Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Glenka kembali


BAB 48.


Sementara Anita sedang merenung sendiri di dalam Kamar nya, melihat Nara yang sudah Terlelap dalam tidur nya.


Anita terus memperhatikan Layar Hp nya, tidak ada Pesan yang masuk, entah dari sahabat atau pun dari Gilang.


Anita melihat Jam Di Tangan nya sudah hampir 3 jam, Gilang tidak memberikan kabar pada nya, semenjak kepulangan nya Tadi mengantarkan Anita ke Rumah.


"Anak itu kemana Ya ?? Ko Tumben ga ada kabar !! " Ucap Anita mulai tidak suka kalau Gilang tidak memberikan Kabar pada diri nya.


"Aduh kenapa Sih Ann ?? Jadi Gini !! Ingat Kamu Masih berduka Atas Meninggal nya Suami kamu !! Ingat Itu !! " Cerca Anita pada Diri nya sendiri.


Walau pun Tubuh Anita lelah Tapi Mata Anita tak Penah Bosan dan Lelah Untuk menatapi Benda Pipih yang berada di Nakas dekat dengan Tempat tidur nya.


"Ternya Gilang Benar-benar tidak memberikan Kabar sama sekali, apa dia beranggapan bahwa aku Benar-benar Marah Atas kejadian Di cafe itu ?? Kenapa Aku Takut kehilangan nya !! Tapi aku Ragu, Aku takut ini Terlalu cepat !! " Anita terus Beranggapan Bahwa Yang ia Rasakan Adalah Perasaan Yang belum waktu nya untuk di Ungkap kan.


Akhir nya Rasa kehilangan itu Pun kalah dengan Lelah Yang melanda Tubuh Anita, Anita terlelap Dalam Tidur nya bersama Buah hati nya.


...****************...


Sementara Di tempat Lain Gilang Baru sampai di Kota Bandung, Kota dengan Penuh kenangan. Suara Lantunan Khas kota Bandung Terdengar samar di Telinga nya


Suara Hembusan Angin, seakan Lebih menelisik ke dalam Tubuh Gilang.


Saat Tiba, Pak Joko Turun terlebih dahulu, untuk membukakan Pintu Untuk Den Gilang.


"Silah Kan Den !! " Ucap Pak Joko sopan pada Den Gilang.


"Terima kasih Pak, Pak Joko langsung Istirahat saja Ya ?? Nanti kalau urusan sudah beres, Pagi pun kita akan kembali ke jakarta !! " Sambung Gilang, sambil menepuk Pundak Pak Joko.


"Baik Den, Semoga semua nya Baik-baik saja Den, Antara Aden dan Tuan Besar !! " Doa Pak Joko pada Gilang


"Semua nya akan Baik-baik saja Pak !! " Ucap Gilang meyakinkan Pak Joko.


Gilang Mulai memasuki Rumah nya, Rumah Yang Megah Nan mewah, Terdapat 10 Pilar berukuran Besar di depan Rumah Gilang, Rumah Itu mempunyai 3 Lantai, dengan Aksen yang sangat Elegan Nan Classic.


Saat Gilang Masuk menuju Ruangan Utama, Gilang sudah Di sambut Oleh Orang Tua nya dan Glenka Di dampingi Oleh kedua Orang tua nya.


"Ada Glenka Pasti ada Masalah !! " Gumam Gilang dalam Hati nya, saat hendak mendekat pada Kedua Orang Tua nya.


Glenka adalah Kekasih Gilang, sebelum Gilang Bertemu dengan Anita. Gilang terlebih dahulu menjalin Kisah Percintaan nya Dengan Glenka, Gilang sangat Mencintai Glenka saat itu, Namun Sebuah Cinta yang Tulus Dari Gilang telah di Sia-sia kan oleh Glenka.


Gilang Sangat menjaga Sekali Glenka Sebagai calon Istri nya Kelak, Hingga Gilang tidak pernah menyentuh Glenka sedikit pun Apa lagi sampai Mencium Bibir nya, Gilang sangat menjaga itu.


Glenka Saat itu di hadapi oleh dua Pilihan, Glenka Ingin melanjutkan Pendidikan nya di Institut Ternama Di Luar Negri yaitu lebih tepat nya di Negara Jerman.


Namun Saat itu pun Gilang Sangat keberatan Apa bila Harus Berhubungan Jarak jauh dengan Glenka, Karna Gilang sangat tidak Bisa jauh dari Glenka.


Glenka Terpaksa Tidak menuruti kemauan Gilang, untuk tidak mengenyam Pendidikan nya di Jerman, Glenka Meninggalkan Gilang dan Pergi untuk melanjutkan Pendidikan nya di sana.


Glenka Tidak mau memutuskan Hubungan nya dengan Gilang, karna Glenka pun sangat mencintai Gilang.


Gilang sempat terpuruk karna kepergian Glenka, selama 6,5 thn lama nya dan Akhir nya Gilang memutuskan Untuk Pergi Ke Jakarta, sebagai Driver Ojek, yang menurut nya itu adalah sebuah tantangan yang harus ia taklukan. Hingga Akhir nya Gilang bertemu dengan Anita yang memberikan nya kesan Manis berupa sebuah ciuman Panas.


Tapi Saat Glenka Kembali, Glenka mendapati Gilang Sudah berubah pada diri nya. Gilang Sudah tidak mau menerima Glenka kembali.


