
Setelah setengah hari berehat keadaan Yun Zhou benar-benar pulih seperti biasa dan langit pun sudah menjadi cerah semula. Tebakan Yun Zhou sememangnya benar apabila ledakan halilintar pil tempoh hari menarik banyak perhatian dan menjadi keributan utama di kota tersebut. Bahkan Orang-orang dari klan Yun juga turun untuk menyiasat perkara tersebut.
Keesokan harinya :
“Tuan muda Yun Zhou, patriak klan menyuruh anda menemukan nya dia aula utama. ”
“Baiklah, sebentar lagi aku sampai. ”
Yun Zhou melangkah masuk kedalam aula utama. Yun Cheng dan para tetua terlihat bingung dengan kejadian kemarin dan mereka memanggil Yun Zhou untuk sesuatu. Yun Zhou hanya tersenyum kecil sahaja dan berpura-pura bodoh tentang kejadian kemarin.
“Ah, Yun'er kau sudah datang duduk lah. ”
“Salam tuan muda Yun Zhou! ”
“Baiklah, ada apa ayah dan para tetua memanggil ku kesini. ”
“I.. itu kerana, ayah dan para tetua sedang berbincang tentang kejadian kemarin jadi kami putuskan untuk meminjam kekuatan Yun'er memandang kan Yun'er adalah yang terkuat di kota ini. ”
“Oh, ternyata masalah itu ya. ”
“Ternyata Yun'er sudah tahu ya! ”
“Tiada apa-apa pun yang perlu dirisaukan Yun'er sudah pergi melihatnya. Itu cuma beberapa halilintar yang mengamuk sahaja.”
“Oh, jadi begitu!! sia-sia saja kami semua kuatir. Hahahahaha”
Yun Cheng dan para tetua ketawa deras setelah mengetahui kekuatiran mereka tidak berdasar. Lalu Yun Zhou pun meminta diri kerana ada hal yang perlu di uruskan oleh nya terlebih dahulu. Sebaik saja dia sampai ke rumahnya dia melihat ada kakaknya, Yun Feng2, Xiao Hua dan juga ibunya.
“Adakah sudah bersedia?”
“Iya. ”
“Kakak biar ku peringatkan sekali lagi. Rasa sakitnya bisa membawa maut apakah kakak ingin teruskan? ”
“Sudah ku katakan iya mengapa perlu bertanya banyak, lagi pula aku sudah tidak sudi menjadi cacat selamanya. ”
Yun Zhou mengeluarkan sebuah bak mandi kayu yang berisi air panas.
“Apa kau gila ingin melihat kakak mu telanjang. ”(Yun Feng2)
“Tidak mengapa Yun Feng2, aku akan melakukan nya lagi pula kita adalah saudara jadi tidak masalah jika dia melihatnya. ”
Setelah kakaknya selesai dan sudah masuk ke dalam bak berisi air panas tersebut Yun Zhou mengeluarkan sebuah kotak berwarna emas dan mata semua orang tertuju kepada kotak tersebut. Setelah Yun Zhou membukanya haruman terus mengisi ruangan dan halaman rumahnya.
“Kakak ini pil jindan dan kakak perlu mengkonsumsi nya untuk melanjut kan proses ini. ”
“Baiklah berikan padaku. ”
Lalu setelah Yun Qing Tan memasukkan pil tersebut kedalam mulutnya dia dapat merasakan sensasi hangat merebak keseluruhan tubuhnya. Riak wajah Yun Qing Tan tampak senang sekali. Namun tiba-tiba saja dia merasakan kesakitan yang teramat sangat. Lalu Yun Zhou pun mengedarkan tenaga dalamnya untuk mengurangkan rasa sakit yang ditanggung oleh kakak nya dia juga tidak lupa untuk menaruh kan beberapa pelindung tenaga supaya suara kakaknya itu tidak di dengarkan oleh orang lain. Seketika itu Yun Cheng pun tiba, sebaik saja dia melangkah masuk ke dalam halaman rumah Yun Zhou dia dapat mendengar teriak yang sangat kuat dan dahsyat.
“I... ini suara Qing'er. ”
“Apa yang sedang terjadi dengan Qing'er? ”
Yun Cheng bergegas masuk kedalam rumah Yun Zhou dan dia mendapati bahawa isterinya berada di situ dengan wajah yanh dipenuhi oleh air mata ketakutan. Yun Cheng menjadi paham dengan apa yang terjadi. Dia mengingat kembali bahawa Yun Qing Tan pernah memberi tahu nya akan hal ini. Yun Feng2 juga merasa seram dengan teriakan yang dihasilkan oleh Yun Qing Tan dan Xiao Hua sudah pun menangis didalam pelukannya.
..................
Di kaki yang sudah terpotong tiba-tiba menampak kan bahawa ada pergerakan puluhan garis merah darah kecil. Lalu Yun Zhou mengangkat kakaknya dan memindahkan ke kasur. Garis merah darah tersebut tersebut berjalan dan membentuk anggota baru. Yun Qing tan masih belum berhenti menjerit sehingga kan Yun Zhou terpaksa menahan mulut kakaknya dengan lengan kirinya untuk mengurangi teriakan yang dihasilkan. lantas Yun Qing Tan pun menggigit tangan nya dengan kuat sehingga berdarah, Yun Zhou tidak terlalu memikirkan rasa sakitnya dan terus mengalirkan tenaga dalam kepada kakaknya untuk menjaga kesadaran kakaknya supaya tidak mengganggu proses pertumbuhan anggota baru kerana jika kakak nya hilang kesadaran ketika itu maka kakak nya akan hilang buat selama lamanya.
Yun Zhou tidak tahu sudah berapa lamakah waktu berlalu dan terus mengalirkan tenaga dalamnya sehingga hampir kering. Dia juga harus menahan kesadaran sendiri demi menjaga kelulusan proses yang penuh dengan rasa sakit ini. Setalah agak lama barulah proses tersebut selesai dan kedua kaki Yun Qing Yan sudah kembali tumbuh namun atas nasihat Yun Zhou dia masih memerlukan beberapa hari lagi untuk boleh berjalan. Setelah itu tenaga dalam Yun Zhou benar-benar kering dan dia akhirnya jatuh pingsan.
“Haish, orang sekuat diri ku saja masih perlu berkorban sejauh ini.... ”
Kesakitan yang di rasakan oleh Yun Qing Tan adalah sekitar 50% daripada kesakitan aslinya kerana sering dijaga oleh tenaga dalam Yun Zhou. Yun Zhou telah kehilangan seluruh tenaga dalamnya dan membutuhkan waktu yang agak lama untuk sedar kembali. Setelah dua minggu barulah Yun Zhou sedar dan ketika itu dia tersenyum melihat kakaknya sudah bisa berjalan lagi. Kaki Yun Qing Tan menjadi lebih kuat dua kali lipat dari kaki manusia biasanya kerana khasiat dari pembuluh darah emas 1000 tahun.
“Yun'er kau akhirnya bangun juga kakak merindukan mu. Dan juga terima kasih telah menolong kakak sekarang aku sudah boleh berjalan semula.”
Sebaik saja Yun Zhou keluar rumah dia terus dipeluk oleh kakaknya. Kegembiraan dihati kakak nya sudah tidak dapat bendungan lagi sehingga dia menagis deras dalam pelukan Yun Zhou.