
Di depan restoran nasi goreng ketagihan.
Ada banyak pengunjung menertawakan perkataan Fatir yang secara halus ingin mengusir semua pengunjung restoran. Pasti tindakan tersebut hanya untuk menutupi rasa malu karena ketahuan merebut kekasih orang lain.
Ketika manajer restoran datang, beberapa orang langsung menghampirinya. Tentunya Rahman adalah orang pertama yang menyapa manajer tersebut.
"Pak Manajer!... Usir dia karena menganggu pengunjung lainnya..." Kata Rahman sambil menunjuk Fatir yang diam.
"Benar, Dia juga ingin mengusir semua orang. Memangnya dia pikir siapa!..." Pengunjung lainnya menambahkan.
Sebenarnya, mereka - mereka ini cukup mengenal Rahman bisa di bilang kenalan lama. Tentunya mereka akan mendukung Rahman untuk mempermalukan Fatir yang sudah merebut pacar teman mereka.
Melihat kedatangan manajer restoran, membuat Nayla begitu cemas. Dia sangat yakin jika setelah ini akan terusir dari restoran nasi goreng ketagihan.
Berbeda dengan Nayla yang tidak bisa tenang, Fatir memiliki ketenangan abadi di wajahnya.
"Jadi, Dia ingin mengusir kalian semua?..." Nada bicara manajer restoran begitu berat, semua orang sudah menduga jika manajer sangat marah.
Sekarang, sudah saatnya mengusir Fatir dan Nayla.
"Itu benar, Wanita itu pada awalnya berpacaran denganku. Tapi, siapa sangka jika selama ini dia berselingkuh di belakangku..." Kata Rahman dengan kesedihan mendalam.
Pengunjung restoran yang melihat kesedihan Rahman semakin bersimpati. Terutama para pria yang ada di sana, mereka tidak sanggup membayangkan jika harus berdiri di posisi Rahman.
"Karena kesal, aku tidak ingin melihatnya lagi. Tapi, bukan hanya pergi dari tempat ini, dia ingin mengusir semua pelanggan restoran. Pak Manajer, usir mereka agar tidak mengganggu kenyamanan pelanggan lainnya..." Kata Rahman menambahkan.
"Benar, usir mereka karena keberadaan keduanya akan mengurangi nafsu makan para pengunjung lainnya..." yang lainnya menambahkan.
Manajer restoran bukan orang bodoh, Bahkan jika Fatir benar - benar mengambil kekasih orang lain. Dia tidak peduli sama sekali.
Fatir adalah ketua baru angkasa grup. Bahkan jika Fatir ingin mengusir semua pengunjung, Manajer restoran akan mendukungnya.
"Para pengunjung yang terhormat, seperti yang dikatakannya belum lama ini. Tolong untuk meninggalkan restoran nasi goreng ketagihan dan kalian bisa datang lagi besok..." Kata Manajer restoran dengan pengusiran secara halus.
Diam!
Semua pengunjung restoran sangat tercengang. Mereka sudah siap dengan pertunjukan di mana Fatir dan Nayla akan di usir dari restoran nasi goreng ketagihan.
Namun bukannya manajer restoran mengusir keduanya. Melainkan mengusir semua pengunjung restoran yang memiliki jumlah lebih banyak.
Apa - apaan ini!
Bukankah itu berarti, manajer restoran mengikuti perkataan Fatir?
Siapa Fatir dan latar belakang apa yang dia miliki, sehingga membuat manajer restoran mengikuti perkataannya?
"Ini tidak benar kan! Mengapa kami yang harus pergi. Sedangkan mereka berdua tidak?..." Rahman adalah orang pertama yang tidak Terima dengan keputusan tersebut.
Pengunjung restoran lainnya juga memiliki pemikiran yang sama. Mereka menunggu penjelasan lebih lanjut dari Manajer restoran.
"Hmph!... Apakah kalian ingin tahu siapa dia dan mengapa aku mengikuti perkataannya?..." Manajer restoran melihat semua pengunjung di sekitarnya.
Tanpa sadar semua orang mengangguk tidak terkecuali Rahman.
"Itu karena dia pemilik restoran nasi goreng ketagihan!..." Manajer restoran menambahkan.
Diam!
Jika manajer restoran mengatakan Fatir putranya, mungkin semua orang sedikit menerimanya. Tetapi mengatakan pemilik restoran paling fenomenal di jakarta, benar - benar sulit di percaya.
