
“Oh, kalau aku ditempatnya dan dia ditempat ku apa dia akan membiarkan ku begitu saja, sudah tentulah tidak. Guruku pernah berkata jaga perkataan mu sebelum ia memakan dirimu. ”
“Cis kau memang sengaja mencari maut!! ”
CAKAR AYAM JANTAN!!
Chu Yang sudah kehilangan kesabaran nya dan mulai menyerang Yun Zhou dia kini di kuasai oleh amarah dan dendamnya. Dia sudah kehilangan keseimbangan sehingga tidak memperdulikan Kaisar yang sedang memerhatikan nya.
“Ayahanda!! ”
Putri Ye QingYang dan para pangeran berteriak serentak, itu jelas kerana mereka mengkuatirkan keselamatan Yun Zhou. Para pangeran sudah menganggap Yun Zhou sebagai sebahagian dari mereka dan mereka juga berharap kebahagiaan untuk adik perempuan mereka.
“Chu Yang beraninya kau, aku adalah Kaisar disini apa kau buta? ”
Sang Kaisar pun berdiri dan berteriak marah. Dia melompat turun ke arena untuk menghentikan Chu Yang namun niatnya dihalang oleh Yun Ming dan juga Yun Cheng yang turut turun di atas arena.
“Yang Mulia tidak perlu turun tangan Chu Yang bahkan bukan tandingan putraku. Dia mempunyai banyak pengalaman didalam pertempuran bahkan dia pernah sampai ke BENUA SERIBU ANGIN. ”
“A.... pa!! Benua Seribu Angin? ”
Sang Kaisar dan beberapa orang tetamu terhormat seperti seorang alkemis level empat yang mendengar nya terkejut gila-gilaan. Bagaimana mungkin, Benua seribu Angin adalah benua terbesar dan juga sangat jauh dari Benua Daratan Gunung. Lagi pula Benua Seribu Angin dikatakan sangat berbahaya dan pendekar disana semuanya jagoan belaka.
“A.. apa itu benar Patriak klan Yun? ”
Tuan putri juga turut turun dan mendengarkan perbualan Yun Cheng dengan Kaisar.
“Iya, tuan putri buktinya adalah giok unggu yang diberikan olehnya itu berasal di Benua Seribu Angin. ”
“Kalau begitu kita tidak perlu kuatir untuk seseorang yang bisa pergi dan kembali dari Benua Seribu Angin hidup-hidup adalah sesuatu yang luar biasa dan bukan satu kebetulan. ”
Lalu semuanya kembali ke tempat duduk masing-masing dan Yang Mulia Kaisar mengundang Yun Cheng dan ahli klan Yun yag lain untuk duduk bersama nya. Itu menunjukkan bahawa dia mulai menunjukkan ketertarikan nya pada Yun Zhou. Sementara itu di atas arena..
“Huh, cakar ayam rendahan ini hanya berguna untuk mencari cacing tidak layak sama sekali untuk melawan ku. ”
“Berengsek kau!! di saat ini pun kau masih berani menghinaku. Apa kau ingin memulakan peperangan diantara kita? ”
“Huh, guruku pernah berkata setiap buah pasti ada pohonnya, setiap sesuatu pasti adalah alasan nya. Apa kau ingin tahu mengapa semua ini terjadi? ”
Yun Zhou terus menerus mengelak dari serangan yang dilontarkan oleh Chu Yang kepadanya.
“Hmmmmpp, guruku pernah berkata kalau kemampuan mu sudah tinggi, kalah bukan sesuatu, mengaku kalah itu adalah yang malu. Mengingat kan kau tidak menjawab pertanyaan ku tadi aku menganggap kau sudah tahu alasannya mengapa! ”
“Diam kau!! sialan. Akan ku bunuh kau disini sekarang juga.”
12 HUKUM MENTERI AWAN!!
“A.. pa!! itu adalah teknik terkuat milik klan Chu dan dikatakan bahawa Chu Yang sudah menguasai nya hingga ketahap maksimal. Sekarang bocah itu pasti habis. ”
Para penonton mulai berdiskusi, namun Yun Zhou tidak mengambil serius pun serangan Chu Yang itu. Bahkan tidak ditempatkan dihatinya sedikit rasa takut sekali pun.
“Guruku pernah berkata disaat kau tidak mampu kau akan hilang kendalimu, dan di saat itu juga bersedia lah untuk memalukan dirimu sendiri. ”
“Brengsek, gurumu bilang gurumu bilang. Ini nenek ku yang bilang kau akan mati di tanganku hari ini. ”
Yun Zhou memang tidak mengambil serius serangan tersebut namun dia juga perlu berpura-pura sedikit lemah lalu dia pun mengeluarkan jurusnya. Dia mengangkat tangan nya ke udara dan sebilah pedang milik pendekar lain terbang dan jatuh ketangan nya. Semua orang begitu takjub dengan kehebatan Yun Zhou.
GAYA BERMAIN PEDANG AWAN:
AWAN MENDUNG PENYEBAB HUJAN!!
BOOOMMMM!!
Kedua teknik ini berbenturan dan menyebabkan ledakan aura yang sangat kuat. Bagi pendekar biasa ini adalah pertarungan di antara ahli yang sebenarnya namun bagi ahli-ahli Sekte besar dan klan lain itu jelas sebuah pertarungan yang berat sebelah. Yun Zhou bahkan meminjam pedang dari pendekar lain untuk memblokir serangan dari Chu Yang. Lagi pula jika Yin Zhou menggunakan pedang dan teknik berpedang itu sudah pasti dia adalah pendekar pedang, itu bermaksud Yun Zhou adalah pendekar pedang tetapi tidak mahu menggunakan pedang nya. Itu jelas menunjukkan bahawa Chu Yang tidak pantas untuk dia menggunakan pedang nya namun yang lebih menariknya adalah dia hanya menahan serangan Chu Yang dengan bersahaja dan tidak membalas nya.
“I...... ini sebuah penghinaan. ”
“Guruku pernah berkata, kata-kata itu seperti pedang bermata dua, ada saat di menikam musuhmu ada saat dia menikam dirimu. ”
Chu Yang kemudian sedar bahawa dia bukan tandingan Yun Zhou. Ini sangat memalukan baginya seorang kepala klan besar kalah kepada seorang anak. Padahal klan Chu berada di tempat kedua di dalam kedudukan klan besar kerana klan Chu hanya kaya Raya namun tidak begitu kuat. Bahkan dalam klan Chu saja masih belum ada seorang ahli di tingkat NIRWANA. Itu kalah dengan sekte-sekte besar kerana Sekte Besar adalah sesuatu yang lebih hebat berbanding dari empat klan besar. Pada akhirnya perbuatan nya memakan diri sendiri, dia ingin memalukan klan Yun namun pedang yang di hunuskan berpatah balik ke lehernya.
UNTUK MAKLUMAN SEMUA SAYA TIDAK CRAZY UP CUMA BUAT NGISI MASA LAPANG SAHAJA. TERIMA KASIH:)