Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Sudah Runtuh


BAB 21.


Note : Gambar di bawah hanya merupakan Visual nya saja menurut author, Mohon Maaf apabila ada yang tidak berkenan. semua nya hanyalah, sebuah pandangan semata.


jangan lupa Vote, coment and Like nya ya ( jika berkenan )



Anita


.



Rey



Babang Gojek Gilang.



Lisa


...Mohon Maaf apabila ada yang tidak berkenan....


...****************...


Anita Masih Ambruk di lantai dengan memegang Tangan nya yang terasa sakit, karna benturan yang di perbuat Rey pada nya.


Rey semakin Naik Pitam, Rey langsung membangunkan Tubuh Anita dan Ingin menamparnya karna menurut Rey itu sangat keterlaluan, Tanpa Ia sadari Perbuatan nya lebih keterlaluan pada Anita. " Gila Kamu. " Teriak Rey


Saat Rey sudah siap melayangkan Cap 5 jari nya di pipi Anita, dengan Cepat Gilang menahan nya. Amarah Rey Semakin meningkat saat itu. Namun Amarah nya kini Menuju pada Gilang.


Dengan Lolos Rey mendaratkan Bogem nya di perut Gilang, hingga Gilang Mundur 3 langkah dari Pertahanan nya.


"Siapa kau Hah ?? Berani nya kau menyentuh Istri ku Anj***. " Teriak Rey pada Gilang, dan hendak memukul nya lagi.


Izal yang menyaksikan Kemarahan Rey langsung teriak, "Rey Dia pemilik Kos'n ini. " Namun Rey tidak mem perdulikan Suara Izal.


Rey Hendak memukul Gilang kembali, Namun terhalang oleh Tubuh Anita yang Tiba-tiba berdiri di depan Tubuh Gilang.


"Bekkk .... !!! "


Pukulan itu mendarat di pipi Anita, Tubuh Anita pun Roboh namun Gilang dengan cepat menahan Tubuh Anita, betapa terkejut nya Gilang setelah mendapati Pipi Anita sudah lebam dengan Darah keluar dari Bibir Anita.


Anita menjauhkan Tubuh nya dari Pelukan Gilang. Dan langsung berdiri dan menghampiri Rey yang syok karna Orang yang ia pukul adalah Istri nya.


"Puas Kamu, Baji***n !! Ayo pukul lagi, Ayo !! " Teriak Anita pada Rey sambil menyodorkan Muka nya di hadapan Rey.


Anita menatap Rey dengan segala kebencian, yang di wakilkan dengan Air mata yang memenuhi mata nya, "Kenapa ?? Apa kamu masih belum jelas melihat Wajah ku Ini, Hah !! Lihat ... Lihat*** Wajah ku ini yang selalu Tulus dan sayang Terhadap diri mu, Dari dulu !! Lihat Wajah Ku ini yang selalu menga***lah, meskipun itu sangat Berat !! Lihat wajah ku ini, Yang selalu sabar menunggu kedatangan diri mu !! Lihat wajah ku ini, yang selalu Memperhatikan mu, dari mulai kamu Bangun tidur sampai kamu tertidur kembali !! Lihat wajah ku ini yang selalu memperlihatkan Senyuman nya, walau pun hati nya tersakiti !! Dan sekarang Kamu Lihat Luka di wajah ku Ini, ini tidak seberapa sakit nya Re******y di banding kan Permainan Gila yang kamu lakukan dengan Anji** peliharaan mu itu di belakang ku. " Teriak Anita histeris sambil mendorong-dorong tubuh Rey dengan kasar. Hingga mentok di sebuah Tembok.


Anita semakin mengeraskan suara nya, "Kamu Bilang aku keterlauan, kamu bilang aku Gila, Hah !! Ya memang aku sudah Gila sehingga aku mudah di bodohi oleh Laki-laki sebejad kamu !! Gila Mana kau dengan Ku, Hah ??.


Rey mencoba menenangkan Anita dengan mencoba memeluk tubuh Anita, Namun Anita bersi keras menolak nya,


Anita melihat ke sisi sudut, yang terdapat seorang wanita yang hanya memakai Pakaian Mini, dengan Rambut yang tak ber aturan.


Anita menghampiri Peliharaan Nya Rey. Dengan Sekuat tenaga Anita menarik Rambut Lisa dan membawa nya kehadapan Rey, dan membuang nya tepat di depan Rey dan mengenai Tubuh nya Rey.


