
Kelima sosok berkerudung hitam memasuki lantai empat dan memilih untuk duduk berjauhan dan sunyi daripada orang lain. Mereka juga tidak memesan sebarang makanan dan minuman. Mungkin kerana hanya mencari tempat teduhan dari hujan yang turun dengan deras.
Tetapi aneh mengapa mereka mencari teduh dari hujan sedangkan baju mereka sama sekali tidak basah walaupun mereka datang setelah hujan turun. Selain itu mereka juga memesan tempat yang selalunya hanya diduduki oleh para bangsawan sahaja dan lebih lagi mereka terlihat mencurigakan.
YunZhou segera menguping percakapan kelima orang tersebut. Menurut pengalaman nya kelima orang itu pasti sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat. Lagi pula mereka tidak terlihat seperti orang yang biasa-biasa.
“Hmmmppp, sepertinya menarik. Beberapa orang yang baru datang itu pasti pendekar.”
YunZhou mendengar kan percakapan mereka tanpa disadari oleh mereka. Banyak maklumat baru dan berguna masuk ke telinganya. Walaupun sangat jauh dari mereka tetapi YunZhou bisa mendengar mereka dengan jelas sekali melalui perantaan angin. Indera pendengaran dan penglihatan YunZhou sangat jelas hingga beberapa meter dari tempat dia duduk dan Indra penciuman yang sensitif mengesan sesuatu sama ada bahaya ataupun bau yang dibawa angin.
Berkat teknik kuiltivasi dewa naga dia dapat meningkatkan kemampuan kesemua indera nya ketahap maksimal yang bisa dicapai oleh manusia. Tiba-tiba telinganya menangkap sesuatu yang sangat menarik dari pembicaraan kelima orang misterius itu.
“*Hei, apakah kita sudah dekat dengan tempat itu.”
“Bicara apa kau ini, kita masih jauh dari tempat itu. Kira-kira dalam waktu sebulan kita akan mencapainya.”
“Ah, lama sekali. Aku sudah tidak sabar lagi ingin menjarah makam kuno tersebut. Pasti banyak harta didalam nya tapi mungkin tidak sesederhana yang dipikirkan kerana terlalu banyak risiko dan nyawa kita menjadi taruhannya*. ”
YunZhou yang asal nya kehilangan selera makan menjamah makanan nya dengan ekpresi penuh minat. YuSue sedikit heran apabila melihat YunZhou berkelakuan demikian. Dia tidak berani bertanya kepada YunZhou kerana dia takut dengan kekuatan YunZhou. Meskipun dia tidak pernah melihat kemampuan YunZhou dia dapat merasakan bahawa YunZhou bukanlah orang biasa. YunZhou dengan mudahnya melihat kemampuan dan memperbaiki kelemahan nya lagi pula YunZhou adalah tuannya yang perlu dihormati olehnya setiap masa. Bahkan jika YunZhou melakukan sesuatu kepadanya itu sama sekali dia tidak mampu menghalangi.
Mengingatkan YunZhou membelinya dengan koin permata dan tanpa meminta kembalikan saja membuat kan dia merasa YunZhou seperti memiliki latar belakang yang tidak biasa. Jadi dia perlu berhati-hati ketika bersama YunZhou supaya tidak menyinggung perasaan YunZhou.
Lalu kelima sosok berkerudung itu pun keluar dari penginapan setelah hujan berhenti. YunZhou memiliki senyuman yang menyeramkan setelah mendengar semuanya. Dia berharap agar dapat menemukan pusaka yang dicarinya sejak dia datang ke dunia tersebut.
“YuSue apakah kau tahu tentang pusaka emas sakti.”
“Hmmmpp, minta maaf tuan YuSue tidak mengetahui nya. Bahkan mendengar namanya juga pertama kali.”
“Kalau begitu besok kita berangkat ke kota ribut. Kau pimpin jalannya. Aku tidak tahu selok belok dunia ini.”
“Dunia ini.. mungkin kah.. ¿”
“Sudah-sudah kau tak akan memahaminya. Aku memang bukan berasal dari dunia ini seperti kalian suatu ketika dahulu.”
Malam itu YuSue dapat melihat YunZhou yang sedang dalam mood baik pun merasa lega. Lalu mereka pun tidur merehatkan tubuh badan mereka yang lemah kerana seharian berada di perhutanan.
........................
Setelah sarapan mereka pun keluar dari penginapan dan menuju ke kota ribut. Mereka perlu sampai ke sana secepatnya jadi YunZhou membeli dua ekor kuda yang terbaik dan terpantas di kota tersebut walaupun kualitas sedikit tidak membanggakan.
Dalam perjalanan mereka sempat berhenti di beberapa buah kota yang lebih mewah dari kota yang sebelumnya mereka berada dan juga kerap beberapa kali menukar kuda mereka. Perjalanan mereka semakin lancar dan pantas dengan bantuan kuda yang berkualitas tinggi. Pada akhirnya mereka hanya memerlukan masa selama empat hari untuk mencapai separuh dari perjalanan mereka ke kota ribut setelah tanpa henti melakukan perjalanan. akhirnya mereka berhenti disebuah kota yang besar untuk berehat.