Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Suami yang baik


Bab 143.


Tuan Mahesa masuk ke dalam kamar mandi dan segera bergegas membersihkan diri nya, karna tidak mau membuat Istri nya menunggu terlalu lama.


Sementara Anita hanya terduduk lemas di sudut tempat tidur milik nya itu, Anita menghela nafas nya dalam-dalam.


"Bukan aku yang tidak mau berdamai dengan Ibu mu, tapi Ibu mu yang selalu memulai nya. Amel ?? " Gumam Anita dalam lamunan nya, tiba-tiba Anita ingat akan perkataan Ibu Inggrit sebelum Tuan Mahesa menikahi nya.


Saat lamunan itu semakin dalam dan jauh Anita segera menepis nya takut akan ke khawatiran yang akan terus menghantui diri nya.


Jika Anita banyak pikiran pada kandungan nya pun pasti akan berpengaruh Anita sampai lupa jika diri nya hendak membereskan tempat tidur.


Sampai Suami nya selesai dan keluar dari kamar mandi pun Anita masih ada di posisi yang sama.


Tuan Mahesa keluar dari dalam kamar mandi dengan mengenakan kain bandung yang ia lilitkan di pinggang nya.


Langkah Mahesa terhenti saat melihat Anita sedang melamun tanpa sadar jika diri nya sudah selesai dari kamar mandi.


Dari awal Tuan Mahesa sudah mengira jika ada yang tidak beres pada Istri nya itu, melihat tempat tidur yang masih berantakan Mahesa memasang wajah tenang nya.


"Sayang !! Mas sudah selesai. " Ucap Mahesa tanpa memepertanyakan kenapa Anita sampai melamun seperti itu.


Tek


Tek


Tek


Anita tidak merespon hanya terdengar suara petikan dari jarum jam saja di ruangan itu.


Mahesa sejenak membiarkan Istri nya terlebih dahulu diam dalam lamunan nya, sampai ia selesai mengenakan pakaian nya.


Setelah selesai Mahesa meraih sebuah sisir rambut yang tersimpan rapih di depan meja Rias milik Istri nya itu.


Mahesa duduk di bawah kaki Anita, dengan tangan masih memegang sebuah sisir dan ia berikan pada Anita.


"Eh ... Mas !! sudah selesai ? " Tanya Anita mengerti dan langsung merapihkan rambut suami nya dengan lembut.


"Sudah Sayang !! dari tadi malah. " Jawab Mahesa menatap wajah Anita dengan secara seksama.


"Sudah rapih Mas, temui Ibu dulu sana !! aku mau mandi. " Ujar Anita datar.


"Mas tidak mau jika Mood Istri Mas jelek seperti ini di pagi hari, coba ceritakan apa Mommy mengatakan sesuatu? " Mahesa mencoba menenangkan Istri nya.


"Mas akan mengetahui nya setelah Mas menemui Ibu, untuk itu turun lah dan temui Ibu. " Jawab Anita tersenyum dingin lalu berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi.


Mahesa tak menunggu waktu lama dia langsung keluar dari dalam kamar dan menuruni anak tangga secara perlahan, sebelum nya dia merasa heran karna Anita menyiapkan pakaian sangat Formal malaupun dia tau jika hari itu adalah hari libur.


Tuan Mahesa selalu memakai apa yang di siapkan oleh Istri nya, karna Mahesa tau Anita tau apa yang baik untuk diri nya.


Mahesa mengendap perlahan dan melangkah tanpa suara, penasaran siapa yang datang bersama Ibu nya.


Mahesa menatap ke arah dua wanita itu dan mengerutkan kening nya.


"Siapa dia ? " Batin Tuan Mahesa terdiam sejenak.


"Oh ... jadi ini yang membuat Istri ku kesal ? Emm. " Mahesa menggelengkan kepala nya perlahan.


Mahesa tidak mau membuat Istri nya tambah kesal, Tuan Mahesa membalikan badan nya dan menaiki anak tangga untuk kembali ke dalam kamar nya.


Mahesa mengganti pakaian yang sedang ia kenakan karna menurut nya itu terlalu Formal, Mahesa ingin mengenakan pakaian santai nya saja saat di rumah.


Setelah beberapa menit Mahesa menunggu Istri nya keluar dari kamar mandi, dengan membaca koran yang ia dapatkan di meja makan tadi.


Krekk


Anita membuka pintu kamar mandi nya, Langkah Anita terhenti saat mengetahui suami nya masih berada di dalam kamar pikir Anita saat ini Suami nya sedang bercanda gurau dengan tamu nya itu.


