
BAB 57.
"Mau kah kau menjadi calon pendamping hidup ku ?? " Ucap Gilang menatap Sendu di hiasi dengan Senyuman indah nan Tulus nya.
Tangisan Anita semakin pecah, Penuh Haru dan kebahagia an.
Selama beberapa Menit mereka hanya saling Tatap dengan Penuh Haru dan keyakinan, Anita memang berniat ingin mengutarakan isi hati nya Malam ini.
Namun Apa yang Gilang Siap kan Untuk nya sungguh di Luar dugaan nya. Sebuah Candle light dinner yang sangat Romantis di Resto Mewah Pula.
Anita pun mulai Menganggukan Kepala nya pelan, tanda dia mau menerima Gilang sebagai Calon pendamping Hidup nya.
Kini Gilang yang merasa penuh dengan Haru, Gilang memakai kan Cincin Tanda Bahwa Anita kini Akan menjadi Milik nya.
Gilang Bangkit dari Posisi nya dan Mengangkat Bahu Anita Agar sejajar Berdiri dengan nya.
Anita mendongak kan Kepala nya dan mereka Pun saling Tatap dengan Mata Berkaca-kaca antara Kedua nya. Anita memalingkan Tatapan nya dan mulai memeluk Tubuh Satu sama Lain dengan Lembut, Tangan Gilang menekan lembut Tubuh Anita dan menenggelamkan Nya mendekat dalam Tubuh nya.
Tanpa Kata Tubuh kedua nya Pun sudah saling mendekat satu sama lain sehingga tidak ada jarak di antara mereka.
Rasa hangat Kini mereka rasakan Dari Tubuh mereka Masing-masing, Gilang memeluk erat Tubuh Anita dan mengecup Pangkal Rambut Anita.
Anita belum mampu berkata Apapun, Anita hanya menikmati Apa yang sedang Dia Rasakan. Sebuah pelukan kasih sayang, yang sudah lama Tidak ia Rasakan.
"Berjanji lah padaku Ann !! Apa pun Rintangan Di depan, kamu Harus Kuat !! dan kamu harus menguatkan aku Ann !! Hingga Aku akan benar-benar menjadi kan mu Milik ku seutuh nya !! " Ucap Gilang Lirih sambil mengecup Pengkal Rambut Anita.
"Aku hanya Wanita biasa Lang, Aku bukan Wanita Sempurna !! Aku Banyak kekurangan, Tapi Walau oun Begitu. Aku mempunyai ke ingginan yang Besar mulai Detik ini. " Ucap Anita sambil mendongak kan kembali Kepala nya. " Keinginan Untuk selalu Bersama mu Lang, Apa pun yang Terjadi. " Ucap Anita Meyakin kan Diri Gilang.
Gilang Melihat Ke sungguhan dalam Mata Anita, Gilang dan Anita Membiarkan Tatapan Itu Selama Beberapa Detik.
Hingga Akhir nya Tatapan Itu Saling menuntut. Sehingga Wajah Gilang terus mendekat Pada Sumber Tatapan Itu, Anita yang mengerti dan menginginkan nya langsung memejamkan Mata nya.
Dengan Lambat namun Pasti Kini kedua nya Sedang merasakan Deruan Nafas yang semakin terdengar Jelas.
Anita sudah menerima sentuhan hangat dari Bibir Gilang, Kini Sentuhan Antara kedua nya semakin menuntut, Dengan Cepat Anita membuka Mulut nya dan Gilang Mulai Mengabsen dengan Lembut ke dalam Rongga Mulut Anita, Begitu Pun Anita. Tanpa Di Tuntun Anita pun melakukan Hal yang sama Saat Bibir Mereka saling bertautan.
Mereka Terus bertukar saliva dengan Panas nya, Semakin Lama Sentuhan itu Menjadi Sentuhan Yang semakin menuntut lebih satu sama Lain nya.
Gilang Pria Normal dan Anita Wanita yang sudah berpengalaman, Sehingga Anita Dan Gilang Pun Ingin merasakan Sentuhan lebih.
Saat Gilang menyadari Anita memerlukan Asupan Oksigen, Gilang mulai melepaskan Tautan Bibir nya. Dan Kini Bibir Anta sedikit mengembang karna Permainan Panas itu.
Mereka saling Tatap Menatap, Menahan Rasa Yang sudah saling menuntut Satu sama Lain nya. Deruan Nafas Gilang semakin memanas. Kala Gilang melihat Gundukan Milik Anita yang sedikit terlihat karna Anita Memakai Mini dress dengan Kerah berbentuk V.
Anita yang mengerti Akan Arti tatapan Gilang, Langsung memeluk kembali Tubuh Laki-laki yang sangat Ia cintai sekarang ini.
"Tahan Sayang ... Kita harus Bisa mengontrol Hasrat kita Masing-masing !! " Ucap Anita. berusaha meredam Hasrat yang sudah bergejolak dari dalam Tubuh nya.
Gilang yang merasakan Pelukan Erat dari Tubuh Anita semakin Eungap Rasa nya, Terutama Untuk Junior nya. Junior Gilang Sudah mulai Merasakan Sesak dan Ingin segera memuntahkan Lahar nya saat itu Juga.
Namun Gilang pun harus Bisa menahan Hasrat nya sama seperti yang di lakukan oleh Anita.
"Iya Sayang ... Aku akan menahan nya !! Sampai Kita berada di waktu yang Pas, dimana Waktu itu akan mengikat Kita dalam sebuah Hubungan yang Harus menuntut kamu Untuk memberikan Semua Hak Ku itu !! " Jawab Gilang Lembut.