"Ini ... ini yang di sebut dengan Peliharaan, Hah !! Kamu benar dia seperti Anjing Betina yang siap mengambil apa pun, meskipun itu milik Orang Lain !! Dasar Jala**, " Anita semakin menjadi-jadi, Namun Air mata tak henti menggalir dari mata nya, seakan tidak ada habis nya.


"Hey wanita jala**, Ambil Pria bajingan yang ada di belakang mu itu !! saya sudah tidak sudi memelihara Peliharaan yang sudah Mandi di kubangan Sampah seperti dia, Kau sama Saja Dengan calon Mertuamu, Sama-sama Wanita MUNAFIK. " Cerca Anita pada Lisa dan yang di maksud nya adalah Ibu dari Rey.


"Anita, semakin kurang ajar kamu !! Jangan Bawa-bawa Mamah dalam Masalah ini, dia Mamah mertua mu, " Teriak Rey emosi pada Anita.


"Apa ?? Apa ?? Mamah Mertua, Ya memang dia Mamah mertua ku, Tapi itu dulu. Dari detik ini Ibu mu itu Bekas Mertua ku. Cam kan itu !! " Anita hendak mengakhiri semua kejadian di Ruangan itu, meskipun Emosi nya masih sangat besar.


"Hey Jalang. " Ucap Anita sambil menarik rambut Lisa, hingga kini wajah Lisa melihat ke arah Langit-langit atap kos'n itu, Dengan Bebas dan keras nya Anita meninggalkan jejak yang tidak akan hilang di Pipi nya Lisa.


Lisa hanya memberontak kecil, karna dari dasar nya Anita memang bukan Wanita Penghibur seperti pada umum nya, lisa hanyalah wanita pengagum Rey dan hanya ingin bermain-main hingga terjebak dalam permainan nya sendiri, hingga kejadian ini sangat membuat Lisa Syok. dan tidak bisa berbuat apa-apa.


"Gress ... !! " Anita mencakar Pipi mulus Lisa dengan 3 jari nya, Cakaran Anita seperti Goresan silet yang tembus pada bagian dalam pipi Lisa, yang membekaskan Goresan yang cukup dalam. Anita sangat Puas melihat nya.


"Aww ... " Teriak Lisa sambil menutupi luka cakaran itu dengan kedua tangan nya.


Anita sangat Puas dengan Hasil goresan di pipi nya Lisa, Anita melihat jelas begitu dalam goresan nya itu, dan Anita yakin walau pun Luka itu sembuh, Tapi tetap akan membekas di Pipi mulus nya Lisa.


Anita tertawa Lepas, "Ingat jalang, Jika kau merasakan rasa sakit pada Luka mu itu, maka ingat lah rasa sakit itu tidak seberapa perih nya dengan Luka yang kalian torehkan di hati ku ini. Dan jika luka mu sudah membaik maka ingat lah, bekas luka itu sama dengan ku, aku Pasti sembuh dalam kesakitan ini, Tapi perbuaatan Hina kalian akan tetap membekas di hati ku. Ingat Itu Manusia kotor !! " Cerca Anita sambil menunjuk ke arah Rey dan Lisa.


Saat Anita sudah Puas dengan Semua nya. Tiba-tiba Nara Menangis sejadi-jadi nya, Rey dan Anita pun berlari ke arah Sumber Suara Tangis itu.


"Na-Ra " Ucap Rey dan Anita.


"STOP REY, URUS SAJA PELIHARAAN MU ITU, DIA ANAK KU, JANGAN SENTUH ANAK KU DENGAN TANGAN KOTOR MU. " Anita menghentikan langkah Rey, Dan Anita berjalan menuju Nara dan melewati Rey yang masih terpaku.


Namun Anita menghentikan langkah nya. "Dan Rey, Ini saat nya, PERTAHANAN SEORANG ISTRI akan Ambruk dan selesai. " Ucap Anita Tanpa menengok ke arah Rey.


Duarrr ... !!


Rey tidak menyangka, Bahwa Anita telah mengucapkan perpisahan dengan secara tidak langsung, Rey tidak percaya Istri yang selalu ia anggap sebagai Wanita yang sabar, kini telah berubah menjadi Orang yang sangat tidak ia kenali.


Tubuh Rey Ambruk di tempat yang sama, Jiwa nya seakan Hilang bersamaan dengan Pergi Nya Anita di hadapan nya. Rey menyesali perbuatan nya. Ray teriak sambil memukuli kepala nya.


"Anita Istri ku, kembali lah. " Teriak Rey histeris sambil menangisi kepergian Anita dan Nara.