Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Cerita Kelam Tuan Mahesa


BAB 43. "


"Cepat, jika memang ada yang ingin kamu Tanya kan, sebelum saya berubah Pikiran !! "


Tegas Tuan Rama pada Anita yang Masih Ragu untuk mempertanyakan Sesuatu, karna takut salah bicara.


"Ma-maaf Tuan !! Emmm ... Sebenar nya Tuan Mahesa Kenapa ?? dan Apa yang terjadi sehingga Tuan Mahesa seperti ini ?? " Tanya Anita Ragu dan Takut akan Pertanyaan nya mendapat jawaban Sebuah bentakan.


Pikir Anita. "Ya sudah lah apabila saat aku mempertanyakan Hal itu, bisa membuat Tuan Rama Semakin Marah atau pun Tuan Rama sampai mecat aku, Aku mundur saja !! Lagian Aku memang Berniat untuk mengundurkan Diri !! " Gumam Anita dalam Hari nya.


"Duduk lah Anita !! " Ucap Tuan Rama, seketika memasang wajah Sendu.


Dalam Hati Anita heran, "Loh ko malah sendu seperti ini sih ?? Kemana Tuan Rama yang galak itu ?? Ini bukan Tuan Rama !! " Gerutu Anita tidak percaya dalam hati nya.


Anita menuruti Perintah Tuan Rama, untuk Duduk di Sofa Empuk, sejajar dengan Tuan Rama dan Tuan Mahesa.


"Mahesa Anak saya sebenar nya mempunyai Ke Pribadian yang Baik, Mahesa mempunyai Kekasih yang sangat ia cintai bernama Meylan, mereka saling mencintai bahkan mereka akan segera menikah, Namun kejadian Naas 4 Tahun silam, Saat mereka Hendak melakukan Sesi Fhoto Priwed di atas tebing, Mahesa tidak sengaja membalikan Tubuh nya, sehingga mengenai Meylan, dak Akhir nya Meylan Terpeleset dan Terjatuh di atas Tebing itu, Dan Akhir nya nyawa Meylan tidak tertolong, Mahesa terus di hantui Rasa bersalah nya, Karna Mahesa merasa Dia lah yang membunuh Kekasih Hati nya !! " Jelas Tuan Rama, dengan Wajah yang ia tekuk dengan rasa Pilu nya.


Anita seketika melihat wajah Tuan Mahesa, " Kita sama-sama Orang yang di tinggalkan Tuan, namun alur cerita nya saja yang berbeda !! Pantas saja, Anda Mertingkah seperti ini, dalam waktu 4 tahun pun Anda masih di hantui Rasa bersalah, Mudah-mudahan kedepan nya, Ada Wanita yang mampu menghapuskan Rasa bersalah Tuan pada Nyonya MeyLan !! " Ucap Anita Prihatin pada keadaan Tuan Mahesa.


"Tapi kenapa Tuan Rama, memberikan Tuan Mahesa Amanah untuk memegang Perusahaan sebesar ini ?? Apa Tuan Rama tidak berpikir Bahwa sikap Tuan Mahesa bisa membahayakan Reputasi Perusahaan ini !! " Dengus Anita heran dalam Hati nya, namun tidak ada keberanian untuk Anita mempertanyakan nya langsung pada Tuan Rama.


"Saya ingin Anak saya tidak ber larut dalam kesedihan nya, Dengan Waktu 4 tahun saya rasa Sudah lebih dari cukup untuk Mahesa terus menutup diri nya dari Dunia Luar !! Dan itu alasan nya mengapa saya mengembangkan Perusahaan ini pada Mahesa, Saya ingin membuat Mahesa memikirkan Perusahaan ini dengan harapan Jika Mahesa sibuk dengan Perusahaan, Mahesa bisa melupakan kejadian itu secara perlahan !! " Sambung Tuan Rama masih dengan Tatapan sendu nya.


"Hah ... Tuan Rama menjawab Pertanyaan dalam Hati ku ?? Ko biasa ?? " Umpat Anita dalam hati nya.


Anita semakin Paham dengan Masalah yang Hadir dalam keluarga Tuan Rama.


"Sa-ya Paham Tuan, saya Bisa merasakan Apa yang Tuan Rama dan Tuan Mahesa rasakan, saat ini !! " Jawab Anita dengan Ragu, takut salah Bicara seperti Biasa nya.


"Dan Oleh karna itu, saya memilih kamu sebagai sekertaris Anak saya !! Saya sudah beberapa kali mencarikan Sekertaris untuk Anka saya, namun mereka tidak Kuat mental atas Prilaku Anak saya !! Dan saya melihat kamu mempunyai kesabaran yang Besar untuk memghadapi Sikap Anak saya !! " Ujar Tuan Rama, " Dan saya Harap, kamu bisa bertahan di perusahaan saya ini !! Dan membantu Anak saya untuk mengelola perusahaan ini dengan Baik !! Berapa pun Uang yang kamu Minta akan saya penuhi Anita !! " Sambung Tuan Rama dengan keyakinan nya.


