
Dengan Amara mengajak Wisnu liburan setidaknya dia bisa menenangkan diri walaupun hanya sebentar, Di liburan nanti Amara hanya ingin menikmati waktunya bersama Wisnu tanpa memikirkan soal Rendi.
.
.
Amara sangat bersemangat mencari tahu tentang tempat wisata yang akan dikunjunginya, Karena sudah cukup lama dia dan Wisnu tidak pergi berlibur, Tidak lama akhirnya Amara sudah mendapatkan informasi tentang tempat itu.
"Sayang mas Wisnu tunggu dulu.. " panggil Amara menghentikan Wisnu yang akan berangkat kerja.
"Ada apa sayangku..?" tanya Wisnu.
"Aku sudah tahu informasi tentang tempat wisata itu dan ternyata tempat itu sedang terkenal sekarang mas, Karena banyak tempat bagus untuk berfoto disana..."
"Ya sudah nanti kalau mas libur kita langsung kesana ya.. "
"Benar ya mas, Aku sudah tidak sabar.. " Amara sangat bersemangat.
"Iya sayang aku berangkat dulu takut terlambat..." Wisnu sembari mencium kening Amara.
.
.
Hari demi hari berlalu tiba akhirnya pada hari Wisnu libur bekerja Amara sudah menyiapkan segala hal untuk pergi berlibur, karena sudah tidak sabar Amara memastikan Semua barang yang di perlukan dan penting tidak ada yang tertinggal.
"Sayang ayo berangkat..." Amara sudah tidak sabar.
"Iya sayang sebentar ini masih pagi.. "
"Justru kita harus berangkat pagi-pagi supaya tidak macet di jalannya.. "
"Iya ayo berangkat..." jawab Wisnu.
.
.
.
Selama perjalanan Wisnu dan Amara merasa sangat bahagia mereka tertawa dan juga bercanda membuat waktu perjalanannya tidak terasa lama, Mereka akhirnya sampai ke tempat tujuan.
.
.
Setelah mereka sampai mereka memesan tempat menginap dan langsung masuk kedalam penginapan untuk beristirahat dulu sembari membereskan barang bawaan.
.
.
Siang menjelang sore...
.
.
"Iya ayo aku ikut kamu saja.. " jawab Wisnu.
Amara dan Wisnu berfoto bersama di semua tempat yang di sediakan disana, Amara sama sekali tidak ingin melewatkan satu tempatpun.
"Sudah yuk ambil fotonya aku mulai lapar.. " ajak Wisnu.
"Padahal aku masih mau foto, iya sudah ayo kasihan suami aku kelaparan begitu.. " Amara sembari menggoda Wisnu.
.
.
Mereka pergi ketempat makan yang berada tidak jauh dari tempat foto.
"Sayang mau pesan apa..? " tanya Amara.
"Ayam goreng saja sayang aku sudah lapar.. " jawab Wisnu.
"Loh mbak Amara, Mas Wisnu...." tiba-tiba ada Ratih dan Rendi menghampiri mereka.
"Pak Rendi, Ratih kalian disini juga.. !" kata Wisnu
"Iya pak Wisnu, Karena kemarin setelah menikah kami langsung pindahan rumah jadi kami belum sempat berbulan madu dan saya dengar ini adalah tempat yang sedang di bicarakan banyak orang karena tempat wisatanya yang bagus.. " kata Rendi.
"Mbak Amara dan mas Wisnu sedang liburan ya disini..?" tanya Ratih.
"Iya... " jawab singkat Amara.
"Kalau pak Rendi dan Ratih belum ada tempat duduk gabung saja bersama kami disini... !" kata Wisnu dan perkataan Wisnu itu jelas membuat Amara terkejut.
"Wah boleh memangnya mas, Mbak..? " tanya Ratih
"Iya boleh kita senang kalau kalian bergabung supaya jadi ramai, Iya kan sayang...!" Wisnu sembari menatap kearah Amara.
"Emmm... Iya boleh... " jawab Amara dengan sedikit gugup
.
.
Sebenarnya Amara ingin mengatakan tidak boleh, Tapi tidak mungkin karena jika itu dia katakan bukan hanya Wisnu tetapi Ratih juga pasti akan curiga dan menanyakan alasannya, Amara harus bisa menenangkan diri supaya tidak merusak suasana liburannya.
.
.
.
.
Maaf belum bisa update setiap hari 😊
baca terus kelanjutan novel RAHASIA 😉