
Mommy
.
.
Netranya menatap takjub apartemen yang ia masuki, bersih, harum, dan nyaman … lalu beralih pada sosok cantik yang menatapnya dengan senyuman pasta gigi. “Selamat datang di apartemen kita,” ucap menantunya lalu berhambur memeluknya erat. Ah, hati mertua mana yang tak senang dibuatnya, memiliki menantu se-buaaaikk Kiyara. Meski dulu saat pertemuan pertama sempat memandang sebelah mata gadis yang ada dipelukkannya itu, tapi semua perlahan memudar dengan seiring berjalannya waktu, seperti kata Dave, ketulusan hati Kiyara mengubah segalanya.
“Kamu yang membersihkan apartemen ini, Sayang?” tanya Mommy dan diangguki Kiyara.
“Hem, ayo Mommy sama Mas mau ganti baju dulu apa langsung sarapan?” tanya Kiyara.
“Mas, mau ganti baju dulu,” jawab Dave sembari mengusap kepala istrinya yang sekarang sedang tak menggunakan kerudungnya karena tak ada laki-laki lain selain suaminya.
“Mommy juga sepertinya mau ganti baju dulu,” ucap Mommy sembari memandang penuh binar pada anak dan menantunya.
“Ayo, Kiyara antar ke kamar Mommy … Mas jangan lama-lama ya, aku udah masak pesananmu semalam,” ucap Kiyara dan diangguki oleh Mommy dan Dave.
Tangan yang sudah mulai ada keriput itu, bergelayut di lengan gemuk milik menantunya, rasanya nyaman hampir sama dengan bergelayut di lengan anaknya hanya saja menantunya jauh lebih pendek. Hm, maklum selisih tinggi Dave dan Kiyara aja hampir 30 cm.
“Mommy mau langsung balik ke Indo atau mau keliling dulu di sini liburan, atau Mommy mau istirahat dulu beberapa hari di apartemen?” tanya sang menantu dengan nada lembutnya.
“Emh, kayaknya Mommy mau istirahat aja dulu di sini seharian terus besoknya ayo kita jalan-jalan dulu bertiga, terus lusanya mau istirahat dulu lagi di sini terus sorenya baru balik ke Indonesia, gimana?”
“Emh, boleh terserah Mommy saja … pokoknya Mommy senang dan tidak kecapekan nanti Kiyara bilang sama Mas Dave dulu ya,” jawab sang menantu.
Dia mengangguk antusias, anak dan menantunya ini memang luar biasa pikirnya, bukan hanya berniat menyembuhkannya saja tapi juga menyenangkan dan memanjakannya juga. “Terima kasih, Nak …”
“Iya, Nak … kamu tunggu di meja makan aja, nanti Mommy nyusul.”
“Siap, Mom.”
Dia tersenyum sembari melihat menantunya keluar dari kamar. Mommy Dave, tak langsung berganti pakaian … dia memilih membuka gorden yang menutup jendela besar kamarnya. Pemandangan kota Singapur jelas membentang, terlihat gedung-gedung lain yang sama tingginya, jalanan kota yang begitu tampak tenang, lalu ingatannya melalang buana ke masa mudanya dulu, saat awal-awal menikah dan memiliki Dave bayi.
“Dulu, aku juga tinggal di negara ini bersama Jeff … memulai semuanya dari awal, karena pernikahan kami yang tak direstui keluarganya. Keluarga Jeff yang terpandang di negaranya sana, mana mau menerimaku … gadis desa biasa, apalagi orang tuaku hanya buruh tani. Tapi entah kekuatan dari mana aku dan Jeff bisa sekuat itu dulu, dan Jeff … dia sangat gentle meninggalkan kekayaan keluarganya hanya untuk hidup denganku, berjuang sana-sini untuk menghidupiku dan juga Dave yang sudah hadir saat pernikahan kami menginjak usia 2 tahun. Hmm, tapi kenapa dia begitu teganya menghianati pernikahan kami setelah sekian banyak yang dia dan aku korbankan, apa karena sudah merasa ada di atas lagi? Andai kamu tahu, Nak … karena banyak yang dikorbankan saat dulu, itulah kenapa Mommy seakan buta dan tetap mempertahankan Daddymu, hanya untuk kamu … tapi Mommy salah besar dengan mengabaikanmu yang masih butuh perhatian dari Mommy.”
Wanita yang tak lagi muda itu, kini tengah menatap sendu keluar jendela. Bayangan itu tiba-tiba muncul begitu saja, mungkin karena ada di negara yang sama sehingga ingatan masa lalu menyeruak begitu saja.
“Entah apa yang salah dariku atau darimu Jeff, meski masih ada rasa cinta dan sayang padamu tapi semuanya terasa aneh … aku takut kembali menyakiti anakku dan biarlah seperti ini saja, aku merasa jika aku tak kan lam lagi di dunia ini,” lirihnya.
Grep …
“Jangan bicara seperti itu.”
.
.
.
Jangan lupa, mampir juga di cerita Autho yang judulnya "TAKDIR ARUNA" sudah 50 episode lebih ... "AKU, KAMU DAN TAKDIR" sudah 60 episode lebih, dan "MENCINTAI ATAU DICINTAI?" ini sudah tamat, novel pertama Author hehehe ... silakan mampir di sana ya selagi menunggu cerita SAYAP PATAH SI GENDUT update.
Terima kasih ....