
BAB 66.
"Ini semua Tidak Gratis sayang, kau harus membayar nya saat Nanti malam !! " Ucap Gilang Pelan, namun dapat di dengar oleh Anita.
Anita seketika menjulurkan Lidah nya pada Gilang, Hingga Gilang di Buat tertawa Oleh nya.
Gilang semakin Tak sabar menantikan Malam Itu, Yang Tinggal Beberapa Jam Lagi.
Setiba nya Gilang Di dalam Rumah nya, Langsung menyambar Handuk, dan langsung masuk ke dalam Kamar mandi nya.
Gilang akan bersiap, karna waktu sudah Menunjukan Pukul 6 Sore. 1 jam lagi Gilang harus tampil mempesona saat bertemu Menjemput Pujaan hati nya.
Begitu pun dengan Anita, Anita sudah meminta ijin pada kedua Orang tua nya, Untuk keluar makan malam bersama Teman nya.
Dan Anita pun mendapat kan Ijin dengan Cepet, Tak Lupa Anita terlebih dahuku bermain dengan Nara. dan Meminta ijin pula pada nya
Nara yang Masih Tidak mengerti Apa-apa hanya tersenyum Pada Anita.
Anita Bersiap, tampil sebeda Mungkin. Anita memilah dan Memilih pakaian Apa yang akan Dia kenakan.
Anita sangat Bingung Ingin sekali mengenakan Mini Dress Namun Anita mengingat Gilang kan Pakai Motor, mana Mungkin menggunakan Mini Dress saat menaiki motor.
Tiba-tiba Hp Anita berbunyi tanda ada Pesan Masuk.
"Pakai lah pakaian yang kau Mau !! Aku akan menjemput mu dengan Mobil, Karna Cuaca Tidak mendukung kalau menggunakan Motor !! " Isi Pesan Gilang pada Anita,
"Kau tau saja apa yang akau Mau Lang. " ucap Anita sambil tersenyum, Dengan Sumringah Anita menyambar sebuah Mini Dress berwarna Abu, dengan Aksen Renda di Lingkaran Pinggang nya. dan Model Kerah V-neck, Sehingga memberi ketegasan Di Tubuh Anita.
Dengan Gaya rambut di urai sedikit kerli bagian bawah nya, dan Di bagian Tengah di berikan Aksen seperti terikat.
Sangat sederhana namun Menawan.
"Kalau akau salah Costum bagai mana ?? Kan aku gak tau Gilang akan membawa ku Dinner kemana dan di tempat seperti apa !! " Pikir Anita pada Gilang.
Tiba-tiba Handphone Anita Berdering.
Anita langsung mengangkat nya. Ternyata yang Tlp adalah Gilang, Dia mengabarkan Bahwa diri nya sudah ada di dekat Rumah nya.
Gilang memberikan penawaran, Jika Gilang Ingin sekali Menjemput Anita di Depan Orang Tua nya, Namun Anita tidak mengijinkan kan Gilang, Menurut Anita ini Bukan Waktu yang Pas Untuk Gilang mengenal kan diri nya, Lada kedua Orang Tua Anita.
Anita Dengan Anggun nya keluar dari kamar dan menuruni Anak Tangga, Anita kelihatan sangat cantik sekali, walau pun semua yang Ia kanakan Bis adi bilang sangat sederhana.
Jauh dari kesan Gerjreng atau pun mewah.
Anita mulai keluar menunjukan jati diri nya.
Gilang yang menatap Anita di Dalam Mobil langsung terpana, saat melihat Lekuk Tubuh dan wajah Anita yang begitu membuat nya Mabuk kepayang.
Gilang langsung keluar dari dalam Mobil nya, menyambut Sang Pujaan hati.
Anita yang berjalan hendak melewati Pagar Besi Rumah nya, seketika menghentikan Langkah nya.
Anita Tidak Percaya akan Tamlilan Gilang yang begitu memukau, Gilang yang menggunakan Aplikasi kaos Strite warna Putih dengan jas semi formal warna Abu, Crop pants warna Navy, dan sepatu loafer warna Hitam. dan tak lupa Gilang memakai Ikat Pinggang hitam berlambang G di tengah nya.
Anita tersenyum pada Gilang, saat Gilang menjulurkan Tangan nya pada Anita, Anita dengan Malu-malu Menyambuy uluran tangab Gilang.
Gilang menarik Anita untuk segera masuk ke dalam Mobil mewah nya. Anita tidak sempat berpikir Mobil siapa kah Yang Gilang Pakai.
Anita hanya berpikir, Bagai mana Kalau Jantung nya Lepas karna Gerakan Hati dan jantung nya semakin tak ber aturan saat ini. Apa lagi saat Gilang menatap diri nya dengan senyuman Khas nya. membuat Hati Anita Ingin sekali Loncat dari Tempat asal nya.
"Kamu Cantik sekali Ann !! " Puji Gilang pada Anita.
"Ist ... Sudah Lah Lang, jangan Terlalu memuji ku, Semakin kamu memuji ku semakin Tidak betah pula aku ada di hadapan mu Lang !! " Dengus Anita pada Gilang.
"Kau itu Aneh, Di Puji ko malah gak Suka !! " Ucap Gilang sambil melajukan Mobil mewah nya.
"Ketempat yang belum kamu datengin, dimana tempat itu, kamu akan merasa enggan Untuk Pulang !! " jawab Gilang dengan percaya diri.
Anita menatap Gilang, sambil mengubah Posisi duduk nya. " Coba aja kalau Bisa !! Lagian bagaimana aku tidak Ingin pulang, kalau pikitan ku saja ada bersama Nara di Rumah !! " Ungkap Anita meremeh kan Gilang.
"Kita Lihat saja Nanti Nona !! " Balas Gulang sambil meraih tangan Anita, dan mengecup Punggung Tangan Anita.
Anita tidak berkutik sedikitpun dari tempat nya. Anita kaget akan Sikap Gilang yang Baru saja ia lakukan.
Perasaan kali ini Beda, Beda saat Anita mencium dengan Penuh Nafsu saat di Kos't waktu itu.
Kali Ini Anita merasakan Bahwa diri nya Nyaman akan sikap Gilang pada nya.
"Hey Nona, Tangan Anda kenapa Ko masih di Posisi itu ?? Apa gak Pegal Terus-terusan di angkat seperti itu, Hah ?? " Ejek Gilang sambil tertawa Lepas.
Anita yang dari tadi Tenggelam dalam Imajinasi nya, Sampai Lupa Kalau Tangan nya masih dalam Posisi saat Gilang menganggkat dan mencium nya, Padahal Gilang sudah melepaskan Genggaman nya.
"Ist kau Ini !! Diam Lah jangan menertawakan Ku seperti itu, Lagian Kamu main Cium-cium aja !! " Umpat Anita kesal pada Gilang.
"Kesal tapi Suka !! Hahahahaha !! " Ujar Gilang menggoda Anita.
"Kita sudah sampai Nona !! Semoga kamu Suka ya Ann dengan Tempat nya ?? " Ucap Gilang sebelum Turun dari Mobil, dan menatap penuh harap, akan Anita menyukai tempat nya.
"Lang ini tuh tempat mewah, Jangan berlebiham seperti ini Lang, Kita bisa makan Di tempat Biasa ko !! Yu putar balik aja. " Ujar Anita, sambil menatap sendu pada Gilang.
Gilang Tidak menghirau kan Ucapan Anita, Gilang dengan cepat turun dari Mobil nya, Namun pada saat Anita melihat Gilang sedang di sapa Oleh Orang Ber jas Rapih, Anita Heran.
" Kenapa Orang itu sangat sopan pada Gilang, Aku lihat Orang utu bukan petugas ke amanan atau pun Pelayan Resto ini. Tapi seperti pemilik Resto ini !! " Gumam Anita dalam jati nya.
Saat Anita Bergelut dengan Pikiran nya, Tiba-tiba Pintu samping Mobil tempat Anita duduk Terbuka, Dan di balik pintu itu. Ada Sesosok Laki-laki yang begitu Tampan Nan Gagah Penuh karisma dan kehangatan.
"Sialah kan Nona ... " Ucap Gilang Mengulurkab Tangan nya pada Anita Lembut.
Anita menatap Gilang dengan penuh ke kaguman nya.
Anita di Tuntun oleh Gilang menuju Ruangan Khusus dimana Di tempat itulah Sepasang Manusia akan mengeluarkan Isi hati nya Masing-masing.
"Ya Ampun ... Indah sekali !! " Anita sampai berkaca-kaca tak Percaya, melihat Keindahan yang begitu Istimewa di depan mata nya.
Sungguh Anita baru kali ini di perlakukan seperti seorang Layak nya Permaisuri yang akan Di Sunting oleh pangeran nya.
Gilang melihat Senyuman bahagia pada Raut wajah Anita.
Gilang pun kembali melangkahkan Kaki nya dan menarik Anita Dengan lembut, Untuk duduk di Kursi yang sudah di sediakan, untuk sepasang Muda-mudi yang sedang Di mabukan Oleh rasa Cinta.
"Lang kenapa Harus sampai seperti ini Sih ?? Apa ini tidak berlebihan ?? " Ucap Anita haru, sambil melihat ke sekitar tempat duduk nya
Diman Tempat Itu berada si Ruangan Terbuka, di lantai Atas, dengan Nuansa Romantis di balut dengan Hiasan yang Indah, sehingga Siapa Pun yang berada di sana akan Betah dan tak Ingin Beranjak pergi sedikit pun dari tempat itu.
"Aku persiap kan semua ini demi kamu Ann, Ini tidak seberapa, di banding kan Rasa cinta ku yang Tulus terhadap mu. " Ucap Gilang lembut dan menatap Anita dengan Dalam, Penuh dengan kasih sanyang.
Anita membekap mukut nya tidak Percaya, Hingga Linangan Air mat lolos begitu saja melintas Di Pipi nya.
Gilang yang melihat Anita menangis bahagia, Kini gilang memulai niat nya Pada Anita, Gilang berdiri dari tempat Duduk nya dan Berjalan Melangkah ke depan Anita.
Anita yang sedang Duduk, semakin di buat Gugup, saat Tubuh Gilang berada dekat di hadapan nya.
Gilang mencongkok kan Tubuh nya di hadapan Anita dan meraih Benda Mungil di dalam saku jas nya, setelah benda itu di dapat Gilang menyodorkan nya pada Anita.
"Mau kah kau menjadi calon pendamping hidup ku ?? " Ucap Gilang menatap Sendu di hiasi dengan Senyuman indah nan Tulus nya.
Tangisan Anita semakin pecah, Penuh Haru dan kebahagia an.