Glenka Tidak menyerah Atas Penolakan Gilang, Glenka menemui Gilang di Rumah nya yang di jakarta saat itu, Namun Gilang tetap menghindar dari Glenka.


Gilang Tidak mau kalau Orang tua nya tau bahwa Glenka mengunjungi nya di Jakarta, Hingga Gilang saat itu meminta Pak Joko untuk tidak Memberitahukan Pada Kedua Orang Tua nya Saat Pak Joko mendengar suara Wanita di dalam Rumah nya itu.


Walau pun sebanar nya Pak Joko Tidak tau Suara itu Suara Siapa.


Kini Gilang harus melawan Orang Tua nya, untuk Bisa menolak Glenka dalam kehidupan nya.


Namun Sayang itu tidak semudah di bayangkan, Glenka Berhasil Merebut hati kedua Orang tua nya Gilang, Sehingga Gilang Di Tuntut oleh ka dua Orang Tua nya untuk segera menikahi Glenka.


Gilang tetap menolak Pernikahan itu, Karna Gilang Kecewa pada Glenka, Menyiksa nya dengan Waktu Selama 6,5 Tahun.


"Hay Nak !! Kamu Memang Anak kesayangan Papah !! Kamu selalu Nurut sama Papah !! " Ucap Pak Guruh ayah Nya Gilang sambil memeluk Bangga pada Gilang.


Gilang hanya terseyum, saat memeluk Ayah dan Ibu nya.


"Mamah kangen Sama Kamu Nak !! " Ucap Ibu Mayang, Ibu dari Gilang.


"Iya Mah, gilang Juga kangen sama Mamah !! " Jawab Gilang pada Ibu nya.


Mereka ber enam Pun mengobrol Dalam Satu Ruangan, dimana Di sana Ada keluarga Gilang, Dan Kedua Orang Tua Glenka.


"Kamu pasti mengerti Lang, Kenapa Papah manggil mu Kesini !! " Ucap Pak Guruh dengan Suara berat nya.


"Ini Pasti ada Hubungan nya dengan Glenka kan Pah ?? " Tebakan Gilang pada Ayah ny, membuat Semua Mata memancarkan kebahagiaan nya. Tapi tidak pada Gilang.


"Kamu Anak Pintar Nak, Coba Lihat wajah kekasih Mu, Wajah Glenka menjadi memerah merona !! hahahahaha " Gelak tawa pun mewarnai kedua keluarga itu, tapi Tidak pada Gilang.


"Pah aku lelah, Aku mau Istirahat !! " Ucap Gilang pada Ayah nya.


"Sebelum kamu Istirahat, Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan pada mu Lang, Tolong beri aku waktu untuk menyampaikan nya !! " Ucap Glenka lembut pada Gilang.


"Ayo lah Nak, ajak Glenka ke taman terlebih dahulu. Kalian kan Udah lama Tidak mengobrol, Ayo Nak !! " Seru Pak Guruh pada Gilang.


"Ya Sudah Ayo !! " Jawab Gilang Dengan Nada Datar nya.


Gilang dan Glenka Pun berjalan menuju Sebuah taman di Halaman Rumah nya.


Gilang mengehentikan Langkah nya dan Duduk di sebuah Kursi taman. di ikuti oleh Glenka.


Saat Gilang duduk, Glenka Pun duduk di sebelah Gilang.


"Lang, Aku tau aku salah !! Aku selama ini meninggalkan Kamu !! Dan Maaf Selama ini aku jarang ngabarin kamu !! sekali pun aku menghubungi kamu, Nomor kamu susah Untuk di Hubungin. Tapi lihat aku sekarang Lang, Aku sudah mempunyai Gelar Dokter !! " Ucap Anita senang memeluk Tubuh Gilang.


"Aku tidak Butuh gelar mu Itu Glen, Tapi Sungguh Aku Tidak Bisa menerima Pernikahan ini. " Jawab Gilang tanpa melihat ke arah Glenka.


"Apa alasan nya Lang ?? waktu di Jakarta kau Tega membiarkan aku !! Sekarang kamu Tega menolak Pernikahan ini !! Kita ini Masih Pasangan kekasih Loh Lang, selama Aku si Jerman, aku selalu mengingat mu Lang !! Apa kamu mempunyai Hubungan dengan Wanita lain lang ?? " Ucap Glenka kecewa dan menangis di hadapan Gilang.


Tegg .... !! Tiba-tiba Gilang mengingat Anita.


"Aku pun masih ragu Glen, Apahkah Anita mencintai ku juga ?? Jika Ia berarti kami memang saling mencintai. " Gumam Gilang dalam Hati nya.


Glenka yang melihat Gilang hanya Terdiam, Langsung tersedu-sedu menangis.


Gilang tanpa perduli meninggalkan Glenka.


"Itu lah yang aku Rasakan Dulu Glen, dimana kamu tidak perduli sama sekali pada ku. walau pun aku sudah memohon pada mu untuk Tidak Pergi, tapi kamu tetap pergi Glen. " Ucap Gilang sambil melangkahkan kaki nya menjauh dari Glenka.


...****************...


Hy .. Para Reader Baik Hati, terima kasih atas dukungan nya selama ini. Jangan Lupa Coment, Like anda Vote ya jika tidak keberatan.


Mohon Maaf apa bila banyak kekurangan dan kesalahan.


Terima kasih.