Pendekar Jiwa Naga

Pendekar Jiwa Naga
PIL DOU II


“Siapakah yang berani mengacaukan AOSASI ALKIMIA milik ku? ”


“Aku...”


Keadan menjadi begitu tegang ketika kedua orang ini bertemu pandangan. Pria tua itu jelas kaget ketika pandangan keduanya bertemu dia dapat melihat ketakutan pada dirinya melalui mata Yun Zhou. Entah mengapa dia merasakan takut sehingga ke dalam tulang sumsum lalu dia bergegas mengalihkan pandangan nya ke tempat lain.


“T.. tuan.. ada apa yang tuan perlukan di sini? kami akan mendengar kan permintaan tuan.”


Semua orang yang hadir sangat syok apabila sosok yang terhormat seperti pria tua itu juga memanggil Yun Zhou dengan panggilan "tuan". Pria tua itu tidak lagi berani menentang Yun Zhou kerana firasat nya mengatakan bahawa akan sangat berbahaya jika terus berurusan dengan orang yang berada di depan mereka ini.


“Aku ingin kan sepuluh butir pil dou tingkat tinggi .”


“Er, tuan sepanjang aku menjadi alkimia belum pernah aku mendengar kan ada nama obat yang bernama pil dou. Boleh aku tahu dari mana kah tuan mendengar kan ini? ”


“Hmmmmpppp, lupakan saja. Sedia kan bahan-bahan yang ku perlu kan ini. Harga tidak usah bimbang. ”


“Er, baiklah tuan. Pelayan ambil kan kertas dan tinta kemari ”


“Serbuk tulang harimau besi, rumput api, bunga kembar, inti hewan iblis level sembilan, dan rumput raja. Itulah kesemua bahan yang aku perlukan boleh kah kalian menyediakan nya dalam waktu yang singkat? ”


“Semua nya ada di aosasi kami, tetapi tuan masalah nya adalah inti hewan iblis level sembilan. ”


“Apakah tidak ada? ”


“Bukan tidak ada tuan cuma kami disini tidak menjualnya kerana di aosasi inti hewan iblis level sembilan cuma ada satu sahaja. Kalau tuan mau juga tuan cuma perlu menukarkan nya dengan sesuatu yang sepadan. ”


“Oh, kalau begitu aku ingin menukarkan nya dengan ginseng darah berusia 1000 tahun.”


Yun Zhou mengeluarkan sejenis tanaman yang berbentuk seperti ubi namun bewarna merah seperti darah. Itu adalah ginseng darah berusia 1000 tahun. Saat itu mereka sangat terkejut apabila melihat telapak tangan Yun Zhou yang awalnya kosong tiba-tiba memuncul kan sesuatu.


“I... itu cincin penyimpanan.. ”


“A.. apa!! ginseng darah 1000 tahun.. ”


Semua yang ada disitu sangat kaget dan mulai berbisik antara satu sama lain.


“Patutlah pria tua itu sangat menghormati nya, latar belakangnya pastilah tidak biasa. Dia mempunyai cincin penyimpanan dan juga dengan mudahnya mengeluarkan ginseng darah 1000 tahun sebagai penukaran. ”


“Pria tua ini dengan senang hati menerima ini. "


“Baiklah. Sekarang pinjam kan aku kuali obat. ”


“Apa.. dia juga seorang alkimia!!! ”


Seluruh kota meledak dengan kejadian hari itu. Dimana-mana saja orang asyik membincangkan Yun Zhou. Para penjaga yang awal pingsan telah bagun dan sangat kaget dan ketakutan mereka merasa seperti anak ayam yang sedang ditenung oleh serigala apabila mendengar banyak warga sedang berbicara tentang mereka yang berani memprovokasi Yun Zhou.


......... .


Didalam ruang penyulingan :


Setelah kesemua bahan tersedia, Yun Zhou pun mengambil salah satu daripada nya dan melambungkan keudara lalu Yun Zhou mengeluarkan api dari meridian nya membakar bahan tersebut di udara. Kemudian bahan-bahan lain juga dilemparkan oleh nya keudara dan mengulangi proses yang sama dengan membakar kesemua dari mereka. Yun Zhou sebenarnya tidak pernah meracik obat pada kehidupan sebelumnya tetapi dia mempunyai banyak pengetahuan tentang alkimia, teknik-teknik hebat dan rahsia alkimia. Ini adalah pertama kalinya Yun Zhou meracik obat. Dia cuma ingin mencoba meracik obat sahaja kerana dilahirkan dengan meridian berelemen api.


Para alkimia yang ada di dalam ruangan itu terpana apabila melihat api yang seperti menari-nari di atas udara sambil membakar kesemua bahan. Hanya ahli alkimia yang mencapai peringkat tertentu saja yang dapat melakukan hal sedemikian dengan menjadikan api sebagai pot.


“T.. tuan jika tuan sudah menjadi ahli sebegini kenapa tuan masih meminta kuali obat? ”


“Oh, itu kerana aku saja-saja. ”


....disucikan....


....dan dipadatkan...


...dan haluskan.....


...dan dikuatkan....


..........lalu terhasil lah dua butir pil yang harum semerbak. Di sekelilingnya mempunyai ukiran kecil dan juga garis-garis obat menunjukkan bahawa itu adalah pil kelas tinggi.


“I.. ini... pil level lima.. ”


“Melakukan semua proses penyulingan obat hanya dalan satu gerakan, ini adalah tingkatan alkemis bintang ENAM. ”


PERINGKAT DIDALAM PEMBUATAN PIL:


-LEVEL SATU


-LEVEL DUA


-LEVEL TIGA


-LEVEL EMPAT


-LEVEL LIMA


-LEVEL ENAM


-LEVEL TUJUH


-LEVEL DELAPAN


-LEVEL SEMBILAN


SETIAP LEVEL ADA TIGA FASA IAITU RENDAH, MENENGAH, DAN TINGGI.


PERINGKAT DIDALAM ALKEMIS:


-BINTANG SATU (PERUNGGU)


-BINTANG DUA (PERAK)


-BINATANG TIGA (EMAS)


-BINTANG EMPAT (EMAS HITAM)


-BINTANG LIMA (PLATINUM)


-BINTANG ENAM (UNGGU)


-BINTANG TUJUH (KUNING)


-BINTANG DELAPAN (HITAM)


DI DALAM KURUNGAN ADALA LENCANA.