurnya. Andy melihat bahwa Sasha sudah tidak ada.
“Baiklah, waktunya ganti dan turun ke bawah untuk makan.” Ucap Andy lalu mengambil seragam dan memakainya. Kemudian mengambil Ranselnya dan turun ke bawah.
Saat sudah sampai di bawah, Andy melihat bahwa semuanya sudah berada di tempat makan. Sayoko, Sasha yang melihat Andy turun, tidak bisa tidak memerah. Mereka masih ingat permainan malam.
“Selamat pagi.” Ucap Andy yang sudah sampai di tempat makan. Yui, Yuka, Sasha, dan Sayoko menjawab sambil tersenyum.
“Selamat pagi Andy.” Ucap mereka secara bersamaan. Andy mengangguk sambil tersenyum, lalu duduk di kursi makan.
Tak lama kemudian, Amy dan Lilia keluar dari dapur sambil membawa nampan penuh dengan makanan. Lalu, mereka meletakkan makanan tersebut di meja makan.
Setelah itu, keduanya juga duduk di kursi makan yang tersisa. Kemudian mereka bertujuh saling menyatukan kedua tangannya dan berkata.
“Selamat makan.” Ucap mereka kemudian mulai memakan makanan yang sudah ada di meja makan tersebut. Mereka makan dengan lahap tanpa ada suara.
Tak lama kemudian, mereka sudah selesai makan. Andy, Yui, Yuka, Sasha, dan Sayoko mengambil Ransel mereka dan berangkat menuju ke Sekolah.
“Kami berangkat.” Ucap ke lima orang tersebut. Sedangkan Amy dan Lilia tersenyum dan menjawab.
“Hati-hati di jalan.” Ucap keduanya, lalu mengambil piring bekas makanan tersebut. Lalu mulai melakukan pekerjaan Ibu rumah tangga.
Di sisi Andy, dia berjalan bersama keempat Perempuan menuju ke Sekolah. Di jalan mereka bertemu dengan Raul, Sera, dan Angel.
“Selamat pagi, Andy.” Ucap Raul menyapa Andy. Sedangkan Andy mengangguk lalu menjawab
“Un, selamat pagi Raul.” Ucap Andy, sedangkan Angel dan Sera menyapa ke empat Perempuan yang bersama Andy. Lalu, mereka bertujuh berjalan kembali menuju ke Sekolah.
Tak lama kemudian, mereka sampai di Sekolah. Sayoko dan Sasha pergi terlebih dahulu, karena mereka adalah Ketua dan Wakil Osis.
Lalu Andy, Yui, Yuka, dan Angel berpisah dengan Raul dan Sera. Mereka berpisah menuju ke kelas masing-masing.
Sesampai di kelas, mereka berempat masuk dan duduk di tempat duduk masing-masing. Kemudian, bel masuk berbunyi. Tak lama kemudian, Guru masuk ke dalam kelas, pelajaran akhirnya dimulai.
Beberapa jam kemudian, Bel istirahat Berbunyi. Kemudian, Guru keluar dari kelas, pada murid pun juga ikut keluar dari kelas.
“Andy, ayo kita pergi ke kantin?.” Ucap Angel mengajak Andy. Sedangkan Andy mengangguk, lalu mengajak Yui dan Yuka. Mereka berempat pergi menuju ke kantin.
Seperti biasa di jalan mereka bertemu dengan Sayoko dan Sasha. Lalu mereka berjalan bersama menuju ke kantin.
Sesampai di kantin, terlihat kantin sangat penuh. Andy melihat ke sekeliling tempat tersebut berharap menemukan tempat yang kosong. Namun saat Andy melihat sekelilingnya, Andy melihat Raul yang melambaikan tangannya.
“Ayo kita kesana.” Ucap Andy sedangkan kelima Perempuan mengangguk. Lalu mereka berjalan menuju ke tempat duduk yang ada Raul, Sera, dan Arisa.
“Kalian dah pesan.” Ucap Andy uang yang sudah berada di dekat tempat makan mereka. Lalu Raul menjawab dengan santai.
“Akan kupesankan, seperti biasa kan?.” Ucap Raul sambil berdiri, sedangkan semuanya mengangguk. Raul pun pergi menuju ke kasir.
“Nah, Andy bagaimana persiapanmu tentang kompetensi musik hari Minggu nanti.” Ucap Sayoko. Lalu Andy menjawab.
“Sudah semuanya, jadi santai saja.” Ucap Andy sambil tersenyum, Sayoko yang melihat kepercayaan diri Andy, hanya bisa mengangguk tenang.
‘Sarah, Buka seluruh Status milikku.’
[Status.]
[Nama : Andy Pratama.]
[System Level : 3 ( 45.450.000 / 100.000.000)]
[10 Detik : 100 Yen.]
[Kekuatan : 100.]
[Kecepatan : 100.]
[Kecerdasan : 70.]
[Energi : 80]
[Poin Peningkat : 60.]
[Uang : 41.350.000 Yen]
[Keterampilan (-)
- Bela diri Kuno (850/1000) (Level Rendah.)
- Kemampuan Vokal Musik (90/100)
- Bahasa Jepang (970/1000) (Level : Rendah.)
- Bela diri Kungfu (97/100)
- Olahraga : Bola Basket (60/100)
- Medis Kuno (80/100)
- Medis Modern (Max) (Level : Tinggi)
- Mengemudi (70/100)
- Menembak (0/100)
- Supranatural (50/100)
- Programmer (0/100)
]
[Keterampilan Khusus (-)
- Mata Tubuh (Aktif)
- Kamuflase (Aktif)
- Penyerapan Energi Roh (80/100)
]
[Saham (-)
- Restoran Akashi (100%)
- Bar Flower (100%)
]
‘ Hmm, aku masih ada 60 Point Peningkatan. Nanti saja, untuk meningkatkannya.’ Batin Andy kemudian Andy melihat ke arah Sayoko kembali.
“Sayoko apakah ada sesuatu yang membuatmu kefikiran?.” Ucap Andy bingung dengan tingkah Sayoko yang terlihat ada rasa Khawatir dan Gelisah.
“T-tidak apa-apa, hanya saja Kepala Sekolah 3 hari ini tidak masuk Sekolah. Jadi aku sedikit khawatir, terjadi apa-apa dengannya.” Ucap Sayoko. Sedangkan Andy mengerutkan keningnya.
“Memangnya apa yang terjadi dengan Kepala Sekolah?.” Ucap Andy, lalu Sayoko menjawab.
“Kemarin, Amamiya-Sensei mengirimkan ku sebuah pesan, dia bilang dia lagi tidak enak badan. Jadi nanti aku ingin kesana, menyerahkan berkas. Namun, hari ini kami sibuk karena mempersiapkan Festival Sekolah nanti.” Ucap Sayoko. Andy mengangguk paham.
“Kalau begitu, biar aku saja yang mengantarkannya.” Ucap Andy sedangkan Yui dan Yuka memiliki firasat aneh dengan Andy.
“Apakah tidak masalah?.” Ucap Sayoko memandang ke arah Yui dan Yuka. Sedangkan keduanya yang dipandang oleh Sayoko mengangguk.
“Baiklah, Andy nanti ke ruang Osis mengambil berkasnya. Lalu, serahkan ke Amamiya-Sensei.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy mengangguk.
Apakah akan terjadi sesuatu nanti dengan Andy, nantikan saja Chapter berikutnya.
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.