Anita oun menganggukan Kepala nya, dan berharap Waktu itu akan segera Tiba.
Tidak Di Pungkiri Area Sensitif Anita Pun sudah Rindu Akan sentuhan Benda Itu.
Apalagi Anita seorang Janda, Tentu saja Dia Sudah pernah Merasakan Nikmat Nya Saling menuntut itu. Namun Anita harus menahan nya dan menyetujui Perkataan Gilang.
Meskipun sebenar nya Gilang Dan Anita tidak Yakin bahwa mereka Bisa menahan nya sampai Waktu itu datang yang entah kapan Waktu itu akan datang, Entah cepat atau lambat yang Pasti mereka Akan menunggu nya.
Gilang dan Anita pun sepakat Untuk menyudahi Adegan yang berhasil membangkitkan Hasrat dalam Diri ke dua nya.
Anita melihat ke arah Jari manis nya, Terlihat Sebuah Logam menghiasi Jari Manis nya itu.
Sangat Indah Dan Pas di jari Manis nya.
"Apa kau suka sayang ?? " Tanya Gilang sambil meraih Tangan Anita dan mengecup nya.
Anita tersenyum bahagia Pada Gilang, " Terima kasih Sayang !! Kamu sudah menyiram sebuah Perasaan yang sudah lama Mati dari Akar nya, dan Kini kau telah membuat nya Tumbuh kembali. " Ucap Anita penuh kebahagia an.
Degg !!!!!
Gilang Tiba-tiba teringat akan Masalah Hidup yang sedang Ia hadapi Saat ini. Gilang ingin sekali bercerita pada Anita. Namun Gilang tak sampai hati merusak suasana Bahagia ini.
Gilang pun mengurungkan Niat nya untuk bercerita sambil mencari waktu yang Pas.
Gilang dan Anita Kini sedang menikmati Makan Malam yang Sangat Lezat.
Tidak Ada Kata yang Terucap, Hanya sebuah Senyuman kebahagian Yang keluar dari Raut wajah mereka Masing-masing.
Sebuah Suasana yang Berharap Tidak akan Usai dengan waktu yang cepat.
"Benar kata Gilang, Aku Pasti tidak akan Mau mau melangkah kan kaki ku untuk meninggalkan Tempat ini, sampai kapan Pun aku akan Tetap mengingat Tempat ini, tempat dimana Aku merasakan Sebuah Kebahagiaan yang belum aku dapat kan Dari siapa pun !! " Gumam Anita dalam hati nya.
"Oh Iya Sayang, Apa kamu Sudah atur Untuk Rencana Ke Rumah sakit ?? Untuk mengecek Kesehatan kamu dan juga Nara ?? " Tanya Gilang dengan Santai.
"Sudah Sayang ... Aku sudah Mengatur nya. kebetulan besok hari Sabtu dan aku Libur kerja, jadi Besok aku memutus kan Untuk Ke Rumah sakit bersama Nara !! " Jawab Anita berubah menjadi Cemas.
Gilang langsung memegang Tangan Anita dan menatap Anita dengan Sebuah Tatapan Syahdu.
"Tenang Lah sayang, Apa Pun yang terjadi aku akan selalu ada Untuk mu dan Juga Nara !! " Ucao Gilang pada Anita.
Anita kembali bergelut dalam Pikiran ya.
"Jika aku terjangkit, Aku pasti akan menjauhi mu lang !! " Gumam Anita dalam hati nya.
Anita Tiba-tiba mengingat kebelakang saat diri nya masih bersama Rey, dalam Usia Kandungan nya 3/4 bulan pun, Rey sudah menunjukan Sifat yang Dingin dan Aneh. jadi Rey sudah Jarang menyentuh Tubuh nya Anita.
Walau pun Rey melakukan nya Rey selalu menggunakan Pengaman, Rey selalu memberikan alasan tidak masuk akal saat Anita mencoba bertanya kenapa Rey selalu menggunakan pengaman saat melakukan Hubungan Suami Istri.
Dan Anita pun tidak mempermasalah kan itu dan tidak berpikir Jelek pada Suami nya.
Anita hanya berpikir jika saat Itu Rey Tidak nyaman saat melihat perubahan Tubuh Anita yang sedang mengandung.
"Ah sudah lah Nanti saja aku lanjut kan di rumah Untuk Mengingat Masa-masa itu saat bersama Rey. " Umpat Anita pada Diri nya sendiri.
Kini Anita kembali Fokus pada Sosok Laki-laki yang sedang ada di hadapan nya itu, yang sedang mengelus Punggung tangan nya dengan Lembut.
"Baik lah besok jam 9 kamu Siap-siap ya ?? Aku akan menjemput mu dengan Nara !! " Ucap Gilang pada Anita.
"Apa benar kamu akan mengantar ku ?? Apa tidak merepot kan ?? Kamu kan harus Ngojek Sayang !! " Ucap Anita Tidak enak.
"Ya Ampun Ann, kenapa kamu Belum Mengerti juga sih, aku itu siapa !! " Gumam Gilang dalam Hati nya.
"Simpan lah dulu Pikiran Mu Tentang Aku sebagai Tukang Ojeg, Berpikir lah kalau Calon Suami mu ini seorang Pengusaha kaya raya. !! Umpat Gilang pada Anita.
"Hay ... Tuan, kenapa kau menyuruh ku Untuk berkhayal Sangat Tinggi sekali sih ?? Mau kamu jadi Tukang Sampah pun , aku akan tetap memiliki Perasaan yang sama terhadap mu !! " Jawab Anita berhasil menyentuh hati Gilang
Kini Gilang semakin Yakin, Anita lah Orang yang selama ini cari, untuk menggantika Glen di hati nya.