
"Jadi kau telah membangunkan mata kebenaran? " Yun Zhou.
"Bukan membangunkan tapi dilahirkan. " Song Yeyuan.
"Hahahaha, ini akan menjadi sedikit sulit. "
Mata kebenaran mampu untuk melihat tembus pandang sehingga meresap ke dalam tubuh seseorang. Penggunanya dapat melihat garis-garis kecil yang terdapat pada tubuh orang lain dan titik kelemahan nya. Mata kebenaran adalah kekuatan mistik dan siapa saja yang membangunkan nya dapat memiliki manfaat yang hebat. Untuk membangkitkan mata kebenaran seseorang perlu memahami hukum. Hukum tentu saja bukan hukum yang biasa iaitu hukum para dewa yang berada disebalik dunia manusia. Tapi beda halnya jika dilahirkan dengan mata kebenaran, itu bisa dianggap sebagai nasib baik.
"Sangat disayangkan jika mata kebenaran itu digunakan olehmu. Jadi aku perlu berterima kasih kepada kau atas hadiah yang tiada taranya ini. " Yun Zhou.
"Coba saja jika kau ada kemampuan. " Song Yeyuan.
"Itu yang kau harapkan jangan menyesal kemudian. " Yun Zhou.
Pa! dia meluru laju ke arah Song Yeyuan menggunakan pedangnya untuk membelah musuh. TAAANNG! tetapi setiap serangannya berjaya di netral kan oleh anak panah yang dilepaskan oleh Song Yeyuan. Bukan itu saja Yun Zhou juga disibukkan dengan serangan daripada Kaisar Song dan keempat ketua sekte yang lain. Tidak sampai disitu sahaja, para tetua dari pelbagai sekte yang lain pun turut menyerbu ke arah Yun Zhou bahkan mayat-mayat yang dijadikan jenderal mayat pun ikut serta. Bisa dikatakan sekarang bahawa 100 vs 1 dan setiap dari mereka masing-masing kemampuannya tidak lah lemah. Empat orang di tingkat ALAM DEWA dan selebihnya adalah tingkat NIRWANA dan ditambah pula komando dari mata kebenaran membuatkan mereka menjadi musuh yang tangguh. Yun Zhou kewalahan dalam menghadapi mereka semua dan pasukannya hendak maju menolong tetapi jumlah musuh yang berdatangan terlalu banyak untuk mereka menguruskan orang lain sehingga mereka terpaksa untuk bertarung seorang demi seorang.
.....................................
Dipihak Kaisar Jia:
"Lapor Yang Mulia, pihak lawan dimedan perang berpecah kepada dia bahagian. "
"Kenapa jadi begitu? berapa banyak yang tersisa dimedan perang?" Kaisar Ye Shuan.
"Hasil risikan mengatakan tentera BENCANA LANGIT ada disini dan menggempur pasukan Kaisar Song dari belakang. Sebanyak 70% telah digerakkan untuk menghadapi musuh dari belakang dan yang kita hadapi sekarang hanyalah sekitar 30%."
"Itu kabar Bagus cepat dan bersihkan sisanya dan kita akan membantu BENCANA LANGIT. " Kaisar Ye Shuan.
"Baik. "
Mereka kemudian menggempur musuh dan melonggarkan pertahanan mereka dan Kaisar Ye Shuan sendirilah yang memimpin gerakan tersebut diikuti oleh Kaisar Zhou, Yun Cheng dan yang lainnya.
..........................
Sementara itu,
"Heh kalian memang tidak tahu malu. Seratus lawan satu apa kalian tidak cukup kuat untuk melawanku dan ingin melawanku dengan jumlah. " Yun Zhou.
"Dari kemampuanmu jelas kau memang layak untuk seratus melawan satu. "Kaisar Song.
"Hahahahaha omong kosong. Penakut tetaplah penakut. " Yun Zhou
Apa yang dikatakan oleh Kaisar Song adalah satu kebenaran. Menghadapi seratus orang ahli beladiri yang kuat dan tangguh tidak berjaya membuat Yun Zhou tergores sedikit pun dan bahkan berjaya membunuh beberapa orang dari mereka. Itu lah yang membuatkan semuanya menjadi takut dan berhati-hati dengan Yun Zhou.
MATA KEBENARAN!!
SIUUUUUU!!
Anak panah yang dilepaskan tepat mengenai dada Yun Zhou ketika dia sedang molompat ke udara sehingga menyebabkan dia terjatuh ketanah. Serentak dengan itu semua seniman beladiri menikam Yun Zhou dengan senjata masing-masing bahkan sanggup untuk menggunakan kekuatan beladiri mereka.
