Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 191


[Chapter 191.]


[Karlina Diana Tania.]


[Silahkan Dibaca.]


Istana Ratu Selatan.


Ratu tersebut memeluk Ryuto dengan mesra, sementara Ryuto, dia bingung namun membalas pelukan Ratu tersebut.


Keduanya saling berpelukan di bawah tatapan para pelayan dan pasukan Ratu, mereka terkejut melihat hal tersebut.


‘Ratu sebenarnya memiliki kekasih,' batin seluruh pelayan dan pasukan Ratu, mereka benar tidak percaya, namun bukti ada di depan mereka.


Beberapa menit kemudian.


Keduanya melepaskan pelukan, Ryuto dan Ratu Selatan saling menatap satu sama lain, kemudian Ryuto bertanya.


“Sebelum itu, bisakah kau jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Ryuto dengan bingung.


Sementara itu, Ratu Selatan tersenyum. Dia paham maksud dari Ryuto tersebut, kemudian dia menarik Ryuto menuju ke kursi Ratu.


Kemudian, Ratu mendudukkan Ryuto di tempat tersebut, lalu Ratu duduk di pangkuan Ryuto.


“Kau tidak akan ingat dan tahu, karena itu adalah masa lalu,” Ratu berkata sambil menunduk sedih.


“Tidak perlu kau bercerita, jika itu menyakitkan,” Ryuto berkata dengan ringan, dia paling lemah melihat seorang perempuan sedih ataupun menangis.


“Kau yakin? Jika kau tidak tahu, aku terlihat akan memaksamu untuk mencintaiku la-“ ucap Ratu Selatan.


Namun, terhenti ketika Ryuto dengan cepat menutup mulutnya dengan sebuah ciuman.


Cup.


Ratu terkejut, dia benar-benar tidak percaya dengan apa yang dia lihat, kemudian dia akhirnya menikmati ciuman tersebut.


Ryuto selesai mencium, lalu dia membelai pipi dari Ratu tersebut, dia membelai dengan penuh kasih sayang.


Ryuto merubah sikapnya menjadi seperti itu, ada 2 alasan. Pertama, perempuan di depannya sedih. Kedua, Sistem memberikan informasi tentang Ratu Selatan.


[Ratu Selatan, biasa di juluki Nyi roro kidul, nama aslinya adalah Karlina Diana Tania, dia adalah reinkarnasi dari Ratu sebelumnya yang bernama Risana Kurokami, Istri pertama dari Ryuto Kurokami.]


[Ryuto Kurokami, dia adalah Raja Dunia, memiliki 150 istri yang memiliki paras cantik melebihi dari Dewi biasa.]


[Ryuto Kurokami, mati karena berbagai hal, dia jatuh dari langit 100.000 Meter, kemudian tenggelam ke laut sedalam 100.000 Meter, lalu dia dimakan oleh Monster laut pertama.]


[Selepas dia di makan, dia kembali ke permukaan dan bertemu dengan Rival abadinya, Cohza Akura dan Jin Rio.]


[Namun, kematian Ryuto bukan karena kedua temannya, dia mati karena dia harus melindungi Dunia dari ancaman l-.]


[Informasi sampai disini, Jika anda ingin melanjutkan mohon tingkatkan sistem lebih tinggi.]


(Note : Ryuto yang di maksud dari Sistem, itu adalah leluhur Ryuto sendiri, mereka memiliki nama sama, karena para orang tua tidak mengetahui nama asli dari Leluhur mereka.)


Ryuto benar-benar terkejut, dia paham akhirnya kenapa Ratu di depannya tersebut begitu emosi akan kerinduan kepadanya.


“Apakah kau akan ikut denganku?” tanya Ryuto, sementara Ratu atau Karlina tersebut, bingung harus memilih bagaimana.


“Kalau soal Istanamu, jangan khawatir. Aku akan memindahkan Istana milikmu ke dalam Dunia jiwaku,” ucap Ryuto.


Karlina senang, dia tahu bahwa Ryuto sangat perhatian kepada para perempuan, apalagi istrinya.


Karlina mengangguk, dia memeluk lebih mesra terhadap Ryuto, Karlina benar-benar merasa rindu dan nyaman bersama Ryuto.


“Berapa yang sudah kamu taklukan?” tanya Karlina, dia benar-benar penasaran dengan saudari yang lainnya.


“Baru 37,” ucap Ryuto, dia benar-benar sedikit malu, kemudian Karlina tertawa pelan dan berkata.


“Fufufu~, masih sisa banyak loh,” ucap Karlina, kemudian Ryuto hanya tersenyum tak berdaya.


Kemudian, dia menatap ke arah Karlina dan berkata dengan nada lembut.


“Belum, aku tau kau akan menguasai Indonesia secepatnya, jadi aku akan datang saat selesai menguasai Indonesia,” ucap Karlina.


Ryuto sedikit mengerutkan keningnya, dia mengangguk. Kemudian, dia menatap ke arah pasukan Ratu tersebut.


“Bisakah kamu jelaskan, soal pengebom di Mall Bali?” tanya Ryuto, sementara Karlina mengerutkan keningnya, kemudian dia paham bahwa Ryuto yang mengatasi hal tersebut.


“Itu memang aku, namun aku menyuruh mereka untuk memata-matai seseorang, namun pasukanku malah dikendalikan olehnya,” ucap Karlina.


Dia menjelaskan dengan detail, bahkan soal topeng yang muncul di lantai 5, Ryuto paham dan mengangguk.


Dia tersenyum, kemudian dia mencium kening Karlina dengan mesra, Karlina dengan senang menerimanya.


“Aku tahu, kau tidak menipuku,” ucap Ryuto, sementara Karlina merasa bersyukur menghilangkan kesalahpahaman tersebut.


Selepas itu, Karlina berdiri dan mencium bibir Ryuto dengan mesra, lalu dia menatap ke arah Ryuto.


“Selesai menguasai aku akan datang, ingat jiwa kita akan selalu bersama, bahkan dengan istri yang lain, jadi aku bisa tahu kau sudah menguasainya,” ucap Karlina.


Ryuto mengangguk, dia berdiri dan berjalan keluar, diikuti oleh Karlina. Kemudian, Ryuto pergi dari Istana tersebut.


Ryuto melesat menuju ke permukaan, dia dengan cepat menuju ke arah pantai Selatan, dia berenang dengan senyum di wajahnya.


Tiba di pantai Selatan.


Ryuto berjalan menuju ke pantai yang sekarang sepi tanpa ada makhluk hidup, dia mengerutkan keningnya.


‘Kenapa sepi?’ batin Ryuto, kemudian dia melihat para istrinya di kepung oleh beberapa orang berpakaian hitam rapi.


Di tengah para orang tersebut, terlihat ada pria tua dengan tampilan wajah mesum miliknya.


Ryuto berjalan ke arah tersebut, dia melihat bahwa para istrinya menatap datar dan dingin, dia tahu bahwa Istrinya bisa mengatasi hal tersebut.


Di sisi pengepungan.


“Hahaha, menyerahlah kalian. Suami kalian sudah mati di telan ombak, bukankah lebih baik kalian menjilat kakiku dan menjadi budakku?” ungkap Pria Tua tersebut.


Sementara para istri Ryuto yang mendengar itu hanya menatap datar, kemudian mereka melihat para orang-orang yang mengepungnya.


“Sepertinya, kita harus menyelesaikan mereka semua, Saudari,” ucap Amy, seluruh istri Ryuto mengangkat bahu mereka.


“Berani juga dia mengatakan Suami kita mati,” ucap Silvia, dia marah ketika pria tua mengatakan Ryuto mati.


“Baiklah, ayo kita bersenang-senang,” ucap Lilia, semua istri Ryuto tersenyum menyeringai.


Pria tua yang melihat bahwa seluruh istri Ryuto melawan, wajahnya menjadi gelap. Dia segera berteriak.


“Tangkap mereka, buat mereka lemas,” teriak Pria tua tersebut, kemudian seluruh pasukan mengeluarkan tongkat yang memiliki aliran listrik.


Para istri Ryuto masih santai, mereka bahkan tidak menggunakan senjata apapun, mereka semua hanya melapisi tubuh mereka dengan energi spiritual.


“Baiklah, waktunya kalian berpencar,” ucap Lilia, kemudian seluruhnya menyebar dan diikuti 50 orang masing-masing.


Mereka tersenyum senang melihat bahwa mereka di kejar 50 orang, dengan cepat mereka mencari lokasi yang cocok.


Tap tap tap tap.


Seluruh istri Ryuto berhenti, kemudian mereka segera dikepung oleh orang-orang tersebut, 1 istri Ryuto di kepung 50 orang.


“Mari kita mulai,”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.