Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
MASA LALU YUN ZHOU


Setelah malam selesai tugasnya melelapkan dunia kini tiba giliran siang pula untuk memberikan cahaya nya yang terang kepada semua hidupan. Saat cahaya kecil matahari menembusi daun sekecil lubang jarum singgah tepat dimata Yun Zhou yang sedang tidur dia pun terbangun dari tidur nya.


Setelah membuka mata dia melihat ke arah dimana dua rekan nya berada, kelihatan mereka masih tidur walaupun cahaya matahari sudah menerpa ke wajah mereka. Yun Zhou membiarkan keduanya di situ sebelum pergi berburu. Seketika dia menggunakan teknik terlarang raja naga untuk memasuki hutan tanpa batas, dia mencari beberapa sumber daya dan tumbuhan spiritual. Setelah mendapat kan apa yang dia inginkan lalu dia kembali ke dunia semula.


Kedua-dua hewan yang sedang enak tidur di bangun kan oleh bau yang menusuk nafsu makan mereka. Yin bangun dengan ceria dan menggoyang ekornya menandakan dia sangat senang. Ketika itu Yun Zhou sedang memasak sesuatu, Yun Zhou sedang memasak chiken chop yang terdapat didalam "Dewa Masakan". Sementara itu, Hei Xue sangat gembira apabila dia melihat ada rumput spiritual yang banyak dibawakan oleh Yun Zhou selain itu mereka semua berada di kualitas yang terbaik. Lalu mereka semua makan dengan perasaan senang hati, suasana hati Yun Zhou ceria sekali ternyata "Dewa Masakan " sangat berguna bagi orang yang berselera tinggi seperti nya.


..............


Yun Zhou dan Yin serta Hei Xue meneruskan perjalanan mereka sehingga mereka menjumpai sebuah gua yang sangat dalam. Menatap ke arah pintu gua tersebut membuatkan Yun Zhou berpikir dan pada akhirnya dia memilih untuk memasuki gua itu dan berkultivasi.


............


Dia masuk ke dalam gua itu dan duduk berkultivasi setelah memasang beberapa pelindungan di sekeliling gua itu. Setelah duduk didalam posisi berkultivasi Yun Zhou membuka kepingan ingatan nya lalu keluarlah sebuah teknik yang dipilihnya mengapung di hadapan nya iaitu "Panduan Naga Syurgawi" .


Dia mengatur nafasnya sehingga menjadi stabil dan menarik nafas membagikan oksigen keseluruhan badannya dengan menggunakan fungsi dari darah merah yang bisa mengangkut oksigen ke seluruh badan. Lalu tangan nya membentuk beberapa segel dan bibir nya bergerak-gerak melafazkan sesuatu...


"Langit di atas bumi, siang dan malam melekat di langit... naga turun dari syurga.. hewan suci tertinggi... "


Dia melafazkan teknik permulaan dari Panduan Naga Syurgawi. Setelah itu badannya mengalami perubahan suhu panas dan mengeluarkan asap yang keluar melalui kulit-kulit nya. Di pikirannya mulai membayangkan gaya dari fasa pertama panduan naga syurgawi iaitu sikap naga.


Aura disekitar menjadi ganas dan liar, segala hewan iblis yang ada berhampiran gua tersebut ketakutan dan mulai menjauhkan diri dari tempat itu. Seketika aura disekitar yun Zhou meledak menghasilkan ngauman yang kuat kerana Panduan Naga Syurgawi sedang bertembung dengan Kekuatan Naga Bersepuluh seperti sedang menggabungkan diri mereka menjadi satu. Sungguh daya tarik yang sangat hebat, seperti ibu bertemu anak.


Ngauman tersebut begitu deras sehingga terdengar dari jarak ribuan kilometer. Hewan-hewan iblis habis lari bersembunyi dan petempatan yang terdekat menjadi gempar dengan naguman tersebut. Ada juga beberapa pendekar yang mendengar ngauman itu, lantas bulu roma mereka berdiri tegak dan merasakan seram sehingga mencengkam tulang mereka. Hewan Syurgawi itulah yang timbul di pikiran mereka.


Sementara itu, Yun Zhou masih lagi dalam kedudukan berkultivasi dan hampir mencapai ke puncak nya. Kedua teknik itu hampir menyatu sepenuhnya seketika didahi Yun Zhou menimbulkan kesan retak sebelum ada sesuatu yang keluar di tengah-tengah dahinya. Itu adalah mata naga, mata naga bewarna merah dan tidak mempunyai anak mata hanya sekadar bentuk mata yang berdiri tegak diantara kedua alis nya dan kesemua bewarna merah. Dengan rambut nya yang bewarna merah itu menonjolkan lagi penampilan nya. Ketika sedang mencapai puncak dari basis permulaan dari panduan naga syurgawi dia mulai teringatkan sesuatu. Sesuatu yang pernah di alami nya ketika dahulu, pahit dan manis kenangan muncul kembali tanpa sebab......


.....................


“Ibu dan ayah akan pergi? Mengapa perlu pergi? ”


Seorang anak yang berusia sembilan hingga sepuluh tahun bertanya kepada sepasang suami isteri. Kemudian suami isteri itu pun melemparkan senyuman lembut sambil memeluk dan mengusap anak mereka.


“Ibu dan ayah akan pergi sebentar sahaja, kamu jadilah anak baik dan tinggal bersama Guru Besar di Sekte.”


“Baiklah ayah ibu, nanti pulang bawakan pedang baru untuk Zi Long ya!! ”


“Hahahaha, ok ibu ayah janji. ”


Lalu kedua orang tua itu pun meninggalkan anak mereka kepada seseorang yang bernama Guru Besar sementara pemergian mereka itu tidak pasti ke mana. Di saat mereka pergi terlihat di wajah mereka senyuman yang sangat pahit mengandungi seribu kesesalan. Di hati mereka masing-masing berkata...


“Maaf Long'er ibu/ayah tidak bisa menunaikan janji kali ini kerana mungkin kami tidak akan kembali lagi. Tinggal lah dan jadi orang yang kuat di masa depan. ”.......