Itu berarti, Fatir pemilik Angkasa Grup yang tidak bisa tersinggung.
Semua pengunjung restoran sangat - sangat menyesal tidak mengenal pria hebat seperti Fatir. Jika mereka membuat koneksi dengannya, itu sama dengan mendekati Angkasa Grup di belakangnya.
Mungkin mereka semua hanya karakter kecil. Tetapi mereka kehilangan peluang menjadi karakter besar. Belum lagi sebagian dari mereka sangat mengagumi Angkasa Grup, mereka hanya bisa menyesal dengan tindakan mereka.
Para wanita yang ada di sana lebih tertekan lebih dari siapapun. Sebelumnya mereka iri dengan kecantikan Nayla, namun sekarang mereka lebih iri dengan keberuntungan Nayla karena bisa menjadi kekasih pemilik angkasa grup.
Benar - benar menyesal!
Benar - benar sial!
"Tidak, ini tidak mungkin..." Memikirkan status dan kekayaan Fatir lebih baik darinya, membuat Rahman kesulitan menerima kenyataan.
"Semuanya, tolong tinggalkan tempat ini. Jika kalian ingin menyalahkan seseorang, maka salahkan dia..." Manajer restoran menambahkan, dia melihat Rahman dengan kebencian.
"Benar... Ini semua karena kesalahannya..."
"Sialan, andaikan aku tidak mengikutinya..."
"Bro Rahman... Di masa depan, kita bukan lagi teman..."
"Baaang!..."
Seseorang tidak tahan lagi dan memilih untuk memukul Rahman. Segera banyak pengunjung yang memberikan pukulan sebagai ketidakpuasan terhadap Rahman.
"Karena kamu, kami semua menyinggung orang yang salah..." Kata pengunjung restoran dengan kesal.
"Ahhhhh!..."
"Baaang!..."
Menghadapi kemarahan begitu banyak orang, membuat Rahman menerima nasibnya yang harus terluka karena menerima pemukulan.
_
_
_
Waktu berlalu.
Manajer restoran memasukkan Rahman kedalam daftar hitam. Sedangkan semua pengunjung restoran lainnya cukup beruntung karena mereka masih bisa makan nasi goreng ketagihan.
Namun mereka harus puas karena terusir dan meninggalkan restoran nasi goreng ketagihan. Tetapi cukup senang karena masih dapat datang lagi besok.
Demi menyenangkan Fatir, Manajer restoran benar - benar mengosongkan seluruh tempat restoran.
Di dalam restoran yang mega dan luas. Hanya ada satu meja dan Fatir sedang duduk dengan Nayla saling berhadapan.
Sedangkan di depan keduanya, ada menu andalan restoran. Yaitu nasi goreng ketagihan spesial.
"Mengapa tidak memakannya..." Suara Fatir membangunkan Nayla yang masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
"Tentu..." Jawab Nayla sambil memasukkan sesendok nasi goreng ketagihan kedalam mulutnya.
Keduanya segera menghabiskan makanan mereka masing - masing.
Nayla masih tidak percaya, jika pria yang menyelamatkannya adalah pemilik angkasa grup. Dia hanya bisa malu dengan niatnya yang ingin mentraktir makan Fatir.
Segera dia menjadi sedih dengan masalah yang dimilikinya.
"Mengapa kamu diam. Apakah kamu memiliki masalah? Jika kamu tidak keberatan, aku akan menjadi pendengar yang baik untukmu..." Sekilas, Fatir merasakan kesedihan yang dimiliki Nayla melalui matanya.
"Ketahuan ya..." Tatapan mata Nayla semakin sedih, dia menundukkan wajahnya yang cantik.
"Apakah karena mantan pacarmu sebelumnya?..." Tanya Fatir dengan mencoba untuk menebaknya.
"Ya, itu salah satunya..." Nayla mengangguk. "Kami menjalin hubungan satu minggu yang lalu..."
"Karena dia sangat baik, dan begitu perhatian. Aku selalu membagikan setiap masalah yang aku miliki. Apakah aku salah, Jika aku berbagi masalah dengannya?..." Nayla tersenyum pahit.
"Namun ketika Pacarku memahami masalah yang aku miliki, dia mengalami perubahan yang sangat besar. Menjadi kurang perhatian dan serasa begitu jauh. Aku pikir dia ingin berpisah denganku karena kondisi keluarga yang aku miliki..."
Nayla, terus menemukan mengungkapkan masalah yang di miliknya kepada Fatir.
Bersambung...