"Loh ... Mas ko belum turun ?? " Tanya Anita pada Tuan Mahesa.


Anita mengambil pakaian yang lebih rapih dari sebelum nya.


"Mas nunggu kamu, kita temui Mommy bersama-sama !! " Jawab Mahesa sambil membuka selembaran koran itu.


Anita tersenyum dalam hati nya, Anita mengenakan pakaian Dress longgar selutut berwarna pink muda, sehingga terlihat pas di badan Anita.


"Kenapa gak duluan aja Mas, aku masih lama loh !! kasian Ibu nunggu kelamaan. " Ujar Anita sambil duduk di atas kursi di depan meja rias nya.


Tuan Mahesa menghampiri dan membantu mengeringkan rambut Istri nya itu, sesekali Tuan Mahesa mengecup lembut rambut Anita dan mencium aroma Wewangian dari tubuh Anita.


Anita melihat Suami nya begitu sangat mencintai nya, sehingga rasa khawatir itu sedikit berkurang apalagi saat mengetahui Tuan Mahesa rela menunggu nya sampai beres mandi.


"Loh ... itu kenapa di ganti pakaian nya Mas !! itu kan baju yang sering kamu pakai untuk tidur, gak sopan ih ada Ibu tuh !! " Gumam Anita melihat suami nya dari kaca rias nya.


"Sayang, Mas ini mau bersantai ria di rumah !! pakaian yang kamu siapkan tadi itu terlalu Formal, lagian kita kan mau di rumah saja hari ini !! " Jawab Mahesa membuat Anita menggelengkan kepala nya tak habis pikir.


Anita sudah rapih dan terlihat cantik dengan dandanan sederhana nya, Tuan Mahesa menggemgam telapak tangan Anita dan berjalan beriringan menuruni anak tangga.


Suara langkah Anita dan Tuan Mahesa pun terdengar jelas oleh Ibu Inggrit dan Amel yang sudah menunggu nya dari tadi.


Dengan sedikit candaan Anita dan Tuan Mahesa tertawa kecil saat berjalan beriringan menuju ruang depan rumah nya.


Sehingga mereka sesekali menunjukan kemesraan pada Ibu Inggrit dan Amel.


"Ehmmmm .... !! " Ibu Inggit mengehentikan candaan antara keduanya.


"Hy ... Mom !! Apa kabar ?? Maaf menunggu lama, tadi Anita sedikit kesusahan membangunkan ku yang sebenar nya aku enggan untuk bangun, mengingat ini hari libur. " Ucap Mahesa memeluk Ibu nya dan mencium kedua pipi Ibu nya.


Tanpa menyapa Amel Mahesa duduk di samping Istri nya. Sesekali Mahesa membelai lembut punggung Anita.


"Oh ya Mahes !! coba tebak ini siapa ? Pasti kamu tidak ingat dengan sosok wanita cantik ini. " Ujar Ibu Inggrit memuji Amel yang duduk anggun di samping nya.


Mahesa mengingat wajah Amel lalu saling bertatapan dengan Anita, Mahesa merasa tidak mengetahui siapa Wanita itu sebenar nya.


"Aku tidak mengenal nya Mom !! " Jawab Mahesa datar.


Sementara Anita hanya menjadi pendengar setia saja.


"Dia itu anak pak Bambang !! Pak Bambang yang sudah bekerja sama dengan perusahaan Papah sementara Ibu nya yang berbisnis bareng sama Mommy. " jelas Ibu Inggrit pada Mahesa.


Mahesa diam sejenak dan mencoba mengingat kebelakang. " Oh ya Putri Amel ya Mom !! Waduh ... aku sampai pangling loh. "


"Betul, pantas lah Amel ini pangling orang dia dari keluarga terhormat ko !! Ya pasti dia pintar menjaga diri nya, Tak seperti Wanita kebanyakan yang suka memanfaatkan Orang terdekat nya. " Ujar Ibu Inggrit membuat Anita mendapatkan satu pukulan di hati nya.


Deg .....


Hati Anita terasa terpukul saat mendengar penjelasan dari Ibu mertua nya itu.


"Ya pada dasar nya Wanita itu semua cantik Mom ... Iya kan Sayang ?? " Jawab Mahesa dan bertanya pada Anita dengan mesra nya.


Ibu Inggrit dan Amel merasa risih saat melihat kemesraan Mahesa pada Anita.