
Dalam perjalanannya menuju ke istana kekaisaran Song, Yun Zhou kerap bertemu dengan beberapa jumlah musuh namun mereka semua segera menjadi tubuh badan tanpa kepala. Setelah sehari penuh perjalanan dia akhirnya tiba di istana kekaisaran Song. Apa yang dilihatnya adalah banyak penjaga yang berkawal di pintu-pintu masuk istana namun Yun Zhou memiliki kemampuan yang jauh diatad mereka semua. Tidak perlu untuk Yun Zhou mengunakan pintu utama kerana dia boleh menggunakan angin sebagai media pijaknya. Dia memijak angin dan berjalan diatasnya seolah-olah dia sedang berjalan diatas tanah. Namun sebelum dia melepasi tembok istana dia menyedari sesuatu, ada formasi yang terbentuk disekitar istana untuk mencegah sesuatu masuk ke dalam, pada akhirnya Yun Zhou terpaksa juga menggunakan pintu utama bukan kerana dia tidak cukup kuat namun dia ingin memasuki istana dan mendapatkan beberapa maklumat.
PAP!!
Seorang pengawal langsung kehilangan nyawanya setelah diserang oleh sebutir kerikil yang menghentam kepala nya. Habis berlubang dan cecair merah mengalir keluar dari lubang yang terhasil. Yun Zhou mengambil pakaian nya dan membakar mayat tersebut sehingga menjadi abu. Setelah lengkap berpakaian seperti seorang pengawal istana, Yun Zhou pun menggunakan pintu utama. Beberapa orang pengawal lain cuba untuk menghentikan nya namun apabila melihat pakaian yang dipakai oleh Yun Zhou itu mereka langsung membongkok.
"Mohon maaf Jeneral. "
Yun Zhou sedikit kaget, apa yang dia bunuh tadi adalah seorang jenderal. Kenapa lemah sekali? tidak disangka seorang jenderal kehilangan nyawa nya hanya kerana sebutir kerikil kecil. Mengingatkan hal itu Yun Zhou langsung ketawa deras, pada ulanya pengawal yang memberi hormat kepadanya bingung namun turut ketawa juga tanpa alasan.
Setelah itu, Yun Zhou langsung kawasan istana namun dia tidak terus memasuki istana untuk menghindari kecurigaan. Dia berpura-pura lupa tentang arah dan setiap tempat didalam istana. Caranya adalah dia berpura-pura mabuk.
"Jenderal ini terlalu mabuk, sehinggakan segala arah dia lupa. "
"Iya tuh, bagaimana dia bisa menjadi jenderal sedangkan kultivasinya tidak seberapa kalau dibandingkan dengan kita. "
"Apa kau bodoh, kalau ya sini aku ketuk kepala kau. Dia adalah keponakan Yang Mulia sudah tentulah dia mampu untuk menjawat jawatan tersebut tanpa tingkat kultivasi yang tinggi. "
"Oh, jadi kerana latar belakangnya. "
Pada akhirnya Yun Zhou menyedari akan kebenarannya, hampir dia tergelak mendengar perbualan kedua orang itu tadi mujur saja dia masih bisa menahannya. Lalu langkah pertama Yun Zhou adalah menuju ke penjara istana untuk memulakan pencariannya dari sana.
Setelah dia memasuki penjara dia langsung saja menghentikan lakonannya itu kerana sangat memalukan. Dia memerhatikan sel-sel penjara yang kosong, apa tidak ada tahanan di sini sebelum dia menemukan satu sosok yang sedang tergantung pada dinding penjara. Dari lihat sosok tersebut telah disiksa sehinggakan kehilangan banyak darahnya namun dia masih lah hidup. Yun Zhou mengeluarkan bebrapa pil penyembuh kemudian memberikan kepada sosok yang tidak bertenaga itu.
"Aneh, tenaga dalamnya kacau sekali. "
"Itu kerana aku telah diracuni oleh makanan yang mereka berikan. Dari lihat saja aku sudah mengetahui kau ini bukan orang istana " sosok tersebut berbicara.
Yun Zhou menatap kearah sosok tersebut. "Apa kau juga bukan dari sini? dan kenapa kau disiksa? "
"Hahahahahaha, yang bukan dari tempat ini hanya kau saja sedang kan aku ini adalah seorang kasim yang berkhidmat di istana. Adapun kenapa aku disiksa disini adalah kerana aku menentang pilihan Yang Mulia yang menerima ajaran hitan daripada sekte-sekte beraliran hitam. "
"hahahahahaha, aku ingin membunuhnya. "
"Oh ternyata nyalimu besar juga ya? Jika aku bebaskan kau apa kau akan lakukan? "
"Untuk seorang tua seperti aku dan menerima ajaran lurus aku akan sanggup melakukan apa saja untuk menghalangi para aliran hitam. Adapun setelah aku bebas perkara yang pertama yang akan aku lakukan adalah menyelamatkan Permaisuri, keempat selir dan para pangeran dan Putri kerana mereka juga menentang keputusan Yang Mulia. "
PRAAAANGGG!!
Yun Zhou tanpa banyak bicara terus memecahkan rantai yang membelenggu kasim tua tersebut. Bukan kerana di simpati tetapi kerana dia kagum dengan kejujuran dan keteguhan kasim tua tersebut.
"Anak muda aku tidak sangka kau akan dapat memecahkan rantai yang begitu kuat itu hanya dengan tangan kosong seberapa kuatkah engkau ini? "
"Itu tidak perlu kau ketahui, cuma sekarang aku ingin kau menunjukkan jalan di dalam penjara ini kerana aku ingin mencari lagi beberapa informasi. "
"Anak muda sebenarnya apakah tujuan mu datang ke mari? "
"Tujuanku?? Tujuanku adalah sebuah rahsia namun itu bukanlah hal yang buruk tetapi sesuatu yang mulia. "
"Biarku peringat kan kepadamu jika kau menyentuh permaisuri dan yang lainnya yang ingin aku lindungi maka aku akan berurusan denganmu. "
"Hahahahahahaha, sungguh menarik. Tetapi tujuanku bukanlah itu. Sekarang tunjukkan aku jalannya yang lebih dalam sebelum aku berubah pikiran. "
"Baiklah anak muda jika itu adalah janjimu. "
"Oh. "
"Aku janji. "