Rahasia

Rahasia
episode 87


Wahyu :" kalau kalian udah nikah berarti foto yang sempet viral di sekolah jangan jangan itu bener lagi anak kalian berdua "


kejora :" heh sembarangan aja kalau ngomong , jadi gini Wahyu temen gue gue kasih tau ya , foto itu emang asli dan bayi itu adalah anak yang gue temuin sama fajar di pinggir jalan "


"apa " ucap Wahyu dan ayu dengan kompak dan keras membuat fajar yang ada di depanya mengusap telinganya karena berdengung karena kerasnya suara mereka berdua .


ayu :" gila Lo berdua , gue ini belum selesai kagetnya denger kabar kalau kalian berdua nikah karena di grebek warga dan sekarang kalian tambahin lagi kalau kalian Nemu bayi "


wahyu :" bos sebenarnya Lo punya berapa rahasia sih mending Lo cerita sekarang mumpung gue baik gue mau dengerin segala rahasia Lo "


fajar :" kayaknya gue udah gak punya rahasia lagi sih udah gue kasih tau sama kalian eh tunggu ada satu lagi besok besok kalau datang kerumah kekontrakan jangan kaget liat gue gendong bayi karena apa bagi yang gue temuin gue sama kejora yang urus "


Wahyu :" ya ya bos besok gue main deh ke rumah Lo atau kekontrakan gue mau lihat bayi yang kalian temuin dan kayaknya kita harus rayain kemenangan kita "


kejora :" kemenangan apan dah "


ayu :" kemenangan taburan yang kita lakuin di lapangan dulu dan gue yang menang karena apa Lo bener bener nikah sama fajar "


fajar :" gas lah kalian gue traktir tapi bukan di restoran tapi di warteg depan gimana makan deh sepuasnya , bungkus juga boleh "


Wahyu ayu :" gas lah dimana pun mah gue mau asal perut kenyang , enak , gratis lagi "


sementara di sisi lain pak Hermawan sedang berada di suatu tempat .


Hermawan :" Maria maafkan aku , aku baru bisa datang lagi kesini kamu yang tenang di sana anak kita sudah bahagia dia sudah menikah maafkan aku juga yang selama ini kurang menyayangi kejora karena aku takut sifa akan berbuat yang macam macam pada kejora"


setelah mengatakan itu pak Hermawan pun segera pergi dan pulang ke rumah nya padahal dia ingin sekali bertemu dengan kejora dan Rika karena dia merindukan nya tapi berhubung hari sudah mulai gelap dia memutuskan untuk pulang . sesampainya dia di sana


Syifa :" dari mana saja kamu mas "


Hermawan :" aku baru ziarah kubur maaf aku lupa memberitahu dirimu pasti kau sudah menunggu lama sebaiknya kita makan karena aku sudah lapar "


Syifa :" jadi kamu masih suka berkunjung ke makam pelakor itu mas , apa kamu kurang dalam menghianati aku hah kalian berdua berselingkuh bahkan kalian sampai memiliki anak , dan aku juga harus merawat dan membesarkanya mas "


Hermawan :" cukup Syifa aku tahu aku salah dalam hal ini bukanya aku sudah meminta maaf padamu bahkan aku menuruti semua kemauan mu untuk tidak terlalu peduli pada kejora padahal dia juga anak ku dia juga berhak mendapatkan kasih sayang seorang terlepas bagemana dia dilahirkan "


Syifa :" ya bilang saja aku egois mas aku ingin kejora tahu kebenaran ini agar dia tahu siapa ibunya , dan bagemana kelakuannya "


Hermawan :" apakah kamu sebenci itu Syifa pada kejora dia tidak tahu apa apa dia tidak bersalah


syifa :" ya dia memang tidak bersalah tapi wajah nya selalu mengingatkanku pada perempuan yang sudah merusak rumah tangga dan kebahagiaanku