Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
PENGINAPAN MERAK MERAH


“Hmmmmp tidak buruk. Setiap gerakan penuh dengan energi dan sangat mencolok tapi tidak praktis. "


Yun Zhou memberikan pendapat setelah melihat permainan pedang YuSue dan menambahkan beberapa masukan hingga berjaya menutupi kelemahan permainan YuSue. YuSue kemudian menggunakan sihir nya yang ber elemen angin. Dia cukup mahir dalam menggunakan sihirnya.


Setiap siluman hutan dilahirkan dengan bakat dan juga energi sihir. Energi sihir yang dimaksudkan sedikit berbeda dengan Qigang kerana energi sihir tidak bisa digunakan selalu. Yun Zhou kemudian menanyakan tentang kemampuan ras lain.


Menurut YuSue kemampuan sihir yang digunakan olehnya hanya bisa digunakan oleh ras siluman gelap sahaja kerana jika digunakan oleh ras lain sihir yang terbentuk tidak mempunyai damage yang tinggi seperti sihir yang digunakan oleh ras mereka.


Ras demon dan juga ras peri menggunakan kemampuan atau kekuatan yang terdiri daripada dua elemen sahaja iaitu kegelapan bagi ras demon dan cahaya bagi ras peri. Manakala manusia dan juga ras naga mengandalkan teknik beladiri yang tertentu. Manusia dan ras naga mempunyai ki gang yang menjadikan mereka sangat kuat dan sulit untuk dihadapi.


“Apakah ras dwarf tidak mempunyai kemampuan apa pun. mana mungkin mereka bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini tanpa sedikit kemampuan. "


“*Oh, ras dwarf merupakan ras yang terlemah diantara ras lain. Namun begitu mereka juga tidak boleh di anggap sepenuhnya lemah kerana mereka bisa menggunakan kemampuan bawaan dari ras mereka. Dengan kemampuan tersebut mereka dapat bersaing dengan ras lain untuk bertahan hidup. ”


“Tetapi kenapa mereka dianggap lemah sedangkan mereka bisa menggunakan kemampuan bawaan. ”


“Untuk itu, bukan semua dari ras mereka yang mampu bangkit kan kemampuan tersebut sama juga seperti manusia yang tidak bisa berlatih beladiri. Tetapi jumlah mereka yang bisa membangunkan kemampuan bawaan mereka terbilang sedikit. Selalunya mereka yang bisa membangkitkan kemampuan tersebut terdiri daripada para dwarf bangsawan sahaja*. ”


Setelah berpuas hati dengan penerangan YuSue mereka pun pulang kembali ke kota kerana hari sudah hampir malam. Setibanya di kota YunZhou mencari sebuah pusat penginapan. Lalu akhirnya mereka tiba di sebuah penginapan bernama PENGINAPAN MERAK MERAH hasil dari saranan para penduduk yang di tanya oleh mereka.


Pelayan tersebut pun bergegas dan menyiapkan apa yang dipesan oleh Yun Zhou. Tak berapa lama kemudian pelayan tersebut datang bersama-sama dengan beberapa pelayan lain menghidangkan beberapa jenis makanan terbaik mereka punya.


Yun Zhou mulai mencicipi rasa makanan tersebut setelah pesanannya sampai. Tiba-tiba..


“Uwerk, apa ini rasanya tawar dan juga kosong. Sial padahal aku sempat penasaran bagaimana rasa makanan didunia ini. ”


Nafsu makan YunZhou yang tadinya membara kini kendur kembali saat dia mencicipi makanan tersebut. YuSue heran dengan kelakuan tuannya YunZhou padahal makanan tersebut sangatlah sedap. Dia terlihat gembira mencicipi makanan itu tanpa sebarang masalah pun. Hal itu jugak berlaku kepada pelanggan lain kecuali YunZhou yang sudah kehilangan nafsu makannya.


“Pelayan datang kesini. Tambahkan sedikit bumbu dan garam pada makanan ini.”


Pelayan pun datang dengan tergesa-gesa melihat YunZhou yang seprtinya sedang marah. YuSue yang tadinya asyik menikmati makanan nya terhenti apabila mendengar YunZhou. Pelayan dan juga YuSue sedikit hairan dengan permintaan YunZhou kerana mereka memang tidak mengetahui apa itu bumbu dan juga garam.


Pada akhirnya YunZhou hanya bisa menepuk dahinya dan terpaksa menjamah makanan tersebut walaupun tidak bernafsu kerana dia memang tersangat lapar. Sedang dia dan YuSue makan tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya dan ada lima orang yang berpakaian serba hitam dan berkerudung memasuki penginapan tersebut. Mereka kemudian memesan tempat khas yang berada di lantai empat kebetulan juga YunZhou berada dilantai empat pada masa itu.


Kelima orang misterius itu mengambil tempat yang jauh daripada YunZhou dan juga YuSue dan duduk berbincang sesuatu. YunZhou yang penasaran dengan pembicaraan mereka menguping sedikit untuk mencari tahu sesuatu maupun maklumat berguna.