Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
YUN ZHOU VS TIGA AHLI TINGKAT LEGENDA


Tetua Mo berdecak ketakutan apabila melihat kekejaman yang dipamerkan Yun Zhou. Dia terus mengumpat dalam hati bahawa hari ini merupakan hari yang terburuk dalam sejarah kehidupannya. Bertemu dengan iblis seperti Yun Zhou membuahkan perasaan takut yang tak terjangkau lagi. Bahkan tanah yang ditumpahi darah pun tidak sanggup menyerap darah yang di tumpahkan oleh iblis Yun Zhou.


Betapa hebatnya hikmat yang di gunakan oleh Yun Zhou. Hanya dalam hitungan minit sahaja mampu untuk menghabisi hampir seluruh musuhnya yang berjumlah ribuan itu. Setelah Mui Fan di batai habis, Yun Zhou melemparkan pandangannya kepada tiga orang yang masih tersisa.


“Kau.. kau tidak mungkin berasal dari sekte aliran putih manapun. Kau adalah iblis berwajahkan manusia. ” Tertekan dengan pandangan Yun Zhou itu, salah seorang dari mereka bertiga membuka mulutnya.


“Hahahaha, aku memang tidak berasal dari sekte aliran putih tetapi aku menjadi musuh dengan sekte-sekte aliran hitam. ”


Tanpa bercakap banyak lagi Yun Zhou meluru ke arah tiga orang tersebut sepantas kilat.


Tetua Mo dan dua lagi bawahan nya berusaha sedaya upaya mereka mengelak serangan yang dilancarkan oleh Yun Zhou. Mau tidak mau mereka hanya bisa mengelak sahaja. Jika telapak tangan Yun Zhon bersentuhan dengan mereka sudah pasti mereka juga akan menerima nasib yang sama dengan yang lain.


Tiba-tiba Yun Zhon berhenti menyerang dia kelihatan sangat lelah. Ternyata hikmat yang gunakan oleh Yun Zhou Sambaran Awan Menyedihkan Hati akan melemah jika pemiliknya sedang tidak bersedih. Sekarang sosok Yun Zhou tidak terlihat sedih tetapi semakin dahagakan darah. Dia berpikir untuk menumpahkan lebih banyak darah para musuhnya.


Melihat Yun Zhou yang berhenti menyerang dan kelemahan membuat ketiga orang itu berhenti mengelak dan mulai melakukan serangan balik kepada Yun Zhou.


“Hahahahaha, ternyata hikmat kau itu ada kelemahannya. Marilah kau bertemu dengan maut hari ini. ” Tetua Mo dan dua orang lainnnya mengikuti dari belakang sambil menyerang ke arah Yun Zhou.


CAKARAN SETAN DURJANA!!! YUN ZHOU MARILAH MERASAKAN JURUSKU INI!!!


Serangan yang dilancarkan Tetua Mo pun berada di atas kepala Yun Zhou. Yun Zhou sedikit kelewatan untuk mengelak sehingga kan dia terpaksa bergulingan ke belakang dan hasilnya serangan tetua Mo berhasil melukai Yun Zhou di bahagian dadanya. Otot dadanya terkoyak besar dan mengalirkan darah segar yang merah kehitaman.


Tetua Mo sempat berpikir seberapa banyak yang telah dibunuh oleh Yun Zhou sehingga kan darah nya pekat memerah kehitaman. Yun Zhou yang sedang terluka itu pun segera mengalirkan tenaga dalaman untuk menghentikan darah yang mengalir jika itu berlanjutan di pasti akan tewas.


Lalu kedua orang yang yang mengikuti tetua Mo pun tidak memberikan Yun Zhou ruang untuk bernafas dan menyerang nya dengan bertubi-tubi. Yun Zhou terus mengelak sambil menahan kesakitan dia merasakan sudah tidak mampu untuk bertahan lebih lama lalu dia melancarkan serangan nekad.


TENDANGAN BADAI SAKTI :


SAMBARAN PETIR DALAM HUJAN.


Lalu darah pun berhamburan keluar dari mulut mereka. Kedua orang itu pun terpelanting beberapa meter kebelakang. Belum sempat kedua orang itu menarik nafas satu lagi serangan mengenai mereka dengan beberapa buah tendangan yang membuatkan mereka berdua langsung kehilangan nafas.


Melihat dua yang lainnya tumps dengam mudahnya oleh Yun Zhou tetua Mo pun semakin geram dia melancarkan serangan demi serangan mematikan kepada Yun Zhou.


JARI SETAN PENUSUK JANTUNG!!!


Yun Zhou berhasil mengelak dan membalas kembali serangan itu. Dia memaksakan dirinya membalas serangan tersebut walaupun telah kehilangan banyak darah.


TINJU RAJA MENGHANCUR DUNIA!!!


Tinju yag di lancarkan oleh Yun Zhou mengenai dada kawannya tetapi serangan nya lemah dan tidak bisa membunuh lawan tersebut kerana luka di dadanya terbuka kembali. Tetua Mo di pukul mundur, walaupun serangan Yun Zhou melemah tetapi tetap berhasil mematahkan beberapa rusuknya. Dengan perasaan ingin membunuh Yun Zhou dia pun mengaktifkan salah satu jurus terlarang miliknya.


JIWA SETAN:


SETAN PEMAKAN IBLIS!!!


Saking kuatnya teknik tersebut hingga menyebabkan penggunanya perlu mengorbankan nyawanya untuk memakai teknik tersebut. Teknik itu membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk di gunakan lalu Yun Zhou memilih untuk menghabisi tetua Mo secepatnya tetapi..


“HAHAHAHAHA, JIKA KAU MEMBUNUHKU TETAP SAMA SAHAJA KAU JUGA AKAN MATI. AKU AKAN MELEDAKKAN TEMPAT INI BERSAMA-SAMA DENGAN KOTA ITU SEKALI!!!! ” Tetua Mo yang suda kehilangan akal pun ingin melibatkan penduduk desa.


Yun Zhou tidak mempunyai banyak pilihan dia akan menggunakan teknik terlarang teleportasi dan membawa setan tua itu bersamanya.


HIKMAT TERLARANG:


RAJA NAGA MEMBALIKKAN TAKDIR!!!!


“MARILAH KITA BERDUA KE TEMPAT YANG JAUH” Yun Zhou pun menguras semua tenaga dalamnya untuk melindunginya dan kemudiannya dia membawa tetua Mo pergi bersama nya ke seuatu tempat.