"Ya Ampun ... Demi Apa ?? Tuan Rama merendahkan diri nya di hadapan ku, dan memohon aku untuk terus menjadi sekertaris Tuan Mahesa !! Ya ampun Anita, Itu tanda nya kamu harus meng ikhlas kan jika Tuan Mahesa harus memarahi kamu setiap Hari nya !! Oh Tuhan .... Apa aku Bisa kuat menghadapi Sikap Tuan Mahesa ?? " Keluh Anita dalam hati nya.


"Bagaimana Anita !! Apa kamu sanggup ?? " Tanya Tuan Rama, dengan Suara berat dan Meninggi.


"Sa-saya Coba Tuan, tapi saya tidak bisa menjamin saya Bisa memberikan Perubahan dalam Sikap Tuan Mahesa, Tuan !! " Jawab Anita seraya menundukan kepala nya.


"Setidak nya kamu setuju akan perkataan saya, jika kamu setuju untuk terus menjadi Sekertaris Anak saya !! " Sambung Tuan Rama.


"Ta-tapi Tuan .... !! " Jawab Anita tidak merasa meng iya kan perkataan Tuan Rama.


"Saya tidak terima penolakan, Atau karir mu akan hancur, Saya bisa jamin setelah kamu ingin berhenti dari perusahaan ini, Tidak akan ada perusahaan lain yang mau menerima Kamu di mana pun itu !! Dengan Begitu kamu tidak akan bisa mencari Uang untuk kebahagian Anak kamu Nara !! " Ancam Tuan Rama.


Degg **** !!!


"Tuan Rama tau tentang kehidupan ku ?? ko Bisa ?? Jangan-jangan Tuan Rama tau Semua nya Lagi !! Aduh ... " Gerutu Anita heran dalam hati nya.


"Untuk mencari tau Tentang kehidupan seseorang, Sangat lah Kecil untuk saya. Maka berpikirlah dari Sekarang !! " Umpat Tuan Rama pada Anita.


"Ba-baik Tuan !! " Jawab Anita hanya Kata itu yang bisa keluar dari mulut nya.


"Lagi-lagi kau melakukan nya Mahes !! " Ucapan Tuan Rama, saat menyambut Tuan Mahesa setelah sadar dari Pingsan nya.


Mahesa hanya mengucek Mata nya, dan Terduduk di samping Ayah Nya.


"Sudah Lah Pah, Papah Tidak akan pernah tau betapa Sulit nya, Hidup di dalam Posisi ku saat ini !! " Tuan Mahesa membela diri nya.


Tuan Mahesa tidak merasa bersalah sama sekali.


"Sudah Cukup Mahes, sudah cukup waktu yang telah kamu Buang dengan Kesia-sia an mu itu !! itu tidak akan membuat Meylan kembali lagi !! Ingat itu !! " Ucapan keras dari Tuan Rama untuk Tuan Mahes.


"Pah ... Aku yang membunuh Meylan, Aku Pah. Jadi kalau Aku harus terus memikirkan Meylan, itu Hal yang wajar !! " Tuan Mahes terus membantah Perkataan ayah Nya.


Anita yang melihat keadaan Sedang memanas, Anita pun ingin melangkah kan kaki keluar dari Zona panas tersebut.


Saat Anita melangkah kan kaki nya perlahan, Anita merasa tidak ada yang memperhatikan nya, Namun Suara Tuan Mahes menghentikan Langkah Anita.


"Lain kali, jangan Ikut campur dalam masalah ku dan jangan So So An, jadi Pahlawan kesiangan !! " Ucap Mahes ketus tanpa memandang Anita.


Anita hanya menundukan kepala nya dan melanjutkan langkah nya keluar Ruangan itu. "Bukan nya Bilang terima kasih ke Maaf ke, Eh dasar Bule Kampret !! Ya Tuhan kenapa Aku kau libatkan Dalam Permasalahan Tuan Mahes !! " Dengus Anita sambil duduk di Kursi kerja nya.


"Kau selalu memikirkan Meylan yang sudah jelas tidak akan pernah kembali, Tapi kau tidak pernah memikirkan Tentang Papah dan Juga Ibu Mu !! Kalau Orang Tua mu sudah tidak ada, baru tau kamu !! Kau Telah di Butakan oleh Ego Mu Mahes !! kau sudah Hilang akal Sehat mu !! Sehingga pada Orang yang menolong mu saja Kau lupa Akan Rasa terima lasih mu !! " Cerca Tuan Rama pada Tuan Mahes sambil melangkah pergi meninggal kan Tuan Mahes.


Mahes hanya mengusap Muka nya kesal.


...****************...


Hy para Reader ... Mohon Maaf apabila di alur cerita nya banyak Teka Teki, Soal nya Biar Cerita Novel nya Panjang, Mudah-mudahan Bisa terus menghibur ya ?? Dan Maaf apa bila ada cerita yang melenceng atau tidak masuk Akal .. Author hanya wanita Biasa .. Hehe


O .. Iya Author mau Ganti Visual Para pemain nya. terkecuali Gilang masih tetap dengan Visual yang sama. Mudah-mudahan Suka ya !!



Mahmud Anita.



Den Gilang.



CEO Mahesa



Nara


Mohon Maaf apabila Masih tidak cocok !!!