Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
BATU YUAN DAN


Mereka berdua masuk ke dalam makam dengan berhati-hati mana tahu ada perangkap yang sedia menanti kehadiran mereka berdua. Memang bukan sia-sia mereka berdua berhati-hati secara tiba-tiba ribuan anak panah yang tidak tahu darimana datangnya di hujani ke arah mereka berdua.


YuSue pun membuat pelindung dengan sihirnya dengan cepat. Tetapi anak panah yang berdatangan seolah-olah tidak pernah habis sehingga menyebabkan pelindung yang YuSue buat semakin lemah kerana kekurangan energi sihir. YunZhou menggelengkan kepalanya apabila melihat tingkah YuSue.


YunZhou keluar dari pelindung dan berjalan dengan santai dihadapan ribuan anak panah yang dihujai kepadanya. YuSue sanga panik apabila melihat tuannya keluar dengan sengaja tetapi dia kemudian nya malah bingung. YunZhou bukan saja tidak mendapat luka tetapi bahkan bajunya pun tidak robek sama sekali.


“Sudah hentikan saja semuanya adalah ilusi di sini. Kau hanya mensia-siakan energi mu sahaja. ”


Rupanya mereka di serang oleh sebuah ilusi pantas saja anak panah yang berdatangan tidak pernah putus. Kemudian mereka masuk lebih dalam untuk melihat apa yang akan di jumpai oleh mereka. Terus mereka berjalan dan memasuki ruangan yang pertama dan mendapati banyak batu kristal berwarna merah yang mengandungi sejumlah energi yang besar.


“*In.. ini.. batu Yuan. Kalau saja bangsa naga dan bangsa ku tahu ini ada disini pastinya mereka akan datang lagi pula jumlahnya bahkan sebesar gunung.”


“Batu Yuan!! apakah sangat berharga sehinggakan bangsa naga dan bangsa mu ikut turun menjarah makam ini*.”


“Iya ini sangat penting kepada semua ras di dunia ini. Batu ini dapat membantu meningkatkan kekuatan dan juga kultivasi terutama nya bagi bangsa naga. Alasan mengapa mereka tidak ikut serta menjarah makam ini adalah di wilayah mereka mempunyai banyak batu yuan tetapi sulit untuk dicari. Kalau saja mereka tahu batu yuan mudah ditemukan dalam makam ini lagi pula dalam jumlah yang banyak tentu saja bangsa lain tidak akan mendapat peluang menjarah harta ini mereka juga akan mengerahkan pasukan tentara mereka semata-mata untuk batu Yuan ini.”


YuSue menerangkan kepada YunZhou tentang kegunaan batu yuan tersebut. Bahkan harga satunya bisa sebanding dengan puluhan koin permata. YunZhou tanpa berpikir panjang dia pun melahap semua batu yuan tersebut dan menyimpan nya di dalam pusaka emas sakti. YuSue terkejut mana mungkin gunungan batu yuan hilang dalam seketika. Tambahan pula ruang simpan dan waktu juga tidak akan muat dengan semua itu.


“Sudahlah jangan keget begitu ini adalah kesaktian ku sendiri. Dan jangan risau aku juga akan memberikan kepada mu batu yuan tersebut yang penting sekarang adalah kita perlu mengambil semua harta yang ada didalam makam ini.”


Tiba-tiba seekor laba-laba berwarna putih turun tepat di atas mereka. YunZhou dan YuSue pun sama-sama mengelak. Laba-laba itu meraung seperti sedang marah mungkin kerana ke semua harta yang dijaganya telah hilang begitu saja.


Laba-laba tersebut memandang YunZhou dengan marah dan menyerang nya. Gerakan laba-laba itu sangat pantas walau pun tubuh nya sangat besar. YunZhou pun terpaksa bergelut dengan laba-laba tersebut.


Dia mengeluarkan pedang nya dan berniat untuk menghabisi laba-laba tersebut dengan satu serangan tetapi serangga tersebut malah membuat jaring dan menempel nya pada dinding dan juga pada tanah. Gerakan YunZhou menjadi terhalang kerana dia berusaha mengelak setiap dari jaring yang diciptakan oleh laba-laba tersebut.


Tiba-tiba gerakan nya menjadi kaku apabila dia memijak salah satu jaring laba-laba tersebut lalu dia pun menghancurkan jaring tersebut dengan pedangnya tetapi malah tidak berkesan begitu juga dia mencoba berkali-kali tetapi hasilnya tetap sama.


GAYA BERMAIN PEDANG AWAN:


AWAN MENDUNG PENYEBAB HUJAN!!


“PRAKKKKKK**”


Begitu dia melancarkan serangannya pada jaring laba-laba tersebut terdengar bunyi retakan yang kuat. YuSue sangat terkejut bukan kerana oleh bunyi retakan tersebut tetapi dia sangat mengetahui bahawa serangan yang di keluarkan oleh YunZhou tadi sangatlah sehingga menggetarkan seluruh ruang tersebut tetapi jaring laba-laba itu bahkan baik-baik saja dan pedang milik YunZhou retak seribu.


“Betapa kukuhnya jaring ini. ” pikir mereka berdua serentak.


Sementara itu laba-laba tersebut kelihatan sangat girang dan mentertawakan YunZhou. Lalu dia pun melepaskan lebih banyak jaring kepada YunZhou. YunZhou jelas panik jika dia terkena jaring itu lagi kemungkinan dia tidak akan dapat bergerak langsung.


Tiba-tiba YunZhou teringat sesuatu. Melalui plat ingatan dia dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan laba-laba itu. Laba-laba itu di kenali sebagai laba-laba sutra putih. Dia tidak kuat tetapi sangat gesit. Senjata utama adalah jaring yang dilepaskan nya. Jaring tersebut tidak akan terputus kecuali apabila terkena air liur laba-laba itu sendiri.


YunZhou kemudian nya tersenyum sinis merancang sesuatu kemudian..


“YuSue alihkan perhatian nya.. beri aku sedikit ruang untuk bernafas.”


YuSue pun mengikuti arahan tuannya dan menyerang laba-laba tersebut dan hasilnya perhatian serangga itu berjaya di alihkan. YunZhou kemudian menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan ke arah jaring laba-laba yang menuju ke arahnya.


NAFAS ALAM ANGIN:


NAGA ANGIN MENGHEMBUSKAN TAUFAN!!!