Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
PUTRI YE QINGYANG


Penilaian Kaisar Ye Shuan jatuh kepada pemuda tersebut seperti matanya biru dan jernih seperti air, sedingin es, tetapi tenang dan damai, penuh dengan kekuatan dan tidak terbayang kan dalamnya...


Perjamuan terus berlangsung sehingga beberapa jam dan tetamu terhormat seperti kepala klan, ketua sekte mula memberi kan hadiah mereka kepada Kaisar sebagai tanda tahniah di atas keberhasilan Kaisar menembus ke tingkat alam dewa.


Semuanya memberikan hadiah yang mahal-mahal belaka kecuali Yun Cheng dia benar-benar lupa untuk membawa hadiah. Yun Zhou hanya mampu untuk tertawa kecil sahaja dan dia kemudian bangun menuju ke Kaisar. Chu Yang yang melihat itu mula memikirkan sesuatu.


“Kau anak biadab beraninya kau datang ke depan kaisar kau itu bukannya pemimpin klan. ”


Dihatinya sangat sukacita kerana dapat memerangkap Yun Zhou. Dia berharap agar Yun Zhou di hukum oleh Kaisar, namun ketika dia melihat wajah Kaisar yang hanya bersahaja dan tersenyum membuatkan dia menjadi malu dengan tindakan nya itu. Yun Zhou terus kedepan sehingga dia benar-benar melewati Chu Yang dan melemparkan sekilas pandangan penuh penghinaan. Membara hati Chu Yang seperti api yang ditumpahi minyak sehingga wajahnya kemerahan kerana menahan amarah. Yun Cheng yang melihat kejadian itu pun menjadi risau. Satu dia risau Kaisar akan mengambil tindakan terhadap Yun Zhou dan satu lagi adalah dia takut Chu Yang akan menyerang Yun Zhou. Walaupun dia tau bahwa Chu Yang bukan tandingan Yun Zhou tetapi tetap saja menentang ketua klan bukanlah sesuatu yang baik.


“Yang Mulia Kaisar terima lah hadiah yang tidak seberapa dari kami Klan Yun. ”


Yun Zhou mengeluarkan sebuah kotak bewarna emas dan mempersembahkan nya kepada Kaisar. Kaisar pun ketawa dengan tingkah laku Yun Zhou yang berani itu. Lalu dia mengambil kota tersebut dan membukanya. Alangkah terkejutnya dia apabila di dalamnya ada sebuah giok berkualitas tinggi seukuran kepalan tangan dengan aura spiritual yang sangat pekat. Giok itu dinamakan sebagi giok unggu. Giok unggu dapat membantu kultivasi seseorang dan harganya juga sangat mahal selain sukar untuk dicari.


“Hahahahaha, klan Yun memang sesuatu. ”


Kaisar Ye Shuan benar-benar gembira menerima pemberian Yun Zhou tersebut. Kemudian acara perjamuan menjadi heboh ketika ada seorang wanita datang dan di belakang nya ada tiga pria dan seorang gadis berpakaian kuning.


“Permaisuri telah pun tiba... ”


Semua orang melemparkan pandangan mereka kepada rombongan permaisuri yang baru tiba itu. Sebetulnya pada gadis yang mengikuti permaisuri dari belakang itu. Gadis itu putih seperti gading, tubuh memiliki lekukan indah di depan dan belakang, dan memiliki sepasang mata almond yang menggoda di tambah pula dengan rambut panjang hitam nya itu.


“Permaisuri Xie, pengeran Ye Qingyu, pangeran Ye Han, pangeran Ye Fang dan Putri Ye QingYang telah pun tiba. ”


Kemudian acara perjamuan diteruskan lagi setelah kehadiran kelima keluarga Kekaisaran itu. Semua yang hadir mula bersemangat seolah-olah baru saja melihat satu harta iaitu Putri Ye QingYang. Di saat acara perjamuan di tengah kemuncaknya para tetamu dihidangkan dengan anggur yang berkualitas tinggi buatan khas Keluarga Kekaisaran.


“Qing'er dan Feng'er lebih baik kalian tidak meminum anggur itu kerana kalian masih muda. ”


“Baik ayah. ”


“Dan kau juga Yun'er....... ”


Yun Cheng memberikan nasihat kepada putri dan juga keponakan nya Yun Feng2 namun ketika dia beralih kepada Yun Zhou lidah nya diam terpaku apabila melihat Yum Zhou sedang mengangkat dan meminum secangkir dari anggur tersebut. Yun Zhou yang menyedari hal itu pun hanya tersenyum lebar dan menaikkan jempolnya sebagai tanda bahwa anggur itu sangat enak.


Tuan Putri bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan menuju ke Kaisar dan membisikkan sesuatu. Ketika kecantikan itu bergerak mata semua orang sememangnya tidak dapat lari daripada untuk tidak melihatnya. Tiba-tiba Kaisar berdiri dan mengumumkan..


“Hadirin sekali Putri kesayangan ku hari ini ingin menuangkan anggur kepada seseorang diantara kamu jadi sesiapa pun orang itu patut merasakan di raikan pada hari ini. ”


Para hadirin pun melonjak keriangan dan berharap agar diri mereka yang akan dipilih oleh putri. Kecantikan itu terus berjalan melintasi semua orang yang berada di barisan pertama sehingga lah dia benar-benar berhenti di hadapan seorang pemuda serba merah. Lalu putri Ye QingYang pun duduk di hadapannya.


“Apakah tuan ingin anggur jika ia aku akan menuangkan nya. ”


“Ah, tentu saja. Kalau begitu aku terpaksa untuk merepotkan tuan putri ”


“.....” (putri tertawa ringan)


Kemudian Putri Ye QingYang mendekati telinga Yun Zhou dan membisikkan sesuatu.


“Jadi memang kaulah yang memasuki kawasan terlarang itu. ”


Terkejut Yun Zhou dan dia hilang kata-kata dan hanya mampu membalasnya dengan senyuman yang dipaksakan buat sahaja. Dari sisi orang lain mereka berdua benar-benar terlihat seperti sedang bermesraan. Sehingga Yang Mulia Kaisar pun turut ketawa. Dalam sekelip mata klan Yun benar-benar menjadi perhatian semua orang. Yun Cheng dan yang lain terdiam tidak bisa berkata apa-apa.


“Ayah, apa yang sedang berlaku ini? ”


“Shhhh, jangan tanyakan kepada ayah, ayah juga tidak mengerti situasinya sekarang ini. ”