Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Memulai dari awal.


BAB 31.


Rey menatap Nanar kepergian Anita, yang pergi Meninggal kan diri nya sendiri di Taman kota itu.


"Aku tidak akan menyerah Ann, sampai Pengadilan Benar-benar memutus Ikatan nya dengan Anita. Aku masih ada kesempatan untuk merebut hati mu kembali. " Gumam Rey dengan Tatapan masih pada Anita yang semakin jauh meninggal kan diri nya.


"Rey, kau meminta pada ku untuk memberikan Kesempatan kedua. Atas apa yang kamu lakukan terhadap ku, kamu menganggap Itu sebagai Ke khilaf pan yang tidak kamu sengaja, tapi kenapa kamu sangat menikmati nya !! " Dengus Anita menemani langkah nya menjauhi Rey.


Anita berlalu meninggalkan Taman kota itu, Menyiratkan sebuah Pesan, kalau Kini diri nya lah yang haruas tegas menyikapi semua yang akan terjadi, Rey pasti tidak akan tinggal diam, dan tidak akan menyerah begitu saja untuk terus memperjuangan kan Keinginan nya itu.


Anita telah sampai di depan Rumah nya dengan Membawa perasaan Hampa yang terua bergelayut di dalam hati nya, Meskipun Anita ingin tetap Melanjutkan Sidang Perceraian nya, tidak di pungkiri Anita akan benar-benar kehilangan Sosok Rey, Anita menggelengkan kepala nya dengan Rasa kekecewaan yang telah Rey berikan pada nya.


Anita berlanjut mengajak Main Nara, yang semakin hari semakin menggemaskan. Nara tidak kekurangan Perhatian sedikit pun meskipun kini tidak ada Lagi Rey di samping Nara. "Kelak jika kamu Dewasa, sayangi lah Ayah mu Nak, Dia tetap Ayah mu. Dan kamu Tetap akan menjadi Putri nya, Meskipun Bunda sama Ayah sudah tidak bersama lagi, Bunda tidak akan membiarkan mu membenci Ayah mu, jika kau kelak mengetahui kesalahan apa yang sudah Ayah mu perbuat pada Bunda, hingga membuat Bunda tidak mau bersama lagi dengan Ayah mu. " Tutur Anita lembut sambil memegang tangan Mungil Nara, yang sesekali menyentuh Pipi Anita.


Anita sudah mempertanyakan Perihal Pekerjaan nya pada Meta, Meta pun sangat senang Tat kala Anita akan bergabung kembali di Perusahaan yang ia pegang.


Anita Sudah mulai bisa masuk kerja di Hari Senin mendatang, terhitung dari hari ini hari Kamis, jadi Anita 3 hari lagi akan memulai Karir nya kembali, sebenar nya Anita bercita-cita ingin menjadi Dokter.


Tapi berhubung Anita mengingat Biaya Pendidikan Menjadi Dokter itu tidak sedikit, maka Anita memutuskan Untuk bekerja di Salah satu perusahaan, yang menempatkan ia di sebuah Pabrik di bagian Administrasi.


Namun Pekerjaan itu sangat ia Nikmati, di balik Upah nya yang menjanjikan, Anita juga di kelilingi Oleh Orang-orang yang Baik di sekeliling nya.


Anita kini sedang menikmati Masa-masa nya bersama Nara, Berat rasa nya Namun Anita harus tetap tenang, Tatkala memikirkan tentang masa depan nya bersama Nara.


Beruntunglah Anita mempunyai Orang tua yang sangat sayang pada nya, dimana Perasaan Anita lebih di utama kan di banding Perasaan mereka sendiri. Sehingga Anita lebih tenang Kalau Nara bersama kedua Orang tua nya.


Dalam candaan Anita bersama Nara, Terdengar suara Notiv pesan dari Hp nya Anita.


Anita membuka pesan itu, tanpa melepaskan genggaman nya terhadap Tangan Nara.


"Assalamualaikum Ann ?? " ~ Ucap Gilang.


"Waalaikumsalam Lang. Ada apa ?? " ~ Ucap Anita.


"Aku lagi main aja Lang, sama Nara. Aku kira ada apa Hubungin aku, aku kira Ongkos kemarin kurang !! " ~ Jawab Anita.


"Ah yang di ada di pikiran kamu Cuma Ongkos dan Ongkos saja Ann, Gak ada yang lain apa ?? " ~ tanya Gilang.


"Memang nya apa Lang ?? " ~ jawab Singkat Anita.


Anita hanya menyikapi nya Biasa saja.


"Ann, Maaf jika lancang !! Apa kamu akan memaafkan kesalahan Suami kamu ?? " ~ Ucap Gilang ragu saat ingin mengirim kan pesan itu, takut Anita akan Marah. jika dia mempertanyakan hal itu.


Anita sempat berpikir apakah Gilang berhak tau ?? Karna Anita beranggapan Gilang sudah mengetahui kejadian itu, tidak ada masalah bagi nya untuk mengatakan apa yang akan di putuskan.


"Ya pasti di Maaf kan lah, Alloh aja maha pemaaf, masa aku manusia tidak !! " ~ Jawab Anita.


"Berarti kamu bakalan balik lagi Dong sama Suami mu itu !! " ~ tanya Gilang


Anita hanya membalas dengan Emoticon senyum saja, Membuat gilang semakin penasaran.


Semetara di sana Gilang semakin tidak tenang, saat Anita mengatakan Diri nya sudah memaaf kan kesalahan suami nya.


"Huh, Apa cinta ku ini bakalan Bertepuk sebelah tangan ?? " Gumam Gilang, tidak sadar dia sedang berada bersama Teman-teman nya.


"Brow !! sejak kapan Lu takut akan cinta bertepuk sebelah tangan ?? Jangan-jangan Wanita yang lo suka kali ini, Bukan Wanita Biasa lagi !! " Tanya salah satu teman Gilang heran.


"Memang untuk kali ini dia memang Bukan Wanita Biasa, Dia seorang Janda lebih tepat nya akan jadi Seorang janda !! " Jawab Gilang tanpa malu mengakui nya.


"Dimabuk Janda .... Dimabuk Janda !! " Salah satu Teman gilang lain nya meledek Gilang dengan Sebuah Nyanyian.


"Kaya gak ada Cw lain aja Lo Brow, milih janda !! Gadis aja Masih ngantri Lang, tinggal lo pilih mau tang mana !! " Ledek Heri Salah satu teman Gilang.


"Ett .. Ni janda Bukan sembarang Janda Brow, Janda Semakin di Depan Brow !! " Umpat Gilang pada Heri. "Mending Gue Janda emang status nya menjadi janda, Nah Lo Her !! Punya Cewe Gadis rasa janda !! Hahahahahaha " Semua nya tertawa mendengar Ucapan Balasan Dari mulut Gilang Untuk Heri.