"Hahahahahaha, kalian ini terlalu mudah untuk ditipu. "
"Mata kebenaran ini sangat sia-sia jika berada ditangan mu, jadi aku akan mengambilnya. "
Yun Zhou dengan pantas tiba dihadapan Song Yeyuan lalu mengambil mata kanannya. Pu!! darah berceceran keluar dari mata Song Yeyuan dan dia berteriak kuat menahan kesakitan. Yun Zhou menggunakan langkah hantu yang membuatkan dia bisa bergerak secepat kilat dia atas tanah. Kemudian Yun Zhou mendekatkan mata kebenaran itu ke matanya kanannya dan menekan dengan kekuatan tenaga dalam yang diaktifkan nya. Seterusnya dia menyerap mata tersebut sehingga bisa menyatu dengan matanya.
"Hahahahahhaa sungguh mata yang hebat. Aku belum pernah merasakan perasaan ini sebelumnya. Terima Kasih kerana telah memberikan mata ini kepadaku. "
"Sialan kau. Aku akan bunuh kau!! " Song Yeyuan sangat marah dan melepaskan anak panahnya bertubi-tubi ke arah Yun Zhou tapi itu percuma sahaja kerana Yun Zhou juga mempunyai mata kebenaran sekarang dan dia berencana untuk mengambil mata Song Yeyuan yang satu lagi. Tiba-tiba..
"Kau jangan berani untuk itu........ "
BOOOMMMM!!
Ada satu sosok yang jatuh dari langit dan menghalang Yun Zhou. Debu-debu beterbangan dan melindungi sosok tersebut tetapi Yun zhou dapat melihatnya dengan jelas sekali. Seorang pria kukuh sedang berdiri di tengah-tengah kepulan dubu.
"Kakek!! "
"Ayahanda. "
Kaisar Song dan Song Yeyuan pun segera memberi hormat dan yang lain juga begitu.
"Ayahanda nampak nya sudah selesai dengan pengasingan " Kaisar Song. Pria kukuh tersebut tidak menjawab kecuali memandang ke arah Song Yeyuan dengan keras lalu menariknya. Setelah itu, mata kirinya ditarik keluar oleh pria kukuh tersebut.
AARRRGGHHH!!
"Kakek kenapa kau buat aku begini. " teriak Yeyuan.
"Kau itu hanyalah bidak saja mana mungkin untuk menjadi bintang utama dalam perancangan ini. " Kata pria kukuh tersebut. "Bunuh dia, dia sudah tiada guna lagi. "
"Baik ayahanda " Kaisar Song pun membunuh anaknya sendiri. Yun zhou yang melihat kejadian itu pun sangat murka bahkan darah daging sendiri yang menjadi korban mereka kalau orang lain sudah pasti.
"Anak muda kau mengambil sesuatu yang menjadi miliku. "
"Apa yang kau maksud akan itu adalah mata kanan ku ini? "
"Hahahahahaha, kau sungguh mengerti kalau begitu serahakan hidupmu." Pa!! pria itu pun melepaskan aura yang sangat kuat. Yun Zhou sangat terkejut dengn hal ini. Bagaimana mungkin lawannya kali ini adalah tingkat DEWA PUNCAK satu tingkat dari DEWA LANGIT.
"Namaku Song Ya Ming siapa namamu pemuda dan tidak ku sangka kau telah berada di tingkat DEWA LANGIT pada usia yang begitu muda. Aku berubah pikiran untuk tidak membunuh mu jika kau bekerja dengan aku. Bagaimana? " Song Ya Ming.
"Hahahahaha, bekerja dengan mu jangan bermimpi. Aku tidak suka untuk mengotori jalan beladiri ku dengan berdampingan dengan orang seperti kau ini. Jadi setelah semua pengorbanan yang besar ini adalah rancangan mu selama ini. "
"Kalau begitu bersiap-siap lah untuk mati. " Song Ya Ming. Sementara itu pasukan Kaisar Ye Shuan telah pun sampai dan telah mendengar perdebatan antara mereka yang lebih mengejutkan adalah seorang pemuda yang sangat dikenali olehnya iaitu Yun Zhou. Begitu juga dengan Yun Cheng dia terkejut sekali apabila mengetahui anaknya sudah berada di tingkat DEWA LANGIT tapi lawannya kali ini adalah seorang yang berada di tingkat DEWA PUNCAK.
"Heh, marilah tunjukkan aku kemampuan mu. " Yun Zhou.