Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Tamu tak di undang.


BAB 32.


Anita tidak melakukan Aktifitas lain nya, selain Bermain dengan Nara, mengigat hari esok adalah hari pertama nya kerja kembali. Sedih rasa nya mengingat kalau Anita harus meninggalkan Nara beberapa Jam saja.


Namun itu harus di lakukan, demi Masa depan nya dan masa Depan Nara juga.


Ibu Yuli sangat Bahagia, karna Kini kelurga Inti nya sudah berkumpul kembali, apalagi sekarang di tambah anggota baru yaitu Putri kecil Nara. meskipun di balik kebahagian itu ada Luka tersirat di Hati Anita.


Hari demi Hari Anita semakin menikmati kesendirian nya, Bahkan Anita terlihat lebih Fress di banding Masih Bersama Dengan Rey.


Wajah dan Tubuh Anita semakin terurus.


Tiba-tiba Bell Rumah Anita berbunyi, Tanda ada yang datang.


"Biar Mamah saja Nak yang Lihat, siapa yang datang !! " Ucap Ibu Yuli sambil meletakan Majalah yang ia baca di atas meca nya.


Ibu Yuli berjalan Menuju Pintu Rumah nya, Ibu Yuli membukakan Pintu Rumah nya dengan Sejuta pemasaran Siapa Pria yang berdiri di depan Pintu itu, Karna sebelum Ibu Yuli membukakan Pintu nya, Ibu Yuli sudah melihat nya terlebih dahulu di balik jendela nya yang berada di sebelah Pintu rumah nya.


" Sore Tante ?? Apa kedatangan saya mengganggu ?? " Ucap Laki-laki yang berdiri di hadapan IBu Yuli, dengan Pakaian yang Rapih namun santai, laki-laki itu menyapa Ibu Yuli dengan Sopan.


"Sore, Siapa Ya ?? " Tanya Ibu Yuli sebelum mempersilahkan Laki-laki yang Asing itu di persilahkan Masuk ke dalam Rumah nya.


"Saya Gilang Tan, saya teman dari Anita. Apa Anita nya Ada ?? " Ucap Gilang lembut, ini adalah salah satu Trik merebut Hati Calon mertua Yakin akan Kebaikan Gilang.


"A-anita, Ada !! Sebentar saya Panggil kan dulu, silahkan Masuk Nak !! " Ucap Ibu Yuli masih memasang wajah datar nya.


"Siapa dia ?? Anita ko gak cerita kalau mau ada teman Laki-laki nya kerumah, Kalau Ada Papah pasti Rame. " Gumam Ibu Yuli dalam Hati nya, berjalan menuju Anita yang masih Asyik bermain dengan Nara.


"Ann, di depan Ada Orang yang cari kamu. Apa kamu menyuruh nya untuk datang ke sini ?? Jangan Bikin Papah jadi Marah Nak. Ingat kamu dalam Proses persidangan !! " Ujar Ibu Yuli sedikit kesal pada Anita.


"Loh, Aku gak suruh siapa pun datang kesini Mah, Emang siapa yang datang ?? " Tanya Balik Anita.


"Kamu liat aja sendiri, Pastiin Sebelum Papah Pulang Dia sudah tidak ada di sini ya Nak, Mamah gak mau ada keributan !! " Jawab Ibu Yuli, memberi Peringatan Pada Anita.


Anita tanpa Bertanya Lagi langsung Lari menuju Ruang Tamu nya.


"Loh, Gilang ?? " Seru Anita heran Ternyata Gilang yang datang, Anita sangat Tidak menyangka Itu adalah Gilang, Gilang yang dia tau adalah Driver Gojeg. Kini Gilang seperti Pangeran yang berwajah sangat tampan, Nan Gagah.


"Ann ?? " Sapa Gilang Pada Anita dengan Senyuman yang berjuta Karisma itu.


"Ada apa Lang ?? " Tanya Anita, heran akan kedatangan Gilang yang mendadak.


"Apa aku mengganggu Kamu Ann ?? " Tanya Gilang khawatir, karna Gilang melihat Anita sangat tidak senang akan kedatangan nya.


"Ti-tida Lang. " Anita pun duduk berhadapan dengan Gilang, Namun Berbeda Sofa.


"Maksud kamu ?? Apa itu tentang diri ku lang ?? " Tanya Anita memasang wajah penasaran akan hal yang akan gilang kata kan.


"Ist ... kamu ini Ann, ya iyalah tentang kamu !! makanya aku datang kesini !! kalo yang mengganggu pikiran aku Mak erot, Ya pasti aku datang nya ke Ma erot bukan ke rumah kamu !! " Jawab Gilang datar.


"Hahahahahahaha, Ngapain lang Ke Mak Erot ?? Apa punya kamu Kurang Panjang Lang apa kurang Gede, Hahahahaha " Ucap Anita Bar-bar.


Gilang yang mengerti ucapan Anita itu tertuju kemana, seketika Barang satu-satu nya milik gilang Terbangun !! Hahahahha.


"Aduh Jon, Bukan Waktu nya !! Kamu ini baru di sindir begitu sudah marah, Jon ... jon. Tenang, Sudah tidur lagi Ya Jon !! " Gumam Gilang sambil menatap ke Arah sleting celana nya.


Gilang pun mengalihkan Arah pandangan nya, ke arah Anita. Anita yang tertawa lepas membuat Gilang semakin terpana melihat nya.


"Kau ini meragukan Barang Kesayangan ku Ya Ann ?? " Sinis Gilang pada Anita.


"Ti-tidak, Aku hanya menebak nya saja !! Barang kali iya. Nanti aku kasih alamat Mak Erot nya, hahahahaha !! " Anita kembali tertawa terbahak-bahak.


"Sudah-sudah,nanti saja bahas alamat mak erot nya !! Cepat katakan. Apa yang membuat mu tergangu selama belakangan ini ?? " Sambung Anita tidak berhenti tertawa.


"Jujur Gak Ya ?? " dalam Hati Gilang, masih ragu untuk mengatakan perasaan nya, "Jujur aja lah Ya !! dari pada Anita tidak tau perasaan ku yang sebenar nya, nanti bisa-bisa dia balikan lagi sama Suami nya, Di terima sukur, kalau gak di terima, Ya harus di terima Atuh, Masa iya gak di terima !! " Gumam Gilang Dalam Hati nya.


Sementara Anita Masih menunggu Jawaban Gilang, Anita terus melirik ke Arah Jam, takut Ayah keburu Pulang dari Kantor nya.


"Lang, mau ngomong aja ko Susah !! Jadu Ngomong gak ?? Kalau Gak Aku panggilin Mak Erot nih, biar kamu Gak galau lagi !! Hahahahaha. " Anita terus menggoda Gilang dengan Kata Mak erot.


"Ist ... Ma erot terus yang Di Bahas, lagian aku gak perlu Mak erot Ann, jagoan ku ini tidak perlu ada Sentuhan Dari Mak erot pun, Bisa di jamin ke Tangguhan nya !! Hahahaha, " kini gilirang Gulang yang tertawan.


"Ikh, Dasar Piktor Kau !! " Umpat Anita sambil melemparkan Bantal sofa nya ke arah Gilang. " Cepat katakan !! " Sambung Anita.


"Ann, Aku suka sama Kamu !! " Ucap Gilang langsung Tanpa Basa-basi.


Anita tidak percaya dengan Apa yang di dengar dari mulut Gilang !!


Anita mencerna dengan Lama Perkataan Gilang, "Apa Lang ?? Kamu suka sama Aku ?? Gak salah ?? " Ucap Anita masih tidak percaya akan Hal yang di kata kan Oleh Gilang.


"Mungkin waktu yang salah Ann, aku suka saat kamu masih terikat hubungan dengan Suami mu itu. Tapi aku akan menunggu Ann, sampai kamu Bernar-benar pisah dengan Nya !! " Jawab Gilang dengan penuh percaya diri.


"Atas dasar Apa Lang !! Kalau sekedar kasihan, Itu Tidak Perlu Lang !! Aku bisa hidup tanpa Ada Sosok Lelaki di samping aku Dan Nara !! " Ucap Anita menekan pada Gilang.


"Ya, kamu Bisa hidup tanpa aku Ann, Tapi aku tidak bisa Hidup Tanpa Kamu !! " Sambung Gilang dengan cepat menjawab Ucapan dari Anita.


"Tapi Lang, itu tidak mungkin !! Kita hanya baru beberapa Kali bertemu, Apa mungkin Perasaan itu Bisa Ada dengan waktu yang sesingkat ini !! " Jelas Anita terus menyadarkan Gilang.