Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 228


[Chapter 228.]


[Kerajaan baru.]


[Silahkan Dibaca.]


Kerajaan Blue, Zero dan ke-4 pemimpin pasukan lainnya selesai menghancurkan seluruh laki-laki Blue. Mereka sekarang berada di sebuah kapal besar, dimana banyak perempuan yang sebelumnya adalah budak dari Kerajaan Blue.


Zero dan ke-4 pemimpin pasukan menjaga kapal besar agar aman sampai tempat tujuan. Seluruh perempuan yang menjadi budak Blue, semuanya diberikan pil. Awalnya mereka, takut dan gemetar. Namun, Zero dan ke-4 lainnya menyakinkan bahwa pil itu, baik-baik saja.


Para perempuan mencoba yakin kepada para penyelamatnya. Seluruhnya menelan pil itu secara bersamaan, kemudian hal yang menakjubkan terjadi. Mereka semua kembali ke wujud sebelum disiksa oleh para Blue.


Zero dan ke-4 pemimpin pasukan tersenyum melihat hal itu, mereka mengangguk puas melihat para perempuan kembali ke semula. Sementara para perempuan, tidak bisa tidak menangis melihat dirinya sendiri kembali.


Para perempuan memandang ke arah Zero dan ke-4 lainnya. “Terimakasih, Tuan penyelamat.” Mereka benar-benar senang dan bersyukur. Mereka berterimakasih sambil membungkukkan tubuhnya.


“Tegaklah kembali, berterimakasihlah kepada Tuanku. Dia memberikan pil itu kepadaku, lalu aku diminta membagikan pil itu ke kalian semuanya.” Zero menjelaskan hal itu. Para perempuan terkejut, mereka berterimakasih kepada Ryuto dalam hati.


Zero dan ke-4 pemimpin pasukan saling memandang, kemudian mereka mengangguk. Zero mengalihkan pandangannya ke arah para perempuan. “Kalian diberi 2 pilihan, kalian bisa bebas di luar atau ikut dengan Tuanku?”


Mendengar hal itu, para perempuan sedikit ragu. Mereka takut jika memilih pilihan pertama, mereka akan langsung di bunuh ketika sudah tiba. Zero mengerti akan fikiran para perempuan di depannya.


“Tenang, jika kalian memilih pilihan pertama, kami tidak akan membunuh kalian. Tapi, ingat satu hal. Jika kalian terkena masalah, kami tidak akan membantu sama sekali.” Zero memberitahu apa yang diminta oleh Ryuto.


Para perempuan lega, namun segera memahami dengan detail bahwa Dunia mereka tidak aman, jika ingin aman berlindung ke yang terkuat. Salah satu perempuan, mengangkat tangan. “Tuan Penyelamat, semisal kita memilih pilihan pertama, apakah kita akan diturunkan di Kerajaan lain?”


Zero dan ke-4 pemimpin pasukan tersenyum. Zero kemudian berkata, “Kalian diturunkan dan dilindungi di Kerajaan kami. Namun, kami tidak bisa memastikan 100% keselamatan kalian.” Para perempuan akhirnya paham. Lalu, dalam hati mereka sudah menentukan pilihan masing-masing.


**


3 hari kemudian, mereka telah tiba di Kerajaan Kurokami. Para perempuan yang memilih pilihan pertama, diminta untuk turun di pulau Jawa. Mereka akan hidup disana, sementara para perempuan yang memilih pilihan kedua, tetap tinggal di kapal.


Selepas melihat para perempuan yang turun telah selesai. Zero memandang ke arah para perempuan yang berada di kapal, lalu dia berkata, “Kalian cobalah berpegangan satu sama lain.” Para perempuan itu saling berpegangan tangan.


Zero memegang salah satu pundak para perempuan, kemudian seluruh perempuan itu memghilang dari kapal. Zero memindahkan seluruh perempuan ke dalam dunia jiwa Ryuto. Sisanya diserahkan kepada orang-orang yang berada di Dunia jiwa Ryuto.


Zero memandang ke arah 4 pemimpin pasukan. “Ayo kembali.” Ke-4 pemimpin pasukan mengangguk. Mereka berlima terbang ke atas, lalu melesat ke arah Jepang, tepatnya Kediaman Keluarga Kurokami.


**


Kediaman Keluarga Kurokami, Ryuto dan para istrinya sedang berada di taman. Mereka menikmati hari-hari damai. Tanpa ada yang mengganggu sama sekali. Ryuto kemudian merasakan Zero dan ke-4 pemimpin pasukan akan mendekat.


“Zero dan lain-lain sepertinya sudah selesai, sayang.” Asami berkata ketika dia merasakan ada 4 Aura mendekat ke arah kediaman. Bukan hanya Asami saja, melainkan seluruh istri Ryuto merasakan aura itu.


Ryuto yang mendengar ucapan Asami mengangguk, dia tersenyum sambil memandang ke arah asal aura Zero dan ke-4 pemimpin pasukan. Kemudian, ke-5 pemimpin pasukan tiba dan mendarat di depan Ryuto dan para istrinya.


“Salam Tuan.” Zero dan ke-4 pemimpin pasukan berkata secara bersamaan. Ryuto melihat itu tersenyum dan melambaikan tangannya. Ke-5 pemimpin pasukan kembali tegak kembali. “Jadi, apakah kalian sudah mengantarkan para perempuan Blue?”


“Sudah, Tuan. Ada sebagian perempuan yang ingin mengikuti anda. Mereka sudah kupindahkan ke dunia jiwa anda, Tuan.” Zero menjawab pertanyaan dari Ryuto dengan serius. Ryuto mengangguk dan berkata, “Istirahatlah kalian.”


Ryuto dan para istrinya menaikkan alisnya ketika melihat Zero berjalan ke arah mereka kembali. “Ada apa, Zero?” Ryuto bertanya dengan penuh penasaran. “Tuan, sepertinya terjadi sesuatu di Negara China dan sebelahnya.”


Ryuto sedikit terkejut, kemudian dia berkata, “Oh, kalau begitu kita bahas nanti malam.” Zero mengangguk kemudian berbalik pergi dari taman itu. Para istri Ryuto menatap ke arah Suaminya. Mereka sedikit penasaran dengan maksud dari Zero.


“Nanti malam kita bahas, sekarang kita nikmati waktu santai. Sebelum badai nanti menerpa kedamaian kita.” Para istri Ryuto mengangguk, apa yang dikatakan Suami mereka benar. Lebih baik menikmati kedamaian walaupun sebentar daripada tidak sama sekali.


Ryuto dan para istrinya mulai menikmati kembali kedamaian mereka. Beberapa membawa Barbeque dan membakar bersama. Ada istri yang berenang dan ada yang berbaring di kursi panjang. Mereka benar-benar menikmati hari damai itu.


(Note : Taman Ryuto ada kolam renangnya, juga Ryuto membuat panas matahari terhalangi oleh awan.)


**


Dunia menjadi gempar selepas Ryuto menyerbu Kerajaan Blue. Selepas itu, Dunia dihebohkan kembali dengan yang terjadi di Negara China. Negara itu mulai bergerak dan mengambil alih seluruh wilayah di dekatnya, kecuali Indonesia yang dikuasai oleh keluarga Kurokami.


Negara China menguasai separuh Dunia, begitu juga Kurokami yang telah menghancurkan Blue, membuat mereka meluas sampai separuh Dunia. China kemudian berganti nama menjadi Kerajaan Star atau Kerajaan bintang.


Negara itu juga mulai mengembangkan pasukan kultivator, mirip seperti Kerajaan Kurokami. Namun, perbedaan keduanya jelas, yaitu Kurokami lebih kuat dalam hal Kultivator di banding milik Kerajaan Star itu.


Dunia sekarang dikuasai 2 Kerajaan itu, Kurokami dan Star. Banyak penduduk yang merasa bahwa perang Dunia terakhir akan dimulai sebentar lagi. Mereka semua bersiap-siap untuk hal yang buruk suatu hari nanti.


**


Sore hari, Ryuto dan para istrinya melihat Matahari terbenam dari atap rumah. Mereka benar-benar menikmati pemandangan itu. Mereka semua sudah makan bersama, hanya tinggal tidur bersama. Namun, hal itu mereka urungkan terlebih dahulu.


“Nah sayang, apakah jika kita sudah menguasai Dunia ini, kedamaian ini akan selalu ada?” tanya Miya, dia sebagai kepala sekolah paling senang dengan kedamaian. Ryuto yang mendengar itu, menjawab, “Mungkin, tapi jika kita tidak bisa menikmati kedamaian seperti ini, lebih baik buat kedamaian kita sendiri.”


[Data Istri Ryuto : Aria Kurokami.]


Aria adalah Guru dari Ryuto sekaligus wali murid kelas milik Ryuto. Keduanya bertemu dengan tatapan berbeda, Ryuto akan selalu menggoda Aria. Kemudian hubungan mereka semakin tumbuh dan akhirnya mereka menikah.


(Nama : Aria Kurokami.)


(Umur : 30 Tahun.)


(Tingkat : Prajurit Alam tahap 9.)


(Kondisi : Senang, Hamil, bahagia, puas.)


(Persentase mencintai Ryuto : 100%.)


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.