Rahasia

Rahasia
Bab 20: Makan malam romantis yang gagal


Pagi hari...


"Sayang bangun sudah pagi.. " kata Wisnu sembari mencium kening Amara.


"Iya mas ini aku bangun.. " saat Amara membuka mata Wisnu sudah menyiapkan kejutan.


"Selamat ulang tahun istriku yang paling cantik.. " Wisnu membawa nasi goreng yang sudah di bentuk seperti hati di sebuah piring di tambah dengan sedikit hiasan sosis dan telur.


"Emmm terimakasih sayang.. " sembari memeluk Wisnu.


"Sama-sama sayang maaf semalam mas tidak sempat beli kue dan kado untuk kamu soalnya toko-toko sudah tutup.. "


"Iya mas tidak apa-apa..."


"Nanti malam kita makan diluar untuk kue dan kadonya nanti menyusul ya..! " Wisnu menggoda Amara.


"Memangnya nanti malam kamu tidak lembur lagi..?" tanya Amara.


"Tidak sayang hari ini tidak ada jadwal aku untuk lembur.. " jawab Wisnu.


"Baiklah kalau begitu mas aku jadi tidak sabar menunggu nanti malam.." Amara bersemangat.


"Sekarang kita sarapan dulu ayo.. " ajak Wisnu.


.


.


Mereka berdua pergi ke ruang makan untuk Rarapan, Amara sangat bahagia walaupun kejutan dari Wisnu itu sederhana,Tapi Amara tetap senang apalagi nanti malam mereka akan makan malam diluar rasanya Amara sudah tidak sabar.


.


Sejak dari Wisnu berangkat kerja Amara terus melihat kearah jam sembari membereskan pekerjaan rumah dia tidak berhenti melihat angka jarum jam, Amara merasa waktu begitu lama sekali sampai akhirnya pada sore hari Amara sudah mulai bersiap-siap dia tidak mau nanti Wisnu menunggu lama.


.


.


Malam harinya...


.


.


"Sayang aku pulang..." kata Wisnu.


"Akhirnya kamu pulang mas..." Amara menyambutnya


"Sayang aku mau minta maaf ya...! " Wisnu sembari memegang tangan Amara.


"Kamu minta maaf kenapa mas..? " Amara bingung.


"Aku besok di tugaskan untuk pergi mengurus pekerjaan diluar kota dan karena lokasinya lumayan jauh aku harus berangkat sekarang.. " Wisnu merasa tidak tega melihat wajah Amara.


"Harus malam-malam seperti ini mas, Berarti makan malamnya batal..!" Amara sembari cemberut.


"Aku minta maaf sayang, Tapi aku hanya satu hari diluar kota setelah aku pulang dari luar kota baru nanti kita makan malam diluar, Untuk kue dan kadonya nanti aku kirimkan ya..." kata Wisnu membujuk Amara.


"Untuk apa ada kue dan kado kalau kamu tidak ada disini.. " Amara kesal.


"Aku benar-benar minta maaf sayang aku janji setelah pekerjaan aku nanti selesai kita rayakan berdua, Aku mohon kamu mengerti sebenarnya ini memang berat dan aku juga tidak mau membuat kamu kecewa seperti ini tapi ini semua juga aku lakukan untuk kita berdua..." kata Wisnu.


.


.


.


"Ya sudah aku izinkan kamu pergi tapi setelah semua selesai cepat pulang..." dengan nada ketus.


"Iya pasti sayang aku janji pasti cepat pulang..." Wisnu mencium kening Amara.


.


.


Setelah itu Wisnu di bantu Amara untuk menyiapkan segala keperluannya Amara juga memastikan tidak ada barang Wisnu yang tertinggal.


.


Wisnu berpamitan pada Amara dan berangkat dengan merasa tidak enak hati pada Amara, Tapi sebelum pergi Wisnu sudah memesan kado untuk Amara.


.


.


Tidak lama setelah Wisnu pergi


.


Tok.. Tok.. Tok.. suara mengetuk pintu


"Permisi apa benar ini rumah mbak Amara..? " tanya seorang kurir saat Amara membuka pintu


"Iya benar ada apa mas..? " kata Amara


"Ini saya bawa dua paket untuk mbak Amara silahkan tandatangan dulu.. "


"Ini dua-duanya paket untuk saya mas..? tanya Amara


"Iya benar mbak.. "


"Ohhh.. " Amara sembari menandatangani sebuah kertas dan mengembalikan lagi pada kurirnya


"Terimakasih mbak saya permisi... " kata kurirnya


.


Ya ampun pasti mas Wisnu merasa bersalah sampai membelikan dua kado untuk aku, Kata Amara dalam hati.


.


Dengan menerima dua kado itu sedikit mengobati rasa kecewa dan marah Amara pada Wisnu


.


.


.


.


.


Mohon maaf untuk besok belum bisa update dulu ya, selamat membaca. 😉