PSYCHOPATH BABY BOY

PSYCHOPATH BABY BOY
Kabar baik


Hari ini, Rafa mendapatkan kabar baik. Kalau Quenby bisa sembuh dari amnesia langkanya dengan melakukan beberapa langkah yang mudah, namun semua itu butuh waktu dan keberanian untuk melakukannya.


Tim Dokter menyarankan Rafa untuk mrngingatkan Quenby tentang masa lalunya, menunjukkan foto orang orang yang pernah terlibat dalam hidupnya yang menyebabkan Quenby mendapatkan trauma yang mendalam.


Tetapi jika masih hidup orang orangnya, maka Dokter menyarankan Rafa untuk memberitahu dan mempertemukan Quenby dengan mereka.


Pilihan yang sulit bagi Rafa. Antara membiarkan Quenby kehilangan ingatan tentang dirinya dan segala hal, atau sembuh seperti semula tapi akan membangkitkan luka lama Quenby


Lagipula Rafa sudah berjanji untuk tidak pernah mau tahu lagi tentang kebenaran ayah kandungnya atau pria yang telah menghancurkan hidup ibunya dan dirinya sendiri.


Berhari hari Rafa memikirkannya, dan akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti saran Dokter. Tetapi ia masih bingung harus memulainya dari mana, sementara Quenby sendiri tidak dapat di mintai keterangan.


"Apa yang kau pikirkan, Nak?" tanya Ava lalu duduk di kursi berhadapan dengan Rafa.


"Opa, boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Rafa tengadahkan wajahnya menatap ke arah Ava.


"Silahkan nak.." jawab Ava.


"Sejauh mana, Opa mengenal Dady?" tanya Rafa.


"Avram?" Ava mengerutkan dahinya, coba mengingat.


"Ya, Opa!" sahut Rafa.


Ava menarik napas dalam dalam, coba mengingat masa lalu yang tak pernah ia ceritakan kepada siapapun termasuk Karina.


"Tuan Piko adalah anak seorang milyuner, memiliki hubungan khusus dengan seorang wanita bernama Yun Li yang seorang mafia besar, dan di takuti. Diam diam mereka memiliki anak dua, perempuan dan laki laki. Tetapi orang tua Tuan Piko sudah menjodohkannya dengan wanita lain bernama Lili, dan Lili itu adalah mantan istri ayahku, Yong Ma. Lili dan Piko memiliki satu anak laki laki bernama Avram, Dady mu Rafa." Ava menggeser tempat duduknya lebih dekat dengan Rafa.


"Lalu? anak dari Yun Li dan Tuan Piko di mana?" tanya Rafa. "Benarkah Dad sudah memiliki seorang putri?"


"Anak Yun Li, yang perempuan ikut bersama ibunya yang dulu menyamar menjadi ibumu. Sementara anak laki laki Yun Li, aku tidak tahu ikut siapa dan apakah masih hidup atau tidak. Itu seingatku menurut cerita ayahku." Ungkap Ava. "Seingatku, Avram belum menikah, tapi aku tidak tahu banyak soal Avram karena dia tidak tinggal di Taiwan.


"Apakah Opa mengenal pria yang bernama Enzi Alexi Ortama?" tanya Rafa semakin serius.


"Kenapa Opa tidak menceritakan hal ini dari dulu?" tanya Rafa.


"Nak, dulu aku tidak tinggal di Taiwan. Aku lebih banyak tinggal di Indonesia karena aku terlibat di dunia hitam, dan aku bertemu dengan Oma mu. Perjalanan hidup kami juga tidak mudah, jadi aku tidak terlalu memikirkan masalah orang lain. Aku dapat informasi itu, dari ayahku sendiri." Kata Ava. "Apakah pertanyaanmu ada hubungannya dengan pria yang menodai ibumu?"


Rafa menganggukkan kepala, "semua kulakukan demi kesembuhan Momy."


"Apa yang membuatmu ragu? bukankah kau tahu sendiri kalau Avram pelakunya, dan kau juga pernah melalukan tes DNA bukan?" tanya Ava.


"Iya Opa, tapi bisa saja hasil tes DNA itu di palsukan Dady. Selama ini, dia membohongiku juga Momy." Ungkap Rafa.


Ava menganggukkan kepalanya, "Kau benar, Avram terlalu banyak bersandiwara dan membuat kita semua pusing." Kata Ava lagi.


"Kau benar Opa."


"Kau harus menyelidiki sendiri siapa Enzi, jika dia orang penting. Maka kau dapat melacak datanya, atau perusahaannya?" usul Ava.


"Kau benar Opa!" sahut Rafa, lalu ia beranjak pergi masuk ke dalam rumah di ikuti Ava menuju ruang kerja.


Mereka duduk di kursi lalu menyalakan layar monitor, mencari data tentang sosok Enzi. Di layar monitor terdapat nama Enzi Alexi Ortama seorang pengusaha muda dan sukses memiliki harta kekayaan tak terhingga. Beberapa perusahaan yang pria itu miliki membuat Rafa berdecak kagum.


Terdapat beberapa foto Enzi dan foto anak istri Enzi di layar monitor, alamat perusahaan dan di Negara mana pria itu tinggal. Tanpa mereka duga, ternyata Enzi tinggal di Indonesia. Dan yang membuat Rafa juga Ava terkejut adalah, foto Enzi wajahnya mirip dengan Avram. Sementara menurut informasi dari Ava, Tuan Piko hanya memiliki satu putra dari Lili dan satu putra lainnya dari wanita bernama Yun Li.


Kemudian Rafa meminta Acar untuk mencari data dan informasi mengenai alamat perusahaan dan alamat rumah Enzi. Tidak hanya itu, Rafa meminta Acar untuk mengambil beberapa foto Enzi Alexi Ortama.


***


Setelah Rafa mendapatkan beberapa foto Enzi, ia kumpulkan menjadi satu termasuk foto Livian, Miyako, ketua naga hitam pertama dan beberapa foto lainnya yang pernah bersinggungan dengan Quenby sendiri termasuk Keiko, Ava dan Karina.


Hari demi hari, minggu ke minggu. Rafa terus menunjukkan foto foto itu dan mengingatkan Quenby tentang kejadian masa lalu. Di bantu tim Dokter untuk mengetahui sejauh mana ada perubahan terhadap Quenby.


Hampir delapan bulan mereka terus berusaha dengan gigih menulihkan ingatan Quenby akhirnya membuahkan hasil. Perlahan amnesia Quenby pulih sekitar 99 persen. Itu artinya, misteri siapa Enzi dan dalang dari masalah yang mereka hadapi akan segera terungkap. Di sisi lain Rafa senang, tapi di sisi lain napsu membunuhnya